Welcome to My World

Welcome to My World

Sabtu, 09 Juli 2011

Super Junior High School (8)

Baru saja Leeteuk ingin mengucapkannya bel masuk pun berbunyi. "Ah, lupakan saja. Sana kembali ke tempat dudukmu." Perintah Eunhyuk. Aku pun kembali duduk, tapi rasa penasaranku semakin menjadi-jadi. Aku penasaran apa hubungannya mereka dengan Kim Ae, dan kenapa saat aku mengucapkan namanya Mereka sepertinya kaget sekali.

"Dasar Pelit." Gerutuku dalam hati. Ku lihat mereka berkumpul di depan semuanya, "Ok, hari ini kita coba Test Dance Wonder Boy Milik kami, tapi ada sedikit perubahan. Untuk mempersingkat Waktu kami mau 5 orang sekaligus yang maju ke depan." Ujar Siwon.

5 Orang sekaligus ? yang benar saja, dasar kakak-kakak kurang kerjaan. Bodoh amat lah, aku juga tidak perduli yang penting aku sudah bisa belajar dance itu. Acara dance itu pun berjalan dengan sangat lancar meskipun kakak-kakak itu masih tidak bisa terima akan surat benci tadi.

Well, itu juga tidak ada hubungannya denganku. Tidak Terasa Mos Hari ini sudah selesai, kami semua berkumpul di Aula. "Ok, Sepertinya MOS berakhir, Kami dari kakak-kakak OSIS minta maaf jika selama ini kami sudah marah-marah pada kalian semua, Ini hanya sudah menjadi Tradisi di setiap sekolah." Ujar Zhou Mi.

"Ya kak."

Yeah, akhirnya MOS hari ini selesai juga. Aku sudah tidak tahan disiksa oleh kakak-kakak kelas yang tidak punya hati itu. Kami semua pun kembali ke kelas masing-masing. Tapi kenapa hari ini aku tidak melihat Kak Kim Ae ya ? aku sangat inign tahu apa hubungannya kakak-kakak galak itu dengan dia. Aku segera pergi untuk berkeliling sekolah ini. Ku Lihat kakak-kakak Super Junior itu sepertimya ingin pergi ke suatu tempat, karena penasaran aku mencoba untuk mengikuti mereka.

Author P.O.V :
Min Young pergi untuk mengikuti Super Junior, Mereka pun tiba di Lantai paling atas gedung sekolah. "Untuk apa mereka berada disini ?" Tanya Min Young dalam hati.

"Kau yakin ingin mencobanya ? Aku rasa itu terlalu berbahaya." Ujar Donghae. Tidak Berapa Lama datanglah seorang paranormal di tempat itu. Min Young semakin penasaran, dia terus bertanya tanya untuk apa mereka memanggil seorang paranormal ke sekolah ini ?. Min Young melihat paranormal itu sibuk sedang mencari-cari sesuatu, tapi Dia tidak mengetahui apa yang sedang orang itu cari. "Memang benar, ada sosok arwah perempuan di sekolah ini." Ujar Paranormal yang terus berkeliling tempat itu.

"Apa kami bisa bertemu dengannya ?" Tanya Shindong.

"Sepertinya bisa, kalian ingin mencobanya. Tapi aku tidak menjamin arwah itu mau menemui kalian."

"Tidak apa-apa, yang penting kami bisa bertemu dengannya." (Zhou Mi)


Paranormal itu menyuruh Super Junior untuk berbaris, dia menyuruh mereka untuk menutup matanya dan dia mencoba untuk menyentuhnya. Setelah semuanya selesai, Super Junior diperbolehkan untuk membuka matanya. Mereka tidak melihat ada sesuatu yang asing di tempat itu, mereka pun mencoba untuk berkeliling di seluruh sekolah untuk mencari arwah perempuan itu. Min Young pun mengikuti mereka semua.

Ketika mereka tiba di Taman, mereka melihat ada sesosok perempuan yang tengah duduk di dekat Kolam Ikan sambil membaca Buku. Super Junior berniat untuk memanggilnya tapi dia sudah menghilang dalam sekejap. "Bagaimana kalian sudah melihatnya ?" Tanya paranormal itu.

"Kami melihatnya hanya sekejap tapi sepertinya dia menyadari keberadaan kami, jadi dia langsung menghilang begitu saja." Jelas Sungmin.

"Kalian ingin aku hapus penglihatan itu atau tidak ?"

"Jangan, biarkan saja seperti ini." Jawab Zhou Mi. Paranormal pun pergi meninggalkan mereka semua. Min Young semakin penasaran siapa arwah gadis yang mereka maksud itu.  Dia memberanikan diri untuk bertanya pada Paranormal tadi. " Maaf, kalau boleh saya tahu siapakah arwah gadis yang tadi anda maksud itu ?"

"Di Saat Bulan Purnama dan Bintang berada dalam 1 garis lurus maka kau akan mengetahuinya." paranormal itu pun pergi meninggalkannya.

"Saat Bulan Purnama dan Bintang berada dalam 1 garis lurus, aku kana mengetahui semuanya ? apa maksudnya itu ? aku sungguh tidak tahu."


Hari pun menjelang Malam, Di salah satu kelas Musik sekolah itu kembali terdengar sebuah suara wanita yang tengah memainkan sebuah Piano.

" Jeongmal mweohan geongayo gireoddeon han hae dongan
Geudael bonaego nani eojeggajiui naneun machi joogeoiddeon geotgwa gatneyo
Geureohke gireoddeon shigan sogen ddeonagan dangshinbakke eobneyo
Geudae bakken amooreon saenggakhaji anheun chae ireohke han haega jinaganeyo

Geudael chajagaddeon eoneu bi naerideon narui gieok hamkke georeogaddeon wooril bichweojoodeon malgeun haetsal
Geu eoneu hanado nareul ddeonaji anhko naui meoritsogeseo nareul joogeoigge hae
Chingoodeureun modoo eoreuni dwego nan ajik cheoreobneun aicheoreom
Geudebakke amooreon saenggakhaji anheun chae machi joogeo iddeon geotgwa gatneyo
Geudael chajagaddeon eoneu bi naerideon narui gieok
Hamkke georeogaddeon wooril bichweojoodeon malgeun haetsal

Geu eoneu hanado nareul ddeonaji anhko naui meoritsogeseo nareul joogeoigge hae
Heyeojimeul ggaedadji mothaneun nan ajikdo woori mirael sangsanghago
Heyeojin jigeumdo nae mameun eonjena geudaeui gyeoteseo sarainneun geotcheoreom joogeoinneun geoyeyo


Neoreul saranghaeddeon soongan naega meomchweo beorin geoya hamkke isseul ddaedo neoreul gieokhal soon eobseul geoya
Geu eoneu hanado naega anieoddago
Geureohke saenggakhamyeon
Amoogeotdo anin geol
Neoroul ijji mothamyeon naega joogeoinneun geot ....."

Lagu itu terdengar jelas dari semua lorong di Lantai 2. Lagu yang menggambarkan tentang penyesalan seseorang terhadap orang yang dicintainya. Di Sisi Lain, Leeteuk dan Zhou Mi  mencoba untuk pergi ke Sekolah itu, berharap dapat bertemu dengan arwah yang mereka cari. "Kau yakin kita bisa bertemu dengannya pada malam-malam begini, Ayolah Teuk ini sudah jam 1 malam." Zhou Mi mulai memprotes. Leeteuk terdiam. " Ya ! kau dengar ucapan ku atau tidak sih ?"

"Sstt, diamlah. Kau mendengar sesuatu, seperti ada yang menyanyikan lagu kita. Coba kau dengar." Ucap Leeteuk.

"Neoreul saranghaeddeon soongan naega meomchweo beorin geoya hamkke isseul ddaedo neoreul gieokhal soon eobseul geoya
Geu eoneu hanado naega anieoddago....."


"Kau benar, tapi dari mana suara itu ?" Tanya Zhou Mi.

"Ruang Musik." Ucap mereka berdua secara bersamaan. Mereka berdua pun segera pergi ke ruang Musik. Saat mereka berada di depan Ruangan itu memang benar ada suara seorang gadis yang tengah menyanyi tapi begitu mereka membuka pintunya gadis itu pun menghilang, dan lagu itu sudah tidak terdengar lagi. "Kim Ae kau kah itu ? Perlihatkan sosok mu pada kami, Kami ingin mengucapkan sesuatu pada mu. Kim Ae !!" Teriak Leeteuk.

Tapi Hasilnya Nihil, Gadis yang dipanggil Kim Ae itu tidak muncul di hadapan mereka. Melainkan melayang tepat diatas mereka. "Kim Ae kami mohon itu pasti kau kan yang memainkan lagu kami, Kami mohon tolong perlihatkan dirimu pada kami semua." Teriak Zhou Mi sekali lagi. Kim Ae pun menghilang.

Sementara itu, Min Young tengah pulang menuju Rumahnya. Di saat dia melewati sebuah Rumah di depan Rumahnya dia melihat ada suara Menangis di Rumah Kosong itu. "Suara orang menangis, Di rumah kosong itu ? Apa sudah ada penghuni yang menghuni rumah itu ? Ihh, mendingan aku langsung masuk ke dalam Rumah deh." Min Young merasa sangat merinding saat mendengar Suara itu. Selama 3 Bulan dia berada disana dia jarang mendengar ada suara orang menangis di dalam Rumah Kosong itu.

Tapi Menurut tetangga sekitarnya, Rumah itu sudah tidak ditinggalin selama 5 Tahun. Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa dulu ada sebuah Keluarga yang menempatinya, Tapi di saat anak itu berumur 12 Tahun orang tuanya sering bertengkar bahkan suatu hari ayah gadis kecil itu tega membunuh Istrinya di depan gadis kecil itu. Seminggu setelah kejadian itu, Masyarakat setempat mendengar bahwa Pria itu tega membunuh anaknya di sebuah Gudang dekat Hutan.

karena merasa bersalah maka, Pria itu menggoreskan Psau di nadinya. Dia bunuh diri karena merasa menyesal sudah membunuh istri dan anaknya itu. Sampai sekarang tidak ada yang berani menempatinya, Banyak warga sekitar yang bilang di beberapa hari tertentu sering terdengar suara Pria menangis dalam Rumah Tua itu. Bahkan dulu pernah ada kejadian, seorang paranormal Meninggal dalam kecelakaan setelah selesai memeriksa Rumah Tua itu.

Hingga sekarang tidak ada yang mengetahui dengan pasti dari mana suara tangisan itu, tapi banyak juga warga sekitar yang yakin bahwa Suami yang bunuh diri itu sering menangis karena dia ingin meminta maaf pada keluarganya termasuk pada anak gadis nya itu. Min Young terus menatap Rumah kosong itu dari arah jendela kamarnya, dia merasa penasaran akan Rumah Kosong itu. "Apa aku harus pergi ke sana ? ah mendingan tidak usah, aku tidak berani untuk pergi kesana sendirian."

~Bersambung~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar