“Siapa yg menulis hal ini semua…” (Dd)
“Iya Pak dokter mana memakai pulpen merah…” Ucap salah satu OB.
“Ini bukan pulpen merah, tapi ini…ini darah segar…” Ucap chun sambil memegang dan mencium darah itu.
“Da… darah…” Ucap satpam itu.
Setelah satpam itu berbicara pintu kamar mayat langsung tertutup secara tiba2, satpam dan para OB yg ketakutan langsung pergi dgn cepat meninggalkan 4 dokter itu, mereka keluar melalui jendela. Yalun jg berniat utk keluar tetapi ditahan oleh 3 dokter lainnya. Wu chun dan chen yi ru sangat penasaran siapa yg sudah menulis surat itu. Karena tidak menemukan apa pun akhirnya mereka pun keluar dari kamar mayat, Mereka kembali menyusuri seluruh ruangan rumah sakit. Tak terasa sudah jam 3 pagi, mereka semua sudah mulai merasa ngantuk yg luar biasa, Akhirnya Mereka pun memutuskan lanjutan penyelidikan itu dan kembali pulang ke rumah mereka masing2. Keesokan paginya, mereka tdk terlalu memeriksa banyak pasien jadi mereka berkumpul di ruangan yalun Utk membicarakan hal kemarin.
“Chun, knp lo dari tadi pegang itu kertas terus, Bukannya dibuang aja ??” Tanya da dong yg kebingungan melihat chun yg dari tadi memegang kertas itu.
“ Gw lagi pikir sesuatu, pertama apakah ini kerjaan org iseng atau bukan, kedua kalo ini memang kerjaan org iseng apa maksudnya meletakan kertas ini di kamar mayat…”
“ Iya jg sih, org yg tulis itu pasti aneh bgt, taruh kertas itu di kamar mayat… Ud dibuang aja chun… Ga ada gunanya ini…” (Yalun)
“Belum lagi kata chun itu ditulis pake darah segar… benar itu chun darah segar ??” (Yiru)
“Benar, nih lo cium aja bau amis…”
“Oh iya ya, benar.. ini asli darah… tapi ini kerjaan siapa sih ??” (Dd)
Ketiga temannya hanya menaikan bahu mereka. Wu chun pun membuang kertas itu ke tong sampah, Lalu mereka semua pergi untuk makan siang. Di kantin jg mulai mengalami kejadian yg ganjil. 4 Dokter itu melihat ada segerumunan org berada di sebuah sisi kantin rumah sakit itu, Karena penasaran akhirnya mereka pun melihatnya dan betapa terkejutnya mereka saat mereka melihat tulisan di dinding itu.
“TOLONG BUNUH DIA, ATAU AKU YG AKAN TERUS MENGHANTUI KALIAN....” Ucap yiru seraya membaca tulisan di dinding itu.
Semua orang yg membaca itu langsung lari ketakutan, dan mereka berpikir bahwa di rumah sakit itu memang benar merupakan tempat yang sangat angker. Para 4 dokter itu mencoba utk menenangkan semua org bahwa ini merupakan hal yg tdk benar, Tapi itu hanyalah sia2 saja semua org sudah pergi meninggalkan mereka.
“Siapa yg tega buat tulisan ini sih ??” (Dd)
“Chun lo ngapain dekat2 dan pegang tulisan itu ??” (Yiru)
“ Ini darah, dan tulisan ini sama persis ama kertas yg kita temui kemarin…”Ucap chun.
“Jangan bilang org yg tulis kertas itu dan di dinding ini adl org yg sama…” (Yalun)
‘Ya benar kata chun dan yalun… jgn2 yg buat ini dan kertas itu adl org yg sama… tapi siapa ??” (Ruru)
“Dasar aku dan mulut besar ku, harusnya gw ga perlu bilang itu… dasar bodoh…
bodoh…”Gerutu yalun dlm hati.
“Ayo kita ga boleh membiarkan masalah ini cepat berlarut larut…”Ucap ruru.
“Eh, biarkan saja lah palingan ini kerjaan org iseng doank…” (Dd)
“ Ah, iya benar2 yg dikatakan da dong…” (Yalun)
“Tapi…” (Chun)
“Ayo masuk ke ruangan ada banyak pasien yg harus kita periksa..” (Dd)
Wu chun dan chen yi ru menurut saja apa perkataan da dong dan yalun. Beberapa hari setelah kejadian itu banyak dokter dan OB baru keluar semua dari rumah sakit itu,Dan pasien juga sudah mulai berkurang. Dokter yg paling senior pun memanggil semua dokter di rumah sakit itu utk berkumpul, dokter yang paling senior itu pun meminta apakah ada sukarelawan utk mencari cara agar masalah itu bisa segera tuntas, Dan semua dokter menunjuk ke arah 4 dokter itu. 4 Dokter itu sgt kaget mendengar hal itu, mereka jg sgt heran kenapa harus mereka yg ditunjuk utk menyelesaikan masalah itu.
“Kenapa harus kita ??” (Dd)
“Karena gw denger kemarin kalian sedang mencari sesuatu ya siapa tahu aja kalian itu suka bgt mencari sesuatu lagian kalian kan masih jomblo semua nah kita ada keluarga, jadi ga mungkin kita yg harus sibuk mencarinya..” Ucap salah satu teman mereka.
“Ya sudah saya putuskan kalian ber 4 harus mengurusi masalah ini sampe tuntas…” Ucap dokter senior itu lalu langsung pergi.
“Ya gpp lah lagian gw penasaran jg ama masalah itu…” (Chun)
Pada malam harinya mereka sedang berada di rumah masing2, tetapi di rumah da dong menemukan kertas yg dibuang wu chun tadi pagi berada di kamarnya. “Kenapa kertas ini bisa berada di kamar gw, bukannya wu chun sudah membuangnya tadi pagi ??” Da dong sangat penasaran bagaimana bisa kertas yg sudah dibuang kini berada di kamarnya. Da dong tdk memperdulikan soal itu dia langsung membuang kertas itu ke tong sampah. Pagi harinya ketika dia bangun, kertas itu tepat berada di mukanya, Utk kedua kalinya kertas itu seakan akan bisa bergerak sendiri ke arah da dong.
“Kenapa kertas ini bisa berada di muka gw sih ?? benar2 aneh, padahal kemarin malam jelas2 sudah gw buang ke tong sampah tapi knp skrg bisa berada disini lagi…”
Wang Dong chen pun pergi berangkat ke rumah sakit, dan di rumah sakit dia melihat sesosok perempuan berdiri di depan kamar mayat. Dia sedang menghadap ke bawah. Da dong yg melhatnya sgt kaget, dia mengira ada perempuan yg mau bunuh diri. Tetapi saat dia berada tepat di kamar mayat perempuan itu langsung menghilang. Semua bulu kuduk da dong mulai berdiri, da dong merasakan ketakutan yg luar biasa, belum lagi banyak mayat yg mukanya hancur krn kecelakaan. Saat dia mau naik ke mobilnya, dia melihat ke arah kaca yg kebetulan ada sesosok wanita tengah menangis disana. Sontak dia langsung keluar dari mobilnya.
“Kyaaaaaa……..”Ucap dd lalu keluar dari mobilnya.
“Da dong knp lo ??” Tanya chun keheranan melihat da dong pagi2 sudah teriak.
“Itu tadi di mobil gw ada…set.. setan…”
“Mana ga ad lo ngaco, pagi2 begini mana ada sih.. ud ayo masuk..”
“Tapi tadi ada kok bener deh, gw ga bohong…”
“Maaf dokter da dong, ada pasien yg harus segera dioperasi…”Ucap seorg suster.
“Baik sus…”
“Ud sana urusin pasien lo dulu, kalo meninggal dia mampus lo…. buruan…”
“Iya.. iya…”
~Bersambung~
“Iya Pak dokter mana memakai pulpen merah…” Ucap salah satu OB.
“Ini bukan pulpen merah, tapi ini…ini darah segar…” Ucap chun sambil memegang dan mencium darah itu.
“Da… darah…” Ucap satpam itu.
Setelah satpam itu berbicara pintu kamar mayat langsung tertutup secara tiba2, satpam dan para OB yg ketakutan langsung pergi dgn cepat meninggalkan 4 dokter itu, mereka keluar melalui jendela. Yalun jg berniat utk keluar tetapi ditahan oleh 3 dokter lainnya. Wu chun dan chen yi ru sangat penasaran siapa yg sudah menulis surat itu. Karena tidak menemukan apa pun akhirnya mereka pun keluar dari kamar mayat, Mereka kembali menyusuri seluruh ruangan rumah sakit. Tak terasa sudah jam 3 pagi, mereka semua sudah mulai merasa ngantuk yg luar biasa, Akhirnya Mereka pun memutuskan lanjutan penyelidikan itu dan kembali pulang ke rumah mereka masing2. Keesokan paginya, mereka tdk terlalu memeriksa banyak pasien jadi mereka berkumpul di ruangan yalun Utk membicarakan hal kemarin.
“Chun, knp lo dari tadi pegang itu kertas terus, Bukannya dibuang aja ??” Tanya da dong yg kebingungan melihat chun yg dari tadi memegang kertas itu.
“ Gw lagi pikir sesuatu, pertama apakah ini kerjaan org iseng atau bukan, kedua kalo ini memang kerjaan org iseng apa maksudnya meletakan kertas ini di kamar mayat…”
“ Iya jg sih, org yg tulis itu pasti aneh bgt, taruh kertas itu di kamar mayat… Ud dibuang aja chun… Ga ada gunanya ini…” (Yalun)
“Belum lagi kata chun itu ditulis pake darah segar… benar itu chun darah segar ??” (Yiru)
“Benar, nih lo cium aja bau amis…”
“Oh iya ya, benar.. ini asli darah… tapi ini kerjaan siapa sih ??” (Dd)
Ketiga temannya hanya menaikan bahu mereka. Wu chun pun membuang kertas itu ke tong sampah, Lalu mereka semua pergi untuk makan siang. Di kantin jg mulai mengalami kejadian yg ganjil. 4 Dokter itu melihat ada segerumunan org berada di sebuah sisi kantin rumah sakit itu, Karena penasaran akhirnya mereka pun melihatnya dan betapa terkejutnya mereka saat mereka melihat tulisan di dinding itu.
“TOLONG BUNUH DIA, ATAU AKU YG AKAN TERUS MENGHANTUI KALIAN....” Ucap yiru seraya membaca tulisan di dinding itu.
Semua orang yg membaca itu langsung lari ketakutan, dan mereka berpikir bahwa di rumah sakit itu memang benar merupakan tempat yang sangat angker. Para 4 dokter itu mencoba utk menenangkan semua org bahwa ini merupakan hal yg tdk benar, Tapi itu hanyalah sia2 saja semua org sudah pergi meninggalkan mereka.
“Siapa yg tega buat tulisan ini sih ??” (Dd)
“Chun lo ngapain dekat2 dan pegang tulisan itu ??” (Yiru)
“ Ini darah, dan tulisan ini sama persis ama kertas yg kita temui kemarin…”Ucap chun.
“Jangan bilang org yg tulis kertas itu dan di dinding ini adl org yg sama…” (Yalun)
‘Ya benar kata chun dan yalun… jgn2 yg buat ini dan kertas itu adl org yg sama… tapi siapa ??” (Ruru)
“Dasar aku dan mulut besar ku, harusnya gw ga perlu bilang itu… dasar bodoh…
bodoh…”Gerutu yalun dlm hati.
“Ayo kita ga boleh membiarkan masalah ini cepat berlarut larut…”Ucap ruru.
“Eh, biarkan saja lah palingan ini kerjaan org iseng doank…” (Dd)
“ Ah, iya benar2 yg dikatakan da dong…” (Yalun)
“Tapi…” (Chun)
“Ayo masuk ke ruangan ada banyak pasien yg harus kita periksa..” (Dd)
Wu chun dan chen yi ru menurut saja apa perkataan da dong dan yalun. Beberapa hari setelah kejadian itu banyak dokter dan OB baru keluar semua dari rumah sakit itu,Dan pasien juga sudah mulai berkurang. Dokter yg paling senior pun memanggil semua dokter di rumah sakit itu utk berkumpul, dokter yang paling senior itu pun meminta apakah ada sukarelawan utk mencari cara agar masalah itu bisa segera tuntas, Dan semua dokter menunjuk ke arah 4 dokter itu. 4 Dokter itu sgt kaget mendengar hal itu, mereka jg sgt heran kenapa harus mereka yg ditunjuk utk menyelesaikan masalah itu.
“Kenapa harus kita ??” (Dd)
“Karena gw denger kemarin kalian sedang mencari sesuatu ya siapa tahu aja kalian itu suka bgt mencari sesuatu lagian kalian kan masih jomblo semua nah kita ada keluarga, jadi ga mungkin kita yg harus sibuk mencarinya..” Ucap salah satu teman mereka.
“Ya sudah saya putuskan kalian ber 4 harus mengurusi masalah ini sampe tuntas…” Ucap dokter senior itu lalu langsung pergi.
“Ya gpp lah lagian gw penasaran jg ama masalah itu…” (Chun)
Pada malam harinya mereka sedang berada di rumah masing2, tetapi di rumah da dong menemukan kertas yg dibuang wu chun tadi pagi berada di kamarnya. “Kenapa kertas ini bisa berada di kamar gw, bukannya wu chun sudah membuangnya tadi pagi ??” Da dong sangat penasaran bagaimana bisa kertas yg sudah dibuang kini berada di kamarnya. Da dong tdk memperdulikan soal itu dia langsung membuang kertas itu ke tong sampah. Pagi harinya ketika dia bangun, kertas itu tepat berada di mukanya, Utk kedua kalinya kertas itu seakan akan bisa bergerak sendiri ke arah da dong.
“Kenapa kertas ini bisa berada di muka gw sih ?? benar2 aneh, padahal kemarin malam jelas2 sudah gw buang ke tong sampah tapi knp skrg bisa berada disini lagi…”
Wang Dong chen pun pergi berangkat ke rumah sakit, dan di rumah sakit dia melihat sesosok perempuan berdiri di depan kamar mayat. Dia sedang menghadap ke bawah. Da dong yg melhatnya sgt kaget, dia mengira ada perempuan yg mau bunuh diri. Tetapi saat dia berada tepat di kamar mayat perempuan itu langsung menghilang. Semua bulu kuduk da dong mulai berdiri, da dong merasakan ketakutan yg luar biasa, belum lagi banyak mayat yg mukanya hancur krn kecelakaan. Saat dia mau naik ke mobilnya, dia melihat ke arah kaca yg kebetulan ada sesosok wanita tengah menangis disana. Sontak dia langsung keluar dari mobilnya.
“Kyaaaaaa……..”Ucap dd lalu keluar dari mobilnya.
“Da dong knp lo ??” Tanya chun keheranan melihat da dong pagi2 sudah teriak.
“Itu tadi di mobil gw ada…set.. setan…”
“Mana ga ad lo ngaco, pagi2 begini mana ada sih.. ud ayo masuk..”
“Tapi tadi ada kok bener deh, gw ga bohong…”
“Maaf dokter da dong, ada pasien yg harus segera dioperasi…”Ucap seorg suster.
“Baik sus…”
“Ud sana urusin pasien lo dulu, kalo meninggal dia mampus lo…. buruan…”
“Iya.. iya…”
~Bersambung~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar