Welcome to My World

Welcome to My World

Selasa, 15 Februari 2011

Rumah Sakit Berdarah (1)

Pemain :
 Fahrenheit
Seorg gadis

Genre : Horror + Fantasy

 “Aku akan membunuh mu, karena ulah mu kini aku mati dgn tidak tenang… Aku berjanji aku akan terus menghantui mu sampai kau juga ikut mati bersama ku…”

Kata kata itu terus terdengar di sebuah lorong di rumah sakit di Taiwan. Rumah sakit Wu Zhen Qian adl rumah sakit yg terlengkap dan terbesar  di Taiwan, tapi 1 hal yg membuat org utk berpikir2 lagi akan dirawat disini, Krn kata2 tadi terus terdengar di suatu lorong di rumah sakit itu. Banyak pasien atau bahkan para pengurus rumah sakit itu yg sudah mendengarnya, mungkin utk para pasien baru mereka bisa sgt ketakutan tapi utk yg pasien lama mereka sudah terbiasa. Salah satu keanehan rumah sakit itu adl tdk pernah sekali pun ada penampakan, tapi sering terdengar suara perempuan yg selalu mengucapkan kata2 itu.  Biarpun begitu tetap saja banyak sekali calon dokter khususnya para wanita memang sgt takut mendengar rumor itu, tetapi satu sisi mereka ingin sekali dekat dgn 4 dokter yg dikenal sgt tampan.

Mereka itu adl yg pertama Dokter Wu chun, Dia adl dokter bedah. Dia dokter yg sgt tampan dan penuh dgn charisma. Banyak pasien perempuan atau pun para suster yg sgt ingin menjadi pacarnya namun tdk ada satupun yg dia terima. Yg kedua adl dokter Wang Dong Chen, Dia adl dokter yg sering sekali melakukan operasi apa pun itu. Dokter da dong biasanya dipanggil, dia sgt keren tapi penuh dgn rahasia. Lalu Dokter Yan Ya Lun,Dia adl dokter kandungan dan sikapnya dingin kepada org yg tdk dia kenal tapi sgt hangat kepada pasiennya. Ya dia memang sgt suka dgn anak bayi, kadang2 dia jg sering melihat kamar bayi. Anehnya dia  tdk ingin cepat2 menikah krn dia masih blm siap dan masih blm menemukan pasangan yg cocok.  Dan yg terakhir Dokter Chen Yi Ru, Yiru dia adl dokter penyakit dalam. Yiru  dikenal paling hangat diantara 3 dokter yg lainnya.

Para dokter2 itu memang sudah mengetahui hal itu setalah seminggu gadis itu meninggal, Yang paling ketakutan mendengarnya adl yalun. Dia sebenarnya sgt takut tapi di depannya saja dia terlihat tdk takut. Pagi2 suasana rumah sakit itu tampak ramai, apalagi banyak pasien yg terus datang ke ruangan 4 dokter tampan itu. Para pasien memang ingin dekat dgn para dokter itu tetap saja 4 dokter itu selalu dingin kepada mereka semua. Tak terasa hari pun menjelang malam, para dokter pun pulang kecuali dokter yalun dia masih ada sedikit pekerjaan yg harus diurus. Tik… Tok… Tik… Tok… jam dinding sudah mulai menunjukan hampir pukul  11 malam. Suasana di rumah sakit sgt sepi yg ada hanya beberapa OB dan satpam yg tinggal disana. OB dan satpam itu sudah terbiasa dgn suara itu maka tidaklah mengherankan mereka tdk takut akan suara itu.

10 Menit kemudian, yalun pun telah menyelesaikan pekerjaannya. Dia pun menyusuri lorong2 yg dikabarkan memiliki asal suara2 itu. dan memang benar baru beberapa langkah saja dia menyusuri lorong2 itu suara2 itu mulai terdengar. “ Aku akan membunuh mu, karena ulah mu kini aku mati dgn tidak tenang… Aku berjanji aku akan terus menghantui mu sampai kau juga ikut mati bersama ku…”Yalun sangat ketakutan mendengar suara itu, makin lama dia semakin mempercepat langkah kakinya.  Untuk kedua kalinya tapi gadis itu mulai mengucapkan kata2 lain untuk pertama kalinya, “Tolong aku… tolong…tolong temukan dia, tolong bunuh dia…” Kata2 itu mulai menghilang dlm sekejap, yalun pun berlari krn dia tdk mau mendengar suara itu lagi.

Satpam yg melihat yalun berlari dgn sangat cepat jg kebingungan sebenarnya apa yg terjadi pada yalun.  Satpam itu pun mulai bertanya kepada yalun,

         “Pak dokter, apa yg terjadi kepada anda… kenapa anda terburu2 apakah telah terjadi sesuatu ??”

“Owh, tdk ada apa2, saya permisi dulu….”

       “Baik pak dokter…”

Bug !! Dihempaskan badan yalun ke tempat tidurnya, dia menaruh tasnya ke meja dan mulai melepaskan baju dokternya itu.  Di tatapnya ke arah jam yg sudah menunjukan hampir jam 12 tengah malam, Biarpun matanya sudah mulai menutup tetapi pikirannya terus terbayang akan kejadian itu di rumah sakit, dan telinganya terus terngiang kata2 gadis itu di sepanjang lorong.  Aku akan membunuh mu, karena ulah mu kini aku mati dgn tidak tenang… Aku berjanji aku akan terus menghantui mu sampe kau juga ikut mati bersama ku… Tolong aku… tolong…tolong temukan dia, tolong bunuh dia…” kata2 itu benar2 membuat kacau pikiran yalun. dia mulai mengacak ngacak rambutnya dan menutup kepalanya dgn bantal, berharap tidak akan mendengar ucapan itu lagi.


SUPER HOT~~
duo xie mei ke ren duo zai shan feng dian huo;!

WAY TO HOT~~
ye xu neng shao dao zui leng jing de yin he

Itulah nada dering dari handphone milik yalun, yalun pun terbangun dari tidurnya. Dia pun melihat handphone nya dan tertera nama  Wang Dong Chen.

          “ Haloo, kenapa ??”

            “ Hei lo itu kemana sih, bukannya pergi ke rumah sakit ada banyak pasien nih…”

 “ Gw masih ada di rumah lagian ini kan masih pagi, baru jam 6…”

      “ Jam 6 ?? wah lun lo sarap ya ini sudah jam 10 pagi…”

             “ HAH ??” Ucap yalun sambil melihat jam nya yg sudah tdk bergerak lagi lalu dia melihat jam di handphone nya.

          “Buruan datang atau ga lo gw seret kesini…”

“Iya…”

Tanpa memperdulikan jam nya yg sudah rusak. Yalun langsung pergi ke rumah sakit sehabis dia mandi dan tanpa sarapan, Dia naik ke mobil Honda Jazz miliknya dgn kecepatan 70 Km/ Jam. Begitu dia tiba di depan rumah sakit tiba2 otaknya teringat lagi akan kejadian tadi malam, kakinya begitu gemetar seakan akan sgt tdk sanggup utk masuk ke dalam rumah sakit. Tetapi kedatangan wu chun sudah membuyarkan itu semua,

        “ Lo itu knp hanya berdiri saja di depan rumah sakit ayo masuk…”

Wu chun menarik  yalun utk ke rumah sakit, mata yalun hanya tertuju pd semua pasiennya. Semenjak kejadian malam itu dia seperti mayat hidup, Memang dia sudah melakukan pekerjaannya namun di sela2 waktunya dia masih bisa utk berpikir , 3 sahabatnya itu tdk mengerti sebenarnya apa yg sudah terjadi pada yalun. Dan malam pun tiba, sekali lagi yalun masih ada pekerjaan yg harus dia kerjakan namun kini dia ditemani oleh yiru. Dia sebenarnya sgt ketakutan jika kejadian itu terulang lagi namun di depan yiru dia mulai mencari alasan agar yiru mau menemaninya dan akhirnya yiru pun mau menemani yalun.

2 Jam pun  berlalu, mereka kembali menyusuri lorong2 itu tetapi apa yg semula dipikirkan yalun itu tdk terjadi. Selama mereka menyusuri lorong itu sudah tdk ada suara gadis itu lagi, saat di mobil ruru. Yalun tampak sgt heran, dia berpikir kenapa suara gadis itu tdk terdengar lagi, yg biasanya selalu terdengar setiap malam tetapi utk malam ini tdk terjadi apa pun.  Sesampainya di rumah yalun, yalun langsung pergi tidur setelah dia makan malam dan mandi. Di dalam mimpinya cwe itu kembali tdk menampakan diri tetapi berbicara hal yg selalu sama ke yalun.  “Tolong aku… tolong…tolong temukan dia, tolong bunuh dia…” Yalun berputar kesana kemari, utk mencari asal suara itu akhirnya yalun pun berteriak,

“ siapa kamu dan kenapa kamu  selalu mengganguku ??”

“ Tolong….tolong saya… tolong bunuh dia…” Ucap gadis itu lalu pergi menghilang.

Yalun langsung terbangun dari tidurnya. DIa benar2 seperti di terror, Dia sudah tdk tahan lagi. Yalun berniat utk menceritakan kejadian itu ke teman2nya. Keesokan paginya di rumah sakit kebetulan teman2nya tdk terlalu sibuk mereka semua pun berkumpul di ruangan da dong. Yalun pun menceritakan semua kejadian itu, teman2 mereka sgt kaget mendengar hal itu.


“Jadi kemarin lo minta gw temenin gara2 lo takut ??”

“ I… iya…”

“ Dasar lo.. tapi kemarin malam ga kejadian apa2 kok aneh bgt ya…”

“Iya, kita bukannya ud tahu soal itu…. gimana ntar malam kita coba cari tahu yuk mau ga ??” Ajak chun.

“Gila lo ya, gw ga ikut2an…” (yalun)

“Lo mau dihantui terus2an…” ( Ruru)

“Ya ga sih tapi…”

“Ga ada tapi2an ayo lo harus ikut…” (Dd)

“Ok gw ikut…”

“Nah gitu donk..” (Ruru)

 Lalu pada malam harinya tepat pukul 12 tengah malam 4 dokter itu bersama satpam dan para OB mencoba utk mencari asal usul dari suara itu. Dan lagi2 suara itu mulai terdengar lagi, sepanjang jalan yalun benar2 ketakutan setengah mati, dia terus2an menarik baju teman2nya. Semakin masuk ke dalam rumah sakit suara gadis itu terdengar semakin keras saja. Tangan dan kaki yalun semakin gemetaran saja, tibalah mereka di sebuah ruangan yg diatasnya bertuliskan kamar mayat. Seketika itu jg suara itu menghilang, Mereka semuanya berniat utk masuk. Tapi yalun tdk mau, ketika mereka semua masuk kecuali yalun, tak berapa lama yalun pun ikutan masuk krn dia merasa merinding akan keadaan di luar. di kamar mayat mereka semua tdk menemukan apa pun,  lalu chun melihat ada sebuah kertas di lantai yg bertuliskan “ TOLONG BUNUH DIA, ATAU AKU YG AKAN TERUS MENGHANTUI KALIAN…”

~Bersambung~

1 komentar:

  1. benar2 berdarah backgroundnya. . . Ampe mata jie merah bacanya. Nice mei. . .

    BalasHapus