Cast :
Super Junior
Sang Mi / Medusa
Lee Soo Man
Genre : Horor
Seorang Gadis tengah berlari kesana kemari untuk mencari sebuah pekerjaan, memang tidaklah mudah mencari pekerjaan di Kota sebesar ini. Gadis itu membutuhkan uang sebesar 50 Juta Won ( Sekitar 500 juta Rupiah) untuk membiayai ibunya yang sedang dioperasi. Sudah sejak lama ibunya menderita kanker Otak dan malam ini juga harus segera menjalani operasi, namun operasi itu tidak akan berjalan jika tidak membayar biaya administrasi terlebih dahulu.
Sudah 5 Jam dia berkeliling namun tidak menemukan pekerjaan satupun. Dia mulai Putus asa, Dia hanya bisa berdoa agar dia segera mendapatkan Pekerjaan dalam waktu mala mini juga. Dia berjanji pada dirinya sendiri akan melakukan apa saja demi mendapatkan uang sebesar itu. Sang Mi, begitu nama panggilannya. Gadis yang berumur 25 Tahun, hanya hidup dengan ibu kandungnya saja. Kini dia harus bersusah payah untuk mencari pekerjaan demi ibunya yang sedang mempertahankan nyawanya.
Lee Soo Man melihat ke 12 anak didiknya (Kecuali, Hangeng, Kibum dan Kangin) itu sepertinya sangat lelah dan bosan. Dia tahu mereka sangatlah Bosan dan Lelah, Mereka membutuhkan sebuah hiburan tentunya. Dia mencoba mendekati mereka semua, “Kalian baik-baik saja ?” Tampang ke 12 Namja itu kusam sekali. Wajar saja jika mereka merasa suntuk, karena tiap hari harus ke Salon, Dorm dan Stasiun TV. Lee Soo Man duduk di sebelah mereka, “Sepertinya kalian butuh sebuah Hiburan. Baiklah, akan aku bawakan sesuatu yang membuat kalian terhibur.” Ucap Pria itu lalu pergi meninggalkan mereka.
“Ajusshi, Mwohaeseo ( Paman, apa yang kamu lakukan?)” Tanya salah seorang anak didiknya yang paling tua, Leeteuk. Tapi Pria yang dipanggil Ajusshi itu sudah pergi. Dia tahu apa yang dibutuhkan Super Junior. Di dalam benaknya mereka membutuhkan seorang Yeoja. Ya, Dia yakin mereka ingin Yeoja yang dapat menghibur mereka. Tapi, mencari Yeoja semacam itu sangat susah, apalagi dia dikenal oleh banyak orang jadi tidak mungkin dia ke club-club malam hanya untuk mencari Yeoja itu.
Dia terus berjalan tapi tidak menemukan satu wanita yang cocok. Secara tidak sengaja dia menabrak seorang gadis muda. Koran yang dipegang gadis itu pun terjatuh. “Mianhe.” Lee Soo Man mengambil Koran itu dan melihat ada beberapa tulisan yang diberi spidol merah, dia mengembalikan Koran itu. Gadis itu berterima kasih, ketika dia ingin pergi Lee Soo Man menahannya. Dia melihat gadis itu dari atas hingga bawah, Dia tersenyum puas. Sepertinya dia sudah menemukan apa yang dia cari. “Maaf, apakah kini kau sedang butuh pekerjaan ?” Tanyanya.
Gadis itu mengganguk, “Ne, aku butuh uang 50 juta Won pada malam hari ini juga karena ibuku akan segera dioperasi.”
“Aku ada pekerjaan untukmu.” Dia membisikan apa yang harus dilakukan gadis itu. “Mwo ? aku harus…” DIa sangat terkejut mendengar pekerjaan yang ditawarkan oleh Lee Soo Man.“Aku akan memberikan mu uang itu malam ini jika kau sudah menyelesaikan tugasmu, bagaimana ?” Gadis itu berpikir sejenak lalu dia menggangukan kepala. Lee Soo Man langsung membawanya ke Dorm. Tidak butuh waktu lama, mereka bedua langsung Sampai di tempat itu.“Mari Masuk.” Ajak Lee Soo Man. Super Junior keluar dari kamar mereka, Mereka menuju pintu depan. Mereka melihat gadis yang dibawa oleh manajer mereka itu. “Inilah maksudku.” Ucapnya.
“Annyeonghasaeyo, Sang Mi imnida.” Gadis itu mulai memperkenalkan dirinya.
“Kenapa ajusshi membawa gadis ini ?” Tanya Zhou Mi.
“Aku tahu kalian butuh gadis ini kan, Uangmu akan aku berikan jika tugasmu sudah selesai. Oh iya, ingat kalian harus 1 hari 1 orang saja. Aku peringatkan jangan 1 Malam 12 orang sekaligus. Ingat itu.” Lee Soo Man meninggalkan gadis itu bersama anak-anak didiknya. Super Junior menyuruh gadis itu untuk masuk dan duduk di Ruang Tamu. Sementara mereka sedang berbicara dari kejauhan. “Apa Ajusshi sudah gila membawa gadis itu kesini malam malam ?” Tanya Sungmin.
“Ayolah gadis itu untuk melayani kita dan selama seminggu lebih jadi otomatis kita semua kena, asalkan 1 orang 1 hari.” Ujar Eunhyuk.
“Benar kata Eunhyuk, jadi mala mini siapa yang duluan ?” Saran Heechul. ke 11 namja itu langsung berebutan, tidak ada yang mau mengalah. mereka tidak mau harus menunggu selama berhari-hari. Di saat Lengah, Kyuhyun menyuruh gadis itu untuk langsung masuk ke dalam Kamarnya. “Kalian silakan bertengkar, biar gadis ini aku yang urus.” Ucapnya. Ke 11 member itu tidak mau menerima hasil keputusan Kyuhyun yang seenaknya saja. Akhirnya mereka sepakat untuk bersama-sama dalam 1 Ruangan. Mereka pun melakukan Hal itu dalam 1 Ruangan dan dalam 1 Malam.
Sang Mi sangat benci untuk melakukan Hal ini jikalau bukan karena ibunya dia tidak akan melakukan hal yang menjijikkan ini. Hal ini terpaksa dia lakukan demi ibunya. karena sudah tidak ada pilihan lain untuknya. Pada Jam 1 malam, Lee Soo Man kembali menemui Gadis itu, Hampir seluruh kamar dia cari tapi tidak menemukan 1 batang hidung apa pun. “Jangan-jangan mereka…” Lee Soo Man langsung ke kamar Kyuhyun, karena Cuma kamar itu satu-satunya yang belum dia periksa. Baru saja dia membuka kamar,d ia menemukan Super Junior tidur disana semua. Sebagian ada yang tidur di Kasur, Lantai dan Sofa. Dan mereka tidak memakai baju, hanya celana panjang saja, Sedangkan gadis itu di kasur sambil di tutup selimut. “ Ya ! apa yang kalian Lakukan ?” Teriakan Lee Soo Man membangunkan para namja-namja tampan itu.
“Ajusshi, ini masih jam 1 pagi.” Keluh Ryeowook.
“Kalian ini ya benar-benar keterlaluan. Kenapa kalian semaunya berada dalam 1 kamar. Jangan bilang kalian lakukan itu secara bersamaan ?”
“Ne.” Ujar Henry tanpa dosa.
“Dasar babo, aku kan sudah bilang 1 orang 1 malam. Sekarang kalian bangunkan gadis itu.” perintah lee Soo Man.
“Nona bangun.” Ucap Shindong.
Tidak ada Jawaban.
“Sang Mi bangun.” ( Leeteuk) Masih tidak ada Jawaban. Lee Soo Man segera memeriksa denyut nadi gadis itu. Wajahnya menunjukkan wajjah terkejut. Dia sudah yakin saat dia melihat Super Junior tidur dalam 1 kamar, gadis itu pasti akan meninggal dan memang benar sekarang gadis itu kini sudah meninggal. “Gimana ?” Tanya Yesung.
“Dia meninggal.”
“M..Mwo !? bagaimana bisa ?”Tanya mereka.
“Aku kan sudah memperingatkan jangan lakukan itu secara bersamaan, dan lihat apa yang sudah kalian lakukan. Aku tidak mau tahu kalian urus dia dan ingat jangan sampai media massa tahu mengenai hal ini.” Lee Soo Man meninggalkan mereka bersama gadis itu. “Apa yang harus kita lakukan ?” ( Donghae )
“Mau tidak mau kita harus menguburnya di halama belakang tapi jangan sampai ketahuan orang.” Usul Siwon.
“ Jangan di Halaman belakang, jika nanti ada yang tahu bagaimana, kita juga repot nantinya.” Timpal Eunhyuk.
“Kita buang saja dia Ke Jurang.” Ryeowook pun memberikan usul. semuanya setuju atas usul Ryeowook. Mereka memakai sarung tangan agar tidak ada sidik tangan yang menempel pada gadis itu. Mereka membungkusnya dengan selimut Kyuhyun, sedangkan baju gadis tersebut mereka bakar. “Ayo buruan sepi nih.” Ujar Shindong yang memastikan bahwa keadaan di sekitar sudah sepi. Donghae dan Yesung segera memasukkan mayat itu ke Bagasi Mobil. Sementara itu di sisi lain, Keadaan ibu Sang Mi semakin memburuk. Sebuah garis lurus terlihat jelas di sebuah monitor, Para dokter dan suster berusaha terus menyelamatkan ibu itu, namun na’as dia sudah meninggal dunia. “Zhou Mi lempar dia.” Perintah Heechul.
“Maafkan aku.” Ujar Zhou Mi lalu melempar mayat itu ke dalam jurang. Mereka langsung pergi dari jurang itu. Dari Kejauhan ada seseorang yang melihat kejadian itu secara langsung. Dia sangat marah, dan dia mengepalkan kedua tangannya. Dia berlari menuruni jurang yang curam itu. Dia memegang tangan dan wajah gadis itu. “Aku akan membalaskan dendam mu pada mereka, Sang Mi. Nyawa harus dibayar dengan Nyawa.” Pria itu langusng pergi, di saat dia pergi tiba-tiba saja Sang Mi membuka matanya.
Di dalam Dorm, Super Junior tidak bisa tidur, mereka terus terinat akan kejadian itu. “Sungmin aku tidur di kamar mu saja ya, aku sangat takut.” Keluh Kyuhyun. Sungmin mengiyakan saja, dia juga senang karena bisa 1 kamar dengan Couplenya itu. Lalu keesokkan harinya, Super Junior berada di Sebuah acara. Di saat tengah-tengah acara MC akan memberikan sebuah berita dan Super Junior harus memberikan tanggapan mereka menegani Hal itu. Mereka pun melihat ke sebuah layar besar untuk mengetahui berita apa yang akan mereka lihat.
“Permisa kita kini berada di sebuah jurang, telah ditemukan sesosok mayat perempuan yang hanya tertutup oleh selimut saja. Diperkirakaan mayat itu meninggal setelah diperkosa.”
Super Junior yang tadinya sedang minum segelas kopi langsung tesendak begitu mendengar berita itu. Mereka tidak menyangka berita itu segera tersebar di media massa. Mereka mulai keringat dingin, mereka takut tidak akan lama lagi media massa tahu bahwa mereka mempunyai hubungan dengan mayat gadis itu. “Ok, bagaimana tanggapan kalian mengenai berita tadi ?” Tanya MC itu. Super Junior terdiam sejenak , Mereka tidak tahu harus berkata apa mengenai berita itu karena sejujurnya merekalah pelakunya.
“Berita itu sangat tragis ya, seorang gadis dibuang begitu saja di sebuah Jurang. apalagi dia meninggal setelah diperkosa. Sungguh malang sekali, Kami turut berduka cita.” Ujar Eunhyuk. Mau tidak mau mereka harus berbohong, mereka juga tidak ingin semua orang mengetahui hal itu. Hari demi Hari terus berlalu, Rasa penyesalan dan ketakutan mereka tak kunjung menghilang. Dan kini sudah 2 minggu gadis itu meninggal, Mereka mulai merasakan hal-hal mistis di sekitar mereka. Suatu malam di Dorm, Leeteuk ingin mandi tapi setelah dia selesai mandi dia melihat ada tulisan di dinding kamarnya yang berisi,
“KAU BUKANLAH ANGEL, BAHKAN KAU TIDAK PANTAS UNTUK DISEBUT SEBAGAI ANGEL. KARENA KAU SUDAH MEMBUNUH SEORANG GADIS DAN MEMBUANGNYA KE DALAM JURANG. KALIAN SANGAT PINTAR MENUTUPI SEMUA INI, TAPI INGAT AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN SATU PERSATU. NYAWA HARUS DIBAYAR DENGAN NYAWA. !!”
Leeteuk ketakutan dia berteriak dari arah kamar, Semua Member Super Junior masuk ke dalam kamarnya. “Wae Hyung ?” Tanya Henry. Leeteuk menunjukk tulisan yang ada di kamarnya, Semua orang terkejut melihat tulisan yang ada di kamar Teuk. “Siapa orang iseng yang menulis ini di kamar mu Hyung ?” Tanya Siwon.
“Aku tidak tahu, baru saja aku selesai mandi tulisan itu sudah ada.” Kejadian itu membuat Mereka semakin merasa terancam, mereka takut jika kata-kata itu akan benar terjadi pada mereka semua. Yesung menyarankan agar tulisan ini segera di tutup supaya tidak ada yang tahu mengenai Hal ini. Leeteuk langsung menutupnya dengan cat warna putih dan tulisan itu pun hilang. Tik..Tok…Tik..Tok.. Jam sudah menunjukkan pukul 2 tengah malam, Cuaca di luar begitu dingin.
Angin bertiup sangat kencang sekali disertai dengan hujan lebat dan petir. Sesosok wanita berambut ular pun datang secara tiba-tiba di kamar Leeteuk. Wanita yang mempunyai sosok seperti itu biasanya di sebut dengan Medusa alias wanita berkepala ular. “Kau orang pertama yang akan aku bunuh.” Ujar Sang Mi yang kini menjadi hantu itu. dia menaruh ular di kepalanya itu di kasur, dan membiarkan ular itu yang membunuh Leeteuk. Tidak butuh waktu lama, Ular itu mengigit Kaki Leeteuk,. Leeteuk merasa kesakitan pada kakinya, “Arghh..” Mendengar teriakan Leeteuk itu Zhou Mi dan yang lainnya segera ke kamarnya. Mereka menemukan Leeteuk yang sudah kaku tak berdaya di lantai. “Hyung… Hyung bangun…” Eunhyuk mencoba untuk memanggil Hyungnya namun tidak ada jawaban.
“Ada apa ini ?” Lee Soo Man pun datang, dan melihat Teuk seperti orang yang sudah tidak bernyawa. Lee Soo Man segera memeriksa dan memang benar Leeteuk sudah tidak bernyawa lagi. “Bagaimana bisa dia tidak bernyawa lagi, baru saja kita berkumpul tadi di ruang tamu.” Kyuhyun tidak percaya akan ucapan Lee Soo Man manajernya, dia terus membangunkan Leeteuk.
“Hyung, kau sedang tidak bercanda kan.. Hyung bangun..” Teriakan Kyuhyun sia-sia saja.
“percuma saja, dia meninggal karena gigit ular.” Ujar Shindong. Mereka sangat sedih sekali atas meninggalnya Leader mereka itu. Mereka sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi. Berita mengenai Leeteuk meninggal sudah tersebar dimana mana, semua orang sedih akan itu. 1 Minggu setelah Leeteuk Meninggal kini Heechul yang mulai mengalami hal-hal mistis itu. Suatu hari dia dan Hangeng pun bertemu di sebuah CafĂ©.
“Kenapa kau menyuruhku untuk datang kesini ?” Tanya Hangeng.
“Kau tahu akhir-akhir ini kami dilanda berita yang sangat tidak enak sekali, Teuk hyung meninggal minggu lalu, dan semakin hari kami semakin mengalami hal-hal mistis.”
“Kenapa kau bisa berkata seperti itu ?”
“Kau tentu tahu, aku sudah memberitahumu lama sekali. Semenjak Mayat itu dibuang ke Jurang kami sering sekali mengalami hal-hal aneh. mulai dari tulisan di dinding, Teuk Hyung meninggal gara-gara ular dan Kini aku juga sepertinya mengalami hal-hal itu. “
“Bukannya aku menakut-nakuti mu, tapi menurut kepercayaan Di Negara ku, China. jika ada yang mengalami hal-hal yang kau sebutkan tadi itu pertanda arwah yang meninggal itu balas dendam padamu.”Ucapan Hangeng begitu meyakinkan sehingga membuat Heechul begitu ketakutan.
Tapi di sisi lain Hangeng terlihat sangat senang sekali karena dia sudah membuat Heechul begitu ketakutan, “Sebentar ya, aku ingin ke toilet.” Ucapnya lalu pergi. Hangeng pergi ke Kamar mandi belakang, dia memanggil seorang Pelayan. “Biar aku saja yang membawakan minuman ini.”Pelayan itu pun memberikan minuman nya dan pergi dari hadapan Hangeng. Hangeng mengambil sesuatu lalu memasukannya ke dalam Gelas minuman yang dipegangnya. “ Maaf menunggu lama ini dia minumanmu.” Hangeng memberikan minumanya itu.
“Kenapa kau yang langsung memberikan itu padaku ?” Tanyanya.
“Itu secara khusus aku berikan padamu, kau tidak suka jika aku yang memberikan itu padamu langsung.”
“Ani.. aku hanya kaget saja melihat tingkah mu yang seperti ini.”
“Kalau begitu kau minumlah.” Hangeng terus melihat Heechul meminum minuman itu, dia semakin tersenyum puas karena Heechul sudah meminum setegahnya. lalu dia minta Ijin pulang terlebih dahulu kepada Heechul karena dia ada urusan. Hangeng tidaklah pulang melainkan dia berdiri jauh dari meja Heechul untuk memastikan bahwa Heechul sudah keracunan.
Heechul terbangun dan dia mulai merasakan pusing. perlahan lahan dia sudah tidak dapat mengendalikan dirinya lalu jatuh pingsan. Orang-orang yang berada di Kafe itu segera membawanya ke Rumah Sakit. Dari Kejauhan Hangeng tersenyum puas atas hasil usahanya itu. “2 Orang sudah mati, dan sekarang aku akan mengurus sisanya.” Dia pun pergi dari Kafe itu.
Berita mengenai Heechul pun sudah tersebar begitu cepat, para member Super Junior segera menuju Rumah Sakit untuk menjenguknya, Tapi terlambat Racun itu sudah masuk ke dalam Jantungnya. Heechul pun meninggal di saat itu juga. Semuanya menangis atas kejadian itu sementara di sisi lain Hangeng yang melihat dari depan pintu hanya tersenyum bahagia saja, Lalu arwah yang melayang di depan kaca ikut senang atas kematian Salah satu personil Super Junior. Kian Lama Personil Super junior semakin sedikit saja, semakin banyak yang ikut meninggal beberapa hari setelah Heechul keracunan. Kini terror itu semakin menjadi jadi saja. Tidak hanya oleh Arwah gadis itu tetapi oleh Hangeng juga. Ryeowook meninggal karena kecelakaan mobil, Kyuhyun karena mobilnya masuk jurang.
Sungmin yang ikut meninggal karena mobilnya meledak, Shindong karena overdosis dan Siwon berserta Henry dicekik mati oleh Arwah gadis itu. Donghae yang stress karena teman-temannya itu kini dirawat di Rumah Sakit dia juga ikut meninggal karena Hangeng melepas selang oksigennya. Sekarang Personilnya itu tinggal Zhou Mi, Yesung dan Eunhyuk Saja. Suatu hari Di Dorm mereka pun berkumpul. “apa yang harus kita lakukan semuanya meninggal yang tersisa tinggal kita bertiga saja, dan lee Soo Man.” Ujar Zhou Mi.
“Media masaa sudah mulai curiga apakah kematian rekan-rekan kita itu ada hubungannya dengan Sang Mi.” (Henry)
Angin berhebus kencang sekali, Disertai petir yang menggelegar. Mereka bertiga dapat merasakan suatu aura yang sangat menakutkan. Sang Mi muncul di hadapan mereka, Zhou Mi dan Henry berubah menjadi batu karena mereka melihat wanita berkepala Ular, Menurut legenda jika ada yang melihat Manusia berkepala Ular maka mereka otomatis akan menjadi batu untuk selamanya dan kini hanya tertinggal Eunhyuk seorang. Ketika Eunhyuk berniat untuk ke luar pintu dia bertemu dengan Lee Soo Man yang dikejar kejar oleh seorang pembunuh misterius. Mereka berdua terjebak di dalam kamar Eunhyuk. “Siapa kau sebenarnya ?”
Hangeng melepaskan topengnya, “Ini aku kau masih ingat kan ?” Ucapnya sambil tersenyum lebar. Eunhyuk dan Lee Soo Man sangat kaget kenapa Hangeng menjadi pembunuh misterius itu. “Jadi kau yang sudah membunuh semua teman-temanmu bahkan Heechul ?” Tanya Lee Soo Man.
“Ya, aku yang membunuh kalian satu persatu tapi tidak hanya aku saja. Kalian tahu kan Sang Mi gadis yang kalian buat meninggal itu, dia juga berperan besar dari semua kematian teman-temanmu itu, dan kini hanya tinggal kalian berdua saja yang harus kami habisi.”
“Wae ? kenapa kau ingin sekali membunuh kami semua dan apa hubungannmu dengan Sang Mi ?” (Eunhyuk)
“Aku ini adalah kekasihnya kau tahu, di saat aku ingin ke Dorm aku melihat kalian membawa sesuatu yang mencurigakan makanya aku mengikuti kalian dan apa yang terjadi kalian membuang mayat kekasih itu ke dalam Jurang. Dan kalian sudah menodai gadisku. Aku tidak terima akan itu, makanya aku bersumpah akan membunuh kalian semua termasuk Lee Soo Man yang sudah menjadi dalangnya.”
“Hangeng kau tahu kan kita ini sudah kenal sejak lama, jadi tolong ya jangan membunuh kami berdua.” Pinta Lee Soo Man.
“Tidak, aku tidak akan membiarkan kalian berdua itu bebas.” Ucap Hangeng. Dan tidak berapa Lama Sang Mi hadir diantara mereka tapi tidak dalam bentuk Medusa/ Wanita berkepala Ular. “Sang Mi.” Ucapnya lagi.
“Mari kita bunuh mereka berdua secara bersama sama.” Ucap Sang Mi. Hangeng sangat senang mendengar ucapan gadisnya itu. Eunhyuk dan Lee Soo Man kabur dari hadapan mereka berdua, Hangeng mengejar Lee Soo Man sedangkan Eunhyuk dikejar oleh Sang Mi. Lee Soo Man terus berlari untuk menghindari Hangeng, secara tidak sadar dia terpojok di Kamar Siwon. “Mau lari kemana, ajusshi ?”
“Hangeng, mianhe… AKu tahu aku memang salah. Tapi aku mohon, kita bisa berbicara baik-baik kan. Tolong jauhkan pisau itu dari hadapanku.” Pintanya.
Hangeng tersenyum sadis, “Aku memaafkan mu, Tidak akan pernah. Kau sudah merusak kekasihku dan kau malah melemparkan tanggung jawabmu itu kepada yang lainnya. Gara-gara ulahmu mau tidak mau mereka juga harus meninggal. Dan sepertinya Pisau ini ingin menempel serta menusuk kulit ajusshi yang halus itu.” Hangeng berbicara dengan nada datar, agak berbisik. ia menyeramkan, sorot matanya itu bagai monster, seringai jahatnya menghiasi wajahnya. dia menempelkan ujung pisau itu di bibir Lee Soo Man. “Aku akan membiarkan Pisau ini bermain-main di Kulitmu.” Hangeng mendekat dan tiba-tiba Lee Soo Man rasakan pipinya perih. Refleks dia menyentuh pipinya, dan merasakan cairan hangat tersentuh jemarinya. Diihat tangannya berawrna merah. Darah.
“Brengsek. Kau Hangeng.” Ucapnya.
"Itu baru permulaan, Ajusshi Akan kuobrak-obrak wajahmu itu, Haha." tawa Hangeng bagai orang kesetanan. Dia mencengkeram lengan Lee Soo Man, kuku-kuku panjangnya yang terawat menghunjam kulit Lee Soo Man, semakin Lee Soo Man meringis menahan sakit kukunya, makin Hangeng benamkan ke kulit Ajusshi itu.
Lee Soo Man tidak bisa berbuat apa-apa kini kedua tangan dan Kakinya diikat oleh Hangeng. Tak butuh waktu Lama Eunhyuk juga berada di ruangan yang sama. Dia melihat Hangeng tengah menyiksa Lee Soo Man. Dia ingin menolong nya tapi tertahan oleh Sang Mi yang tiba-tiba saja berada di depannya. “Kau disini saja dan lihat apa yang Hangeng perbuat pada manajermu itu.” Ucapnya. Eunhyuk terpojok di sisi lain dia ingin menyelamatkan lee Soo Man tapi di sisi lain dia juga terpojok oleh berbagai macam ular yang dikeluarkan oleh Sang Mi.
“Eunhyuk, Kau lihat ini.” Tajamnya pisau Hangeng Menekan urat nadi Lee Soo Man. Sekali gores saja maka darahnya akan keluar. Lee Soo Man terisak kesakitan, isakan itu bagaikan suara merdu di telinga Hangeng. Hangeng mendorong Lee Soo Man hingga terjatuh ke Lantai. Ditendangnya Perut Ajusshi yang pernah menjadi manajernya itu hingga dia memuntahkan darah.
“Hangeng, jangan.. Kau ingat pertama kali kau Bergabung Ke Super Junior. Kita sangat senang karena kita mendapat teman sepertimu. Aku seperti kakak untuk kami semua dan Hyung Heechul, kalian berdua itu seperti sepasang kekasih. Kalian sangat akrab, apakah kau ingin semua itu lenyap hanya karena ingin menuruti hawa iblis mu itu.” Eunhyuk hanya bisa menangis dan terus meminta agar Hangeng melepaskan mereka berdua.
Hangeng berbalik dan menghampiri Eunhyuk, Hangeng menempelkan Pisau itu di muka Eunhyuk. “Eunhyuk sayang, Kau tidak tahu bagaimana rasanya melihat seseorang yang kita cintai itu meninggal. Kau tidak pernah akan tahu perasaan ku, Hatiku Hancur. Hancur karena aku dikeluarkan dari Super Junior dan kini kalian memperkosa kekasihku, Kalian membuangnya ke dalam Jurang dan seakan-akan kalian tidak tahu apa-apa mengenai Hal itu. Kalian Yang iblis bukan aku !!”
“Argghhh..” raungannya memilukan, tapi bagi Hangeng dan Sang Mi itu suara terindah yang pernah mereka dengar…suara kekalahan dan keputusasaan. Hangeng menorehkan luka memanjang di pipin Eunhyuk, darah menetesi pipi hingga ke bajunya yang sudah berantakan dan penuh noda.
Hangeng memukul kepalanya beberapa kali dengan gagang pisaunya,
sehingga membuat luka yang cukup parah di kepalanya itu. Hangeng berbalik untuk melihat keadaan Lee Soo Man.
“Brengsek kau, Kau tidak ingat aku sudah berjasa atas kepopuleranmu selama ini.” Hangeng tak mengindahkan teriakannya. Hangeng melihat matanya menyorot tak percaya kepada sosok tubuh yang lemas dan berdarah-darah di depannya. Dia berbalik lagi ke Eunhyuk, Dia membuka Baju Eunhyuk dan melemparkannya ke sembarang Tempat.
Mulut Eunhyuk ditutup dengan sebuah kain.
Dia memutari tubuh Eunhyuk sambil menyentuhkan ujung pisaunya ke tubuh Eunhyuk.
Eunhyuk berteriak, namun suaranya teredam kain yang berada di mulutnya. Disayat lengannya, lalu pipinya, dan Hangeng melukai dadanya dengan pisau itu, Eunhyuk menjerit , bagai mangsa yang gak berdaya di bawah cengkraman harimau. Hangeng menikmati tiap prosesnya, bagaimana bunyi yang ditimbulkan ketika pisau merobek kulit, bagaimana darah mengisi luka itu dan mengalir keluar, betapa indah pantulan warna darah di bawah sinar Bulan purnama yang indah tidak lupa disertai suara petir dan hujan deras.
Ku Lihat Sang Mi tengah Sibuk dengan ular-ular yang sangat banyak melingkar di tubuh Lee Soo Man. Tiba-tiba sebuah Ular Anaconda berada di depan kami semua, Hangeng menyuruh Eunhyuk untuk menyaksikan detik-detik meninggalnya Lee Soo Man karena Anaconda itu akan menelannya hidup-hidup. Lee Soo Man memekik dan Eunhyuk memohon pada Hangeng untuk menghentikan semuanya, bahkan dia mulai berderai air mata. Bagi Hangeng ini sangat manis sekali, Tapi sayangnya ular itu sudah menelan Lee Soo Man hidup-hidup. Ular itu pun pergi dari Dorm dan menghilang. “Satu sudah meninggal dan kini hanya tinggal kau seorang Eunhyuk.” Ujar Hangeng.
“DASAR BRENGSEK KAMU Hangeng…IBLIS!! AKU SUMPAHIN KAMU MEMBUSUK DI NERAKA!!”,Eunhyuk terus-terusan memaki Hangeng. Ada rasa penyesalan di diri Eunhyuk, dia menyesal karena dulu Hangeng dan dirinya sangat begitu dekat. “Kau mau menghabisinya untuk terakhir kalinya Chagi ?” Tanya Hangeng.
Sang Mi mengiyakan, Hangeng pun membiarkan kekasihnya itu bersama dengan Eunhyuk. Sang Mi berubah kembali menjadi Medusa/ wanita berkepala Ular.
Dia mengangkat kepala Eunhyuk. “Bagaimana rasanya ? enak kan melihat orang-orang yang kau cintai mati di depan muka mu sendiri.” Eunhyuk terus memaki-maki Sang Mi tapi matanya masih dalam keadaan tertutup.
“Ayolah lihat muka ku, aku sangat cantik kan.” Sang Mi terus menggoda Eunhyuk agar Eunhyuk membuka matanya dan segera menjadi Batu. Tapi Eunhyuk masih berdiam diri dia masih tidak membuka matanya itu. Sang Mi membawa patung Zhou Mi dan Henry yang kini sudah menjadi batu. “Kau lihat ini, teman mu Zhou Mi dan Henry yang kini berubah menjadi Batu.”
“Kau mau apakan mereka berdua ?”
“Aku.. Aku akan menghancurkan kedua batu ini.” Eunhyuk membuka matanya dan melihat kedua patung batu di depannya.
“Jika kau tidak mau melihat ke arah Wajahku maka akan aku hancurkan mereka.” Eunhyuk kembali menutup matanya dan masih bersih keras untuk tidak melihat ke Arah Sang Mi.
“Baiklah jika itu mau mu.” Ujar Sang Mi. Dia benar-benar menghancurkan kedua batu itu. Zhou Mi dan Henry yang awalnya terlihat sangat jelas kini menjadi butiran-butiran batu yang sudah tidak berguna lagi.
“Tidak !!!!!!!!!” Eunhyuk terus berteriak, Sang Mi menghampirinya tapi tidak dalam bentuk Medusa melainkan menjadi hantu biasa. Sang Mi menempelkan kuku panjang dan tajam itu ke leher Eunhyuk. Eunhyuk kesakitan, tidak butuh waktu lama Sang Mi terus mencekiknya hingga mati tak bernyawa.
Eunhyuk pun meninggal di tangan Sang Mi, Sang Mi sangat senang
sekali karena dia berhasil membalaskan dendamnya itu. Dia pun pergi dari Dorm Super Junior. Kini sudah tidak ada lagi Super Junior, Semuanya sudah meninggal akibat ulah Sang Mi dan Hangeng. Berita mengenai Super Junior meninggal membuat semua fans mereka sedih sekali, Dorm Yang dipakai Super Junior juga kini menjadi tempat yang angker sekali. Di saat malam-malam tertentu sering ada penampakan-penampakan para anggota Super Junior yang meninggal. ada suara Tawa mereka pada malam hari, ada suara teriakan yang sangat mengiris hati serta beberapa kejadian mistis yang lainnya.
Tidak ada yang mau mendekat ke arah Dorm itu karena mereka takut akan berbagai macam Hantu disana.
Gyurr !! Sebuah guyuran tepat mengenai wajah member Super Junior. (Author: Yee, kena deh hehe.. author berhasil mengerjai kalian semua ^^) Super Junior pun terbangun dan mereka sangat kaget melihat diri mereka satu sama Lain. “Ya ! kalian tertidur lagi, ini sudah jam 12 Siang.” Sang Manajer mereka Lee Soo Man pun marah-marah pada Super Junior.
“Jadi Cuma mimpi ?” Tanya mereka semua secara bergantian. mereka terus memegang wajah dan diri mereka masing-masing.
“Iyalah, kalian itu mimpi apaan sih HAH ? dari tadi ajusshi bangunin tidak bangun-bangun.” (Lee Soo Man)
“Astaga Cuma mimpi saja tapi kenapa begitu menakutkan.” Ucap Eunhyuk.
“Oh iya aku ingin memperkenalkan seseorang pada kalian. Silakan masuk.” Lee Soo Man mempersilahkan seorang yeoja masuk ke dalam Dorm Super Junior.
“Annyeonghasaeyo, Sang Mi imnida.” Gadis itu mulai memperkenalkan dirinya.
“Sang Mi.” Super Junior saling menatap satu sama lain. “Tidak !!!!!” Mereka pun keluar dari Dorm. Mereka Takut kejadian di dalam Mimpi itu akan terulang kembali. Lee Soo Man dan Sang Mi terheran-heran melihat ulah anak didiknya itu, Dia ingin mengenalkan Sang Mi sebagai Pembantu Super Junior tetapi kenapa Super Junior yang kabur begitu saja.
~THE END~