Welcome to My World

Welcome to My World

Sabtu, 26 Maret 2011

Believe (2)


“Astaga benar- benar seperti anak kecil saja…”Gerutuku sambil menggelengkan kepalaku melihat ulah mereka. “Ya, mereka kadang seperti anak kecil tetapi kadang-kadang sangat dewasa …” Ucap manajer mereka yang tiba-tiba  saja berada di belakangku. Aku sangat kaget kenapa dia bisa tahu aku berbicara bahasa Indonesia, ah dasar bodoh dia kan teman baik ayah jadi pasti bisa lah mengerti bahasa Indonesia. “Ayahmu benar- benar tidak salah memilihmu sebagai tour guide kami selama di Indonesia. mereka juga sepertinya sudah mulai lupa akan aktivitas mereka sehari hari…”

“Tidak, ini juga karena anda yang sangat rajin mengawasi ulah mereka, pasti sangat susah sekali ya mengurusi 15 artis itu…”

“Ya, kau benar… Di Super Junior aku sudah seperti ayah mereka, aku tahu kau memang tidak hafal benar nama-nama mereka tapi jika kau kenal dekat dengan mereka maka secara otomatis kau akan bisa menghafalnya…”

“Tapi sepertinya akan sangat sulit apalagi dengan yang namanya leeteuk, dia suka banget mencari gara-gara dengan saya…”

“Ya, aku tahu kau tadi di bus mengoceh-ngoceh sendiri karena waktumu habis oleh pekerjaan barumu…”

“Jadi anda mendengarnya ?”

“Tepat, kau tahu mereka semuanya sangat heran apa yang membuatmu mengoceh-ngoceh seperti itu… Tapi menurutku ayah mu itu sudah benar, kau adalah anak tunggal jadi sudah saatnya kau bekerja di perusahaan…”

“Aku baru saja lulus SMA, belum kuliah… apalagi kata ayah, ayah berniat untuk  mencari jodohku dan sekarang usiaku 18 Tahun…”

“Kau tinggal pilih salah satu dari mereka 15… Yang paling tua Leeteuk dia berumur  22 Tahun, sisanya berumur antara 19-21..”

“Om, tidak usah deh…  aku masih belum siap mempunyai pacar seorang artis apalagi artis terkenal seperti mereka…”

“Akhirnya, Lo akui juga kita ini artis terkenal…”Ucap leeteuk yang tiba-tiba berada di belakangku.

“Dasar tukang nguping…” Ucapku sambil menjulurkan lidahku.

“Hei, kau itu masih kecil… lo juga  teukie, jangan suka cari gara-gara dengan dia, ntar lo berdua saling suka saja baru tahu rasa…” Goda Henry.

“Ga Mungkin !” Ucap kami berdua serempak.

Semuanya hanya tersenyum melihat kami berdua, aku dan dia saling membelakangi. “Om, saya mau ke kamar ya… om dan yang lainnya bisa sarapan terlebih dahulu baru ntar jam 10 Pagi kita akan Check Out..”  Manajer mereka hanya menggangukan kepala sambil tersenyum, Aku pun pergi meninggalkan mereka semua. “Liat tuh gara-gara ulah lo dia jadi marah…. Lo diamin saja deh…” Saran Shindong ke sang leader Super Junior, Leeteuk.

“Gw minta maaf ama dia malas banget…Lagian bukan salah gw ini, dia sendiri yang ga mau makan..”Ucap leeteuk lalu pergi.

“Dia benar-benar sangat keras kepala..” Ucap kyuhyun hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ulah teukie.

Tanpa aku sadari, Leeteuk benar-benar mau ke kamarku. Dia sudah mengetok pintu tetapi tidak ada jawaban dia pun masuk ke dalam kamarku. Kebetulan aku sedang pergi keluar untuk jalan jalan, Leeteuk  Melihat kamarku yang berantakan dengan berbagai buku tentang manajemen sebuah perusahaan. “Wah ga disangka cwe itu suka juga ya baca buku-buku yang kayak begini..”

Aku masuk ke kamar, ku liat dia sedang duduk di sofa sambil membaca salah satu buku milikku, Aku segera mengambilnya, “Lo itu ga tahu sopan santun ya, masuk kamar orang tanpa permisi dulu, Dsar pencuri…”Ucap ku sambil merapikan buku-buku yang berserakan di tempat tidurku. Dia hanya berdiri, “ Siapa suruh pintu tidak dikunci, oh iya kalo lo panggil gw ama teman-teman gw itu kakak, ga punya etika banget katanya mau masuk ke perguruan tinggi tingkah laku kayak orang aneh begini dan jangan pernah sebut gw itu pencuri karena gw ga berminat untuk mengambil semua barang-barang lo…” Ejeknya lalu pergi meninggalkan kamarku.

“Eh…” Dia berhenti tapi tidak membalikan badannya,” Ok, gw memang harus sopan ke orang lain, kalo ke lo jangan pernah harap.. Karena gw ga perlu memangil lo dengan sebutan kakak…” Dia langsung keluar dari kamarku. “Liat kan, dasar cwo aneh ga tahu diri, bisanya ngoceh-ngoceh di depan gw doank.. baru gw ceramahin langsung pergi begitu saja..”

Di saat aku mulai membereskan barang-barangku, disisi lain leeteuk membawa sebotol air dari kamarnya, “Kau mau bawa itu kemana ?” Tanya siwon penasaran.  Semuanya heran melihat Leeteuk yang membawa sebotol air, tidak biasanya leeteuk membawa airnya keluar dari tas atau kamarnya, semuanya mengikuti leeteuk ke kamarku. Mereka sangat kaget melihat leeteuk menyiram botol itu ke atas kepalaku. “Hei, lo itu gila ya, siram gw sembarangan…” Ucapku marah-marah sambil mendorongnya.

“Leeteuk apa yang kamu lakukan ?”Ucap sang manajer yang melihat kejadian itu juga.

“Iya, leeteuk apa sih yang lo lakuin ke dia ?” Tanya zhou mi.

“Dia sudah menuduh gw sembarangan, dia nuduh gw ini pencuri karena masuk secara sembarangan, lagian siapa suruh dia tidak mengunci pintu, belum lagi dia bilang gw itu cwo aneh dan ga tahu diri…Dan gara-gara lo ga mau makan semuanya jadi menyalahkan gw…”

“Eh, gw mungkin memang salah panggil lo pencuri tapi, kalo gw mau makan atau ga itu urusan gw… lagian tadi gw pergi untuk…” Ucapan ku terputus.

“Karena apa ?” Ujar Leeteuk.

“Karena gw lagi sakit, dan gw ga mungkin beritahu kalian… gw ga mau kalian repot…” Ucapku dalam hati.

“ Sudah lo keluar dari kamar gw…” Ucapku  mendorong dia keluar dari kamarku dan menaruh belanjaanku di kasur.

“Ayo kita keluar biarkan mereka berdua…” Ajak manajer sambil menarik semua personil keluar dari kamarku.

Di saat aku mendorongnya, dia melihat plastic di tempat tidurku lalu dia mengambilnya, “Apa ini ?” Ucpanya. aku berusaha  mengambil plastic itu tetapi dia sudah membukanya.” Obat ? Kau sakit ?” Ujarnya lagi seraya memegang keningku.  Aku menyingkirkan tangannya dari keningku, “Ya kau puas sekarang, gara-gara lo siram gw tadi, sakit gw jadi semakin parah… sekarang keluar dari kamar gw…” Ucapku sambil mendorongnya keluar. “Wei… Jadi dia sakit, pantesan saja dari tadi diam banget, kenapa gw jadi merasa bersalah kepadannya ya…” Gerutu leeteuk dalam hati.

“Haloo, pa…” Ucapku sambil menelepon ayahku. Sementara itu di sisi lain, 14 temannya heran melihat leeteuk yang dari tadi diam saja, Siwon pun bertanya kepadanya, “Lo kenapa teukie ? ada masalah cerita saja ?” Leeteuk pun menceritakan semua kejadian itu kepada teman-temannya termasuk kepada sang manajer. “ Tuh kan, gara-gara lo juga sih emosian… sudah tahu badannya panas lo sirem, tambah sakit dia yang ada…. Sekarang lo minta maaf gih ama dia…”Kata Hangeng memberi saran ke leeteuk.

Tak berapa lama  ada seseorang yang mengetok pintu kamar mereka, “Siapa itu ? mungkin li xian ?” Lanjut Henry. Manajer mereka pun membuka pintu dan ternyata bukan li xian, melainkan seorang perempuan tua, dan dia pun masuk ke kamar SUJU. “Maaf anda ini siapa ya ? dan ada perlu apa ?” Tanya ryeowook.

“Perkenalkan saya assistant nona li xian, saya kesini karena diperintahkan nona untuk mengajak kalian berkeliling kota ini…” Ucap perempuan tua itu dengan membungkukan badannya.

“Asistant ? li xian mana ?” Tanya shindong.

“Nona sudah pulang, dia tidak enak badan.. Jadi saya yang menggantikannya sampai kalian balik lagi ke korea…”

“Telat dah…” Ujar yesung.

Leetuk hanya bisa merasa bersalah kepada li xian, Selama mereka semua berpergian dengan assistant li xian, hanya leeteuk yang tidak bersemangat. Yang sekarang dia rasakan hanyalah rasa bersalahnya kepada li xian.  Lalu pada malam harinya di bandara, leeteuk mencoba untuk berbicara kepada assistant li xian, “Maaf apakah anda bisa memberikan saya nomor handphone li xian.. Ya, siapa tahu jika kami mau ke Indonesia lagi bisa memberitahunya…”

“Maaf, nomor handphone nona hanya diberikan kepada orang terdekatnya saja… dia juga bilang jangan berikan no handphonenya kepada orang lain yang saya baru kenal..”

“Sedang apa lo disini, ayo masuk…”Ajak yesung.

“Apa gw akan terus menyimpan rasa bersalah ini untuk selamanya,  Li xian maafin gw, gw benar benar tidak tahu kalo lo itu sedang sakit…” Gerutu leeteuk dalam hati.

Yang lainnya pulang ke korea membawa kebahagiaan dan kesenangan sedangkan leeteuk pulang dengan membawa rasa bersalahnya kepada li xian. 3 Tahun pun berlalu, Super Junior semakin Berjaya di korea dan di Negara asia lainnya. Kali ini Mereka mengadakan konser  SS3 Di Malaysia. Aku pun berada di kota itu bersama teman-teman ku karena kami tidak menyangka kami sudah menjadi sarjana. “Eh, gimana kalo kita nonton konser SS3 ?” Ucap salah seorang temanku.

“SS3 ? konser apa itu ?” Tanyaku.

“ Ayolah gw sudah dapat tiket VVIP, pasti lo suka deh li xian, ayo masuk…” Ajak teman yang lain.

~Bersambung~

Jumat, 25 Maret 2011

Believe (1)


Cast :
 Super Junior
Li Xian

Huft, Kenapa sih aku harus selalu yang mengawasi Jalannya acara, jika selalu setiap band dari luar negeri. Memang buat sebagian orang ini pekerjaan yang menyenangkan karena mereka biisa bertemu dengan idola yang mereka sukai. Sedangkan aku sangat tidak menyukai ini, aku tidak menyukai band apapun. Kerjaanku selalu hanya berdiri ga jelas di belakang panggung, kadang-kadang aku harus berada di barisan penonton utk memantau semuanya. Hari ini aku ada janji dengan teman-temanku untuk pergi ke mall. Aish, tapi aku harus membatalkannya, jika tidak maka aku akan habis dimarahin oleh ayahku. Ayahku memang sangat suka mengundang boyband dari luar negeri terutama dari Taiwan dan Korea, dengan tujuan untuk mencari siapa yang aku sukai, dan jika aku menyukai salah seorang dari band tersebut maka ayah tidak akan segan-segan menyuruhku untuk ke Negara cwo yang aku sukai itu.

“Li xian, kau segera menjemput para artis yang akan segera datang kesini, ayah sudah lelah… Ayah berikan kau tugas ini, dan sudah ada banyak bodyguard untuk menjaga mu serta artis itu… Oh iya, kau juga harus menemani mereka semua jalan-jalan di kota ini… Ayah dan manajer mereka adalah teman baik..”Ucap ayahku langsung pergi. “Apa ! Aku tidak salah mendengarnya, aku harus menunggu mereka dan menemani mereka jalan-jalan seharian, Astaga Ini adalah hari terburuk dalam hidup gw…”

Aku menunggu di depan Kantor Stasiun Televisi milik ayahku, 1 Jam…2 Jam… Mereka masih belum tiba.”Duh, kapan sih datang ? kaki gw sudah kesemutan nih…”Ucap ku sambil terus-terusan meilirik jam tanganku. Tak berapa lama, 10 Buah mobil mulai datang, 3 Mobil untuk artis sisanya adalah bodyguard mereka. Bodyguard yang ayahku suruh sudah berada di belakangku. Dan yang benar saja semuanya cwo dan berjumlah 15 orang, “Buset dah, gw cwe satu2nya… astaga naga…”Ucapku dalam hati.

Aku pun bertemu dengan mereka semuanya, serta aku mempersilahkan mereka semuanya untuk masuk ke dalam.  Saat berada di ruang ganti, manajer mereka memperkenalkan kau sebagai Seorang Tour Guide selama mereka di Indonesia, dan sebagai Pemantau acara konser mereka. Mereka semuanya lalu berkenalan denganku. Nama mereka sangat susah sekali untuk dihafal karena memang ada 15 nama yang harus aku hafal dan tidak mungkin bisa diingat dalam waktu sekejap. “Silakan kalian bersiap siap, aku akan keluar untuk memastikan acara agar dapat berjalan dengan baik…”

“Apakah keamanan disini terjamin ? ” Tanya Leeteuk.

Aku berhenti sejenak, lalu aku kembali untuk membalas ucapannya itu, “Maaf,  Apa belum cukup ya bodyguard disini, dari pihakmu saja sudah ada 20 orang, sedangkan dari pihak perusahaan kami sudah ada 25 orang… Masih belum cukup bagi anda…”

“Sudah-sudah, leeteuk jangan cari masalah sebentar lagi kita akan tampil…” Ujar Ryeowook coba menenangkan leeteuk. Aku pun langsung pergi meninggalkan mereka semua, 15 Menit kemudian mereka semuanya pun tampil. Akhirnya 4 Jam berlalu, acara pun selesai dengan sukses besar.  Aku kembali ke ruang ganti mereka untuk mengucapkan selamat. “Selamat atas acara hari ini benar-benar sukses besar…”Ucapku.

“Ini juga berkat anda, serta kerja keras para kru…”

“Gimana kalo kita makan siang di luar, kalian pasti sudah sangat kelaparan kan ?” Saranku.

“Ya iyalah, masih Tanya lagi…” Jawab Leeteuk dengan sinis.

 “Lo itu reseh banget ya, gw Tanya baik-baik malah jawab begitu, Dasar aneh…”

“Yee, memang benar kan apa gw bilang, lo bayangin saja kita semua konser selama 4 jam… “

“Ya ya ya, sudah cukup omongannya…Maaf, pak manajer Saya jadi harus marah-marah disini, kalo bukan karena artis bapak ini yang ga sopan… saya tidak akan mungkin marah-marah seperti ini…”

“Ya tidak apa-apa..”

“Saya permisi dulu, saya tunggu kalian di luar…Bodyguard kami juga sudah berada di luar jadi terjamin kalian bisa terbebas dari para fans…”

Aku pergi meninggalkan mereka semua, Hari ini aku benar-benar sial sekali. Pertama kalinya aku bertemu dengan seorang artis yang banyak bicara seperti dia. Kalo bukan Karena dia artis sudah aku ajak ribut. Suasana di luar gedung stasiun TV kami sangat penuh dengan para fans mereka yang biasa disebut dengan ELF. “ Gila, ini fans benar-benar banyak banget gw rasa kayaknya ga cukup nih kalo Cuma 45 bodyguard…” Aku pun Menelepon ayahku untuk meminta 35 Bodyguard lagi, Tak berapa lama mereka sudah datang dan tepat di saat Super Junior Keluar dari gedung kami. Banyak fans yang mencoba untuk menarik-narik para personil tersebut, dan tak jarang mereka meneriakkan nama masing-masing personil. Kami semuanya pun masuk ke sebuah bus.

15 Menit berlalu kami semuanya makan di sebuah restaurant, tetap ada bodyguard menjaga mereka. Namun para fans masih saja mengikuti kami, tak heran banyak dari mereka yang sangat tidak suka dibuntuti. Aku pun pergi keluar untuk mencari makanan yang lain, Zhou Mi yang melihatku duduk di depan dia pun mencoba untuk menghampiriku. “Hei, kenapa lo ada disini ga lapar ?” Tanyanya sambil duduk di sampingku.

“Nih, nona makanannya…”Ucap salah seorang Pedagang Soto. Baru saja aku mau memakannnya, zhou mi suddah mehalap soto yang aku makan. “Lo ini baru gw mau makan, main lahap saja…” Sekali lagi dia mencicipi makananku, lalu dia mengganguk dan berkata, “ Enak juga… pesanin gw 1 donk…” Pintanya.

“Lo kan bisa meminta sendiri, sudah lo coba makanan gw sekarang lo suruh gw pesanin lagi..” Ucapku.

“Haiya, gw kan ga bisa bahasa Indonesia… ini juga bicara dengan lo bahasa inggris…”

“Ya, sudah nih buat lo saja biar gw pesan lagi… Bang pesan 1 lagi ya…”

Karena penasaran Heechul, Kyuhyun, ryeowook dan hangeng mencoba untuk mendekati kami berdua yang sedang asyik makan di luar restaurant itu. “Kalian makan apa itu ?” Tanya ryeowook dengan penasaran. Kyuhyun mencoba untuk mencicipi makanan milik zhou mi, kyuhyun sepertinya mulai menyukai makanan itu. “Kau suka ?” Tanya Zhou mi. Kyuhyun mempersilahkan yang lainnya untuk mencicipi makanan itu, dan mereka semuanya suka. Mereka ikutan zhou mi untuk memakan soto.

Alhasil, semuanya ikut-ikutan memakan Soto termasuk leeteuk dan manajer mereka. Para fans sepertinya sangat senang karena idola mereka akhirnya bisa memakan makanan Indonesia, mereka juga tidak mau melewatkan kesempatan ini mereka memfotonya. Jam sudah menunjukan pukul 1 siang waktu Indonesia, kami semuanya masuk ke dalam bus, Tapi ryeowook sepertinya sedang memikirkan sesuatu. aku pun mencoba untuk mendekatinya, “Hei, kau sedang memikirkan apa ?”

“Makanan tadi sangat enak, aku ingin tahu bagaimana cara membuatnya dan siapa tahu aku bisa membuatnya saat kami pulang ke korea…”

“Tapi semua bahan-bahan disini berasal dari Indonesia, apakah ada supermarket khusus bagi bahan-bahan Indonesia ?”

“Tentu saja ada, aku tinggal Tanya kepada pelayan supermarket itu.. Jadi bolehkah sebelum pergi kita melihat proses pembuatannya ?”

“Tapi apakah manajer kalian memberi ijin ?”

“Ya, aku memberi kan mereka ijin…” Ucap sang manajer itu secara tiba-tiba.

“Yeah, ayo.. aku akan mengambil barang-barangku sebentar…” Ucap ryeowook lalu naik ke bus.

“Kau mau kemana ?”Tanya shindong.

“Aku mau tahu cara pembuatan makanan tadi, ada yang mau ikut.. Jika tidak ada kalian bisa beristirahat disini…”

“Ikut..” Ucap kibum yang diikuti oleh seluruh anggota mereka.

Aku tidak menyangka ternyata mereka benar- benar sangat ingin tahu mengenai masakan Indonesia, aku pun mengatar mereka ke tempat pembuatan soto itu. Dan memang tak jauh dari tempat kami makan tadi hanya beberapa meter saja. Tempat itu cukup sempit sehingga mereka harus berdesak-desakan dan sangat panas tentunya.

“Maaf, dengan bapak Yudi…” Ucapku.

“Ya, saya sendiri ada perlu apa ya ?”

“Mereka dari band korea, dan mereka sangat penasaran bagaimana cara pembuatan soto disini, bisakah bapak menujukan mereka bagaimana caranya ?”

“Tentu dengan senang hati, mari masuk…” Ucap pemilik tempat itu yang berbicara dalam bahasa inggris.

Aku tidak masuk ke dalam melainkan aku jalan-jalan sebentar di dekat tempat itu. Handphone ku berbunyi, “Halo..” Ternyata itu dari teman-temanku. Mereka meminta ku untuk segera ikut dengan mereka ke mall, tapi sekali lagi aku menolaknya Dengan alasan aku sedang bersama clinet disini. Aku tidak berniat untuk berbohong pada mereka, tapi jika aku jujur kalo aku sedang bersama artis pasti mereka akan segera kesini. Dan aku bisa disalahkan jika semua rencana ayahku gagal.

Setelah selesai, berburu baju aku pun kembali ke tempat itu dan mereka sudah selesai. “Habis dari mana lo ?” Tanya leeteuk. “ Gw mau kemana kek, urusan gw lagian kalian sekarang mau pergi ke hotel atau mau melanjutkan perjalanan lagi ?” Tanyaku pada mereka semua.

“Pergi ke tempat lain saja, lagian besok malam kami akan pulang ke korea… apakah ada tempat dimana banyak terdapat udara yang sejuk..” Tanya eunhyuk.

“Ada di lembang bandung, dari sini ke tempat itu kira-kira 2 setengah jam.. Mendingan kalian beli makanan saja biar ntar kalian bisa makan di bus…”

“ Ga usah nih sudah ada..” Ujar henry dan yang lainnya sambil memperlihatku sebuah bungkus makanan. “Apa itu ?” Tanyaku penasaran. “ Soto..” Ucap mereka secara serempak. Astaga  aku hanya bisa mengelenggkan  kepala melihat ulah mereka, Kami  semuanya naik ke dalam bus. Sepanjang perjalanan aku hanya tertidur di bangku paling belakang, ada yang sedang asyik mengobrol, tidur, main iphone, mendengarkan music, dan lain lain.

1 Setengah jam pun berlalu mereka meliat ke arah jendela bus, yang ternyata terbentang sawah yang luas. Mereka menyuruh supir untuk berjalan pelan, karena mereka ingin memfotonya. Ayahku lalu menelepon ku, mereka semuanya tidak mengerti karena aku berbicara dalam bahasa Indonesia. Mereka hanya mengerti bahasa inggris,mandarin dan korea.

“Kau sekarang berada dimana ?”

“Ayah, aku sekarang perjalanan mau ke bandung…”

“Kenapa kalian bisa berada disana ?”

“Mereka yang meminta untuk mencari udara segar ya aku bawa saja ke bandung, ayah, ntar malam bisa kesini kan ? aku mau pulang yah..”

“Tidak, kau ikutan menginap di bandung..”

“Tapi ayah.. halo… ya, dimatiin lagi..”

“Argh, ayah ini benar- benar keterlaluan banget sih, masa aku harus ikutan menginap di bandung…”

Mereka semuanya melihat aku mengoceh- ngoceh sendiri hanya memasang muka heran, karena mereka benar- benar tidak mengerti apa yang aku bicarakan. “Hei, nona kau kenapa bicara seperti orang gila…” Tanya siwon. Aku hanya terdiam, karena memang tidak mungkin aku memberitahu kepada mereka sebenarnya. “Sudah sampai, ini dia tempatnya silakan kalian keluar untuk melihat lihat…”

Mereka sepertinya sangat senang, wajah mereka menandakan bahwa mereka sedang bahagia,  “Nona, kau benar-benar berhasil membuat kami senang…. asal kau tahu saja di korea jarang sekali ada tempat sebersih ini udaranya, tidak ada polusi yang ada hanya perkebunan teh...” Ujar leeteuk yang meletangkan kedua tangannya dan merasakan udara yang cukup dingin tapi sejuk.

“Nona, kau bisa mengajak kami berkeliling disini, pemandangan disini sangatlah bagus.. kami semua tidak mau melewatkan kesempatan emas ini…” Ucap ryeowook.

Aku membawa mereka ke perkebunan teh, aku benar- benar sangat lelah melihat ulah mereka. Mereka seperti anak kecil saja, belum lagi aku harus mengurusi 15 orang sendirian. Mereka berlarian di perkebunan teh, berfoto dan mereka sangat narsis. “Nona, bisa kau foto kami semua.. kami ingin mengabadikan ini semua..” Pinta Henry.

 Tak terasa hari sudah menjelang malam, aku membawa mereka ke hotel. 4 Jam mereka beristirahat, untungnya aku sudah membeli beberapa baju, jadi aku tidak perlu susah payah untuk membeli baju lagi. Aku pun ikutan tertidur di kamarku. Di kamar lain tepatnya di kamar milik leeteuk dan ryeowook. “Leeteuk, kau sedang memikirkan apa sih ?” Tanya ryeowook seusai dia mandi.

“Gadis itu, dia tidak seperti para fans kita, biasanya orang-orang yang bertemu dengan kita pasti langsung histeris sementara dia cueknya minta ampun… benar- benar sangat berbeda dia…”

“Kau sudah mulai suka pada gadis itu ?” Goda ryeowook.

“Aku suka pada gadis seperti itu, ga mungkin lah…”

“Ya sudah sana mandi, gw mau tidur sebentar..” Ujar ryeowook melemparkan handuk ke leeteuk.

Jam sudah menunjukkan pukul 19.30 Waktu Indonesia, Kami semuanya makan di lantai bawah hotel itu. Dan masih saja ada fans mereka yang meminta foto kepada mereka. “Disini apakah ada butik ?” Tanya yesung secara bisik-bisik.

“Ada kau mau kesana ?”

“Ya, tapi kita berdua saja… kalo yang lainnya ikut pasti akan butuh waktu 2 jam untuk menunggu mereka…Jadi sehabis ini kita langsung pergi ya..”

“ Hei, aku ikut.. lo jangan seenaknya sendirian donk, iya nona benar apa yang dikatakan yesung.. gimana sehabis ini kita pergi berbelanja ?” Tanya heechul.

“Baiklah…”

Dan memang benar apa yang dibicarakan oleh yesung, mereka semuanya benar- benar sangat lama untuk berbelanja. 4 Jam kami semua berada dalam 1 toko, entah apa yang mereka beli. Waktu sudah menunjukan pukul 12 Tengah malam. Kami semua balik ke hotel untuk tidur. Keesokan paginya tepat pukul 08.30 pagi aku mencari mereka, untuk sarapan. 5 Kamar sama sekali tidak ada jawaban, aku sangat bingung kemana mereka pergi. Kalau sampai mereka tersesat bisa mati aku dimarahin ayah, aku turun ke lantai bawah untuk mencari mereka, ternyata mereka sedang asyik main di kolam renang.

~Bersambung~

Minggu, 20 Maret 2011

Zhou Mi Or Ryeowook (2)


“wookie kau kenapa ??”

“ Tidak ada apa2 kok…”

“Oh iya, lagu kalian yg she gone siapa yg buat ya… soalnya cwe gw mau tahu soal itu dia bilang lagunya sgt sedih…”

“Lagu itu memang untuk cwe lo zhou mi….”Gerutu wookie dalam hati.

“Owh itu, wookie yg buat…Utk mantannya…”(Siwon)

“Wah, pasti lo sayang bgt ama cwe lo itu… gw jadi penasaran ama mantan lo itu siapa sih…”

“Dia itu adl kekasih lo zhou mi…”Ucap para personil yg lainnya dlm hati.

Semua personil tidak mau zhou mi tahu bahwa kekasihnya skrg adl mantan ryeowook. Mereka tidak mau zhou mi sedih, dan mereka jg tidak mau ada perselisihan diantara wookie dgn mimi / zhou mi. Sudah berulang kali aku memutar badan ku ke kiri dan ke kanan, berharap agar segera tidur, Entah kenapa mata ku tetap saja tidak mau menutup. Jam sudah menunjukan angka 12 tengah malam, cuaca di luar sangatlah dingin. Aku mencoba utk mencari mantel, atau apa pun itu yg bisa membuatku hangat.  Ku bongkar isi lemari ku, yg kutemukan hanya 2 buah sweeter yg sudah kucek. Ku coba utk merapikan sebuah sweeter itu, dan kulihat ada sebuah nama terpanpang di kerah sweeter itu, “Ryeowook”

“Sejak kapan sweeter ini berada di lemariku, kenapa aku tidak tahu akan hal itu ?? Lalu sweeter ini milik zhou mi…. Hattcim, Duh mana gw bersin lagi zhou mi pasti kedinginan mana katanya dia Cuma pake jas hitam doank…. ah, kesana saja sekalian gw mau liat dia latihan…Mudah2an gw ga ketemu ama ryeowook…”

Segera  ku masukan sweeter milik zhou mi itu ke dalam tas, dan tanpa sadar aku jg memasukan sweeter milik wookie oppa. Hanya butuh 10 nmenit saja, aku sudah sampai di depan sebuah Gedung yg dipakai Mimi dan teman2nya. Dengan segera aku pun masuk ke dalam gedung itu, baru beberapa langkah saja aku sudah menabrak seorg cwo.

“Aduh, kalo jalan hati2 donk…”

“Nona, kau tidak apa2.. maaf aku hanya ingin mencari udara segar saja…”Ucap cwo itu membantu ku bangun.

“Li Xian…”

Cwo yg tadi menabrak ku tidak lain adl mantan ku sendiri, Ryeowook. Li  xian segera mengeluarkan sweeter wookie dan memberikan kepadanya.

“Nih… maaf gw masuk dulu..”

“Li xian… “Ucapannya terhenti karena li xian sudah menghilang dari hadapannya.

Saat aku masuk, aku melihat semua personil sedang beristirahat dengan segera aku menghampiri zhou mi.

“Hei…”

“Knp lo ada disini ?? bknnya tadi lo ada di apartement ??”

Tidak berapa lama kemudian, ryeowook pun datang dia memakai sweeter  yg baru saja tadi aku berikan. Dia duduk di paling ujung sebelah kanan.

“ Sweeter siapa tuh ?? kok gw baru liat ??’(Eunhyuk)

“ Ini baru saja diberikan oleh seseorg… Lagian ini sweeter jg ud lama bgt…”Ucapnya melirik ke arah li xian. Sementara li xian hanya bisa membuang muka.

“Kita bisa bicara sebentar…”Ajak zhou mi menarik tangan ku ke luar, dgn segera semua teman2 menghampiri ryeowook. Ryeowook menatap mereka dengan heran.

“Knp lo semua liat ke arah gw ??”

“Sweeter ini dia yg berikan ??” (Heechul)

“Dia ?? dia siapa ??”

“Li xian lah, siapa lagi…”(Shindong)

“Bukan dia kok…”

“Jgn bohong tuh muka lo ud memerah…”(Henry)

Sementara itu di luar gedung, aku heran apa yg sebenarnya dia mau bicarakan kepadaku. aku pun hanya menunggu dia utk berbicara.

“ knp lo bisa berada disini ??”

“aku khawatir dengan keadaan mu.. nih, sweeter mu aku tahu cuaca malam ini sangat dingin dan kau hanya memakai jas…”Ucapku seraya memakaikan sweeter itu kepadanya, dan dia langsung memeluk ku.

“Xie2…dari pada lo pulang sendirian mendingan lo liat gw latihan, setengah jam lagi selesai kok…”

“Ke shi (tapi..)..”

“Aku tidak mau ada tapi2an, lo itu kekasih gw dan gw jg ga mau lo pulang sendirian di tengah malam begini…”Ucapnya dan mengacak2 rambutku. aku yg kesal akan ulahny pun mengejar dia sampai masuk kembali ke dalam gedung.

“kau sudah berkenalan dengan teman2 ku ??”

“sudah… sejak…sejak…pernerbitan novel ku 2 tahun yg lalu…”

“owh… lagu yg tadi kau tanyakan itu buatan ryeowook, ini dia orangnya…”Ucap donghae seraya menarik ryeowook ke hadapan li xian.

“Iya, lagu itu dia khusus buat untuk…”Ucapan heechul terhenti karena ryeowook membekap mulutnya.

“Ryeowook knp lo tutup mulut heechul ?? lagu itu utk mantannya…”lanjut zhou mi.

aku benar2 sangat kaget mendengarnya. Untuk mantannya ?? berarti aku donk ?? ga mungkin li xian, pasti zhou mi Cuma bercanda..dan ryeowook ga mungkin merindukan gw, krn dia sudah buat hati gw ini hancur gara2 ulahnya. aku hanya terdiam saat mendengar ucapan dari zhou mi itu.

“ Hei kau tidak apa2 knp diam saja ??”(sungmin)

“aku tidak apa2…”

“Gimana menurut lo ttg lagu itu ?? (Siwon)

“Lagunya bagus…”

“Hanya itu ??” (Donghae)

“Trus lo mau gw koment apa lagi ??”

“ Pendapat lo mengenai latar belakang lagu itu, misalnya tentang mantannya wookie…”(Khuyun)

“Gw ga mau bahas itu…”

“Sudahlah jangan dipaksakan kalo dia memang ga mau…”Jawab ryeowook lalu pergi.

“Gw rasa mungkin mantan lo masih sakit hati atas yg sudah lo perbuat, dan blm tentu lagu itu berasal dari hati lo ke mantan lo… dan siapa tahu juga sekarang dia sudah mulai melupakan lo…”

Saat mendengar hal itu, ryeowook langsung berhenti terdiam dan tidak membalikan badannya ke arah li xian. “Mungkin memang benar yg diucapkan li xian, aku memang bodoh bgt bisa berharap berbalikan kembali dengannya…”Gerutu wookie oppa. Mereka pun melanjutkan syuting, selama syuting ryeowook paling banyak melakukan kesalahan, sehingga dia disuruh beristirahat ke ruang ganti. Di ruang ganti aku dan dia pun kembali bertemu, kami hanya berdiam diri, lalu dia duduk disampingku. AKu pun pura2 tertidur, ryeowook yang melihat sweeter li xian di meja diambil olehnya dan dipakaikan ke li xian.

“Sweeter ini lo simpan dari dulu sampai sekarang sejak terakhir kali kita bertemu, awalnya aku mengira kau sudah membuangnya namun kau ternyata masih menyimpannya…gw tahu lo pasti sangat marah dan sakit hati sowal waktu itu… tapi, asal lo tahu gw itu masih….”

“Lo masih disini, syuting gw sudah selesai…”

“Oh iya, gomawo…”Ucap ryeowook lalu pergi.

“ok..”

“Lo sudah selesai…”Aku terbangun dari tidurku melihat zhou mi sedang minum air.

“Gw kira lo ketiduran, iya sudah selesai kok… lo ngantuk ya ??”

“iya nih, tunggu lo kelamaan…haha lucu bgt lo pake itu imut…”

“Nih, lo yg pake pasti tambah lucu…”zhou mi melepaskan topi nya itu.

“Gw ga mau..”

kami berdua pun berkejar2an di ruang  ganti, alhasil dia pun berhasil menangkapku dan memakaikan topi nya itu ke padaku.

“tuh kan bener kata gw, lo itu lebih cocok pake topi itu…aku memberikan kembali topi itu kepadanya dan memotretnya menggunakan handphone ku.

“kau ini foto sembarangan… berarti harus ada upahnya..”

“Upah apa ??”

“Nih..”Dia meletakkan telunjuknya pass di depan bibirnya.

“ga.. sudah lo ganti baju dulu, bau keringat… gw tunggu di luar ya..”

“Siap boss…”Dia meletakan tangannya ke keningnya, seperti orang yg sedang hormat pada bendera.

Ketika aku keluar, aku melihat semuanya sedang beristirahat. mereka semuanya pun menghampiriku.

“Video klip kalian keren bgt…”Ucapku mengancungkan jempol ku.

“ kau orang luar yg pertama kali melihat video klip ini…”(Donghae)

“Mv kalian ini beri gw inspirasi utk novel baru…”

“Apa itu ?? berarti kita semua harus jadi tokohnya…”(Sungmin)

“Baik.. gw buat lo semua menjadi orang jahat… seperti teroris cocok…”

“Dasar, kalo lo mau buat novel ttg ibu2 dan ryeowook cocok coz dia ud seperti ibu kita sendiri..”Ejek henry.

“Bagus.. terus saja gw yg kena…”(Ryeowook)

“Ya… marah …”(Shindong)

Aku pun tertawa melihat ulah mereka , ryeowook  melihat ku tertawa, “Sudah lama gw ga liat lo tertawa lepas begini…li xian gw sangat merindukan lo…” Salah satu personil melihat wookie oppa dia pun berdehem dan wookie oppa menjadi salah tingkah.

“Hei, gw sudah selesai ayo pulang…”(Zhou mi)

“Ayo… duluan ya.. bye…”

“Bye…”Ucap mereka semua.

“Hei, lo semua merasa ga sepertinya li xian itu masih ada ama lo wookie…”(Yesung)

“Tahu dari mana lo ??” (Wookie)

“Liat aj sweeter itu masih dia simpan, kalo dia memang benci ama lo sudah sejak lama tuh sweeter dia buang…” Lanjut henry.

“Iya juga ya… gimana kalo kita test saja…”Saran heechul.

Heechul membisikkan rencana itu ke semua temannya, terutama ryeowook. Dan mereka semuanya pun setuju atas rencana yg dibuat oleh heechul. Keesokan harinya di apartement ku, aku mendengar ada suara org mengetuk pintu. Dengan sangat lemas aku pun membuka pintu itu.

“Mau sampai kapan lo tidur ??” (Mimi/ zhou mi)

“knp lo ada disini ?? masih pagi kan ??”

“Helooooo…. hari ini lo ada penerbitan novel jam 10 pagi… masih bisa santai lagi lo sekarang…”

“Emgnya skrg jam brp ??”

“Jam 09.45…”

Mata ku langsung terbuka lebar saat mendengar hal itu, dengan segera aku menutup pintu  tanpa mengajak zhou mi utk masuk ke apartement ku. “Kebiasaan, gw tunggu di lantai bawah ya…” teriak zhou mi. “Iya..”Ucapku membalas. Tak berapa lama kemudian li xian pun turun dan langsung masuk ke mobil mimi, dan sekali lagi dia mengacak2 rambutku.

“Lo itu hobi bgt ya, acak2in rambut gw…kok tumben bgt pagi2  begini  lo jemput gw biasanya selalu sibuk bgt…”

“Lo itu kan kekasih gw, lagian ntar gw pergi lagi karena ada pemotretan jam 1 siang..”

“Owh, gw mau dandan dulu...ga mungkin, gw buat cwo gw yg satu ini jadi malu…”

~Bersambung~