Dokter wang dong chen pun segera mengoperasi pasiennya yg terkena kanker. Setelah dia selesai operasi lagi2 pasiennya itu meninggal. Ya,sudah belakangan ini pekerjaan da dong mulai dipertanyakan karena setiap dia melakukan operasi selalu saja pasiennya itu meninggal dan tdk ada pernah yg selamat. Mungkin karena kehendak tuhan ataukah memang da dong sengaja, entahlah yg tahu Cuma da dong dan tuhan saja yg tahu. Karena gosip2 itu lah kini da dong sgt sepi utk melakukan suatu operasi krn banyak yg takut anggota keluarga mereka banyak yg meninggal.
Tak terasa hari kembali menjelang malam, Yalun hari ini beruntung krn tdk ada tugas yg membuatnya dia harus pulang malam2 Tetapi skrg girilan yiru yg ada tugas pd malam hari. Kerjaan yiru tepat selesai pada jam 11 tengah malam, sebelum dia pulang yiru ke kamar mandi sebentar. Dan di kamar mandi tiba2 ada sesosok wanita yg keluar dari sebuah wc, dia melihat ke arah yiru. Yiru melihat wajah perempuan itu sambil tersenyum kepadanya dgn kepala gadis itu dimiringkan, yiru yg berniat utk buang air kecil menjadi ngompol di celananya. dgn segera ruru langsung kabur dan segera pulang ke rumah chun.
“ngapain lo malam2 ke rumah gw…”
“Boleh gw nginap disini ya semalam aja…”
“Emgnya knp tiba2 lo jadi mau nginap di rumah gw… wahh lo ngompol ya ru…??”
“Enak aja lo ntar gw certain skrg boleh kan gw nginap di rumah lo…”
“Silakan kebetulan ada da dong dan yalun jg nginap di rumah gw…”
“Ru, knp celana lo basah begitu, ckck ga nyangka seorg ruru bisa ngompol jg…”
“Ihh bkn itu..”
Yiru pun menceritakan semua kejadian di wc rumah sakit, dan berhasil membuat yalun dan da dong ketakutan setengah mati. Anehnya chun tdk takut, dia justru berniat utk mencari tahu akan hal itu. Mendengar ucapan wu chun, 3 temannya sudah mengira chun itu sudah tidak waras krn semua kejadian yg ada sama sekali tdk membuatnya takut. Pada pukul 10 Malam, 4 dokter itu sudah mulai mengantuk, mereka berniat tidur tetapi ketika mereka mulai beranjak tidur, tiba2 pandagan mereka tertuju pada cermin di kamar terdapat sosok perempuan yg tengah berdiri menghadap mereka semua. Mereka tdk bisa bergerak sama sekali kaki mereka sudah beku, dan tatapan mereka hanya tertuju pada gadis itu.Rambutnya yang sebahu menutupi sebagian wajahnya. Dia hanya terdiam saja menundukkan kepalanya ke bawah.
“Chun, ini bukan kerjaan lo lagi kan, serius chun ini ga lucu… “(Dd)
“iya chun, lo hentikan aja semua kegilaan lo itu, kita ud ga mau main2 lagi chun…”(Yiru)
“Hei, kalian ini kalo ngomong jgn sembarangan.. sumpah deh ini bukan kerjaan gw…” (Chun)
“Kalo itu bukan kerjaan lo lalu di depan kita ini siapa ??” Ucap yalun sambil menutup matanya dan menunjuk ke arah gadis itu.
“Han… hantu…”Ucap mereka serempak lalu pergi dari kamar.
Mereka pergi ke ruang tamu yg berada di lantai bawah, para pembantu chun keheranan melihat majikannya beserta teman2nya itu lari turun ke bawah seperti org yg ketakutan. Akhirnya karena penasaran para pembantu chun pun bertanya kepadanya,
“Tuan muda, kenapa tuan muda keluar dari kamar anda ??”
“Ah, itu kami bosan di kamar jadi turun sebentar.. kalo begitu kami naik dulu ya sudah ngantuk nih…”
“Gw ga mau naik, ntar dia nonggol lagi… gw takut bgt..” (Yalun)
“Haiya, lo mau tidur disini sendirian gw sih ga mau…ayo lah mungkin ud pergi…”
“Hehe chun gw ga jadi deh nginap gw pulang dulu ya….”(Dd)
“ Iya gw jg.. mau pulang.. bye..” (Ruru)
“Wei…”
Mereka ber 3 memutuskan meninggalkan chun sendirian, karena mereka takut gadis itu akan muncul kembali. Rasa kantuk sudah menyerang wu chun, dia pun kembali ke kamarnya dan gadis itu memang sudah menghilang. Lalu keesokannya di rumah sakit tampak ramai sekali org2 dan wartawan meliput rumah sakit itu, 4 Dokter itu pun pergi melihat apa yg terjadi sehingga banyak wartawan dan masyarakat berada disana. Tapi mereka tdk bisa masuk karena saking banyaknya org2 dan polisi jg sudah mulai berdatangan.
“Ada apa ini ??” (Chun)
“dokter wu chun, ini dokter pada saat saya ke rumah sakit ini tiba2 saja di seluruh ruangan rumah sakit ini banyak berceceran darah dan banyak org meninggal dgn cara mengenaskan dimana mana…. bahkan di ruangan dokter wu chun, chen yi ru dan yan ya lun… jg ada…” Ucap salah satu suster.
“Knp Cuma ruangan dokter da dong, tdk ada kejadian seperti itu ??” (Yiru)
“Wah saya krg tahu dok…”
“Kenapa bisa terjadi hal ini semua, siapa yg membuat kekacauan di pagi ini…”(Yalun)
“Maaf dok, saya krg tahu yg pasti org meninggal itu adl org yg sudah lama berkerja di rumah sakit ini…”
4 dokter itu pun mencoba masuk utk melihat keadaan. Dan ternyata memang benar apa yg dikatakan oleh suster baru itu, banyak sekali mayat dan darah berada dimana mana. Baru saja mereka semua masuk sudah dihampiri oleh mayat yg mukanya sudah rusak, beberapa langkah ke dalam sudah ada mayat yg mutilasi potongan badannya berada dimana mana. Mereka semuanya masuk ke ruangan masing2 kecuali da dong yg memutuskan utk keluar dari rumah sakit itu karena dia tdk tahan melihat itu semua.
3 dokter itu sgt kaget melihat keadaan ruangan mereka, semua alat2 kimia mereka rusak hancur berantakan. Baju dokter mereka robek, suntikan berada dimana mana, dinding ruangan mereka penuh dgn bekas darah. Pemilik rumah sakit itu sangat kaget melihat kondisi rumah sakitnya yg seperti kapal pecah, maka tak perlu berpikir lama dia memutuskan utk menutup rumah sakit itu.
Awalnya semua dokter itu sgt menyayangkan keputusan itu tapi mau bagaimana lagi, keadaan rumah sakit itu seperti kapal pecah. Maka dgn berat hati semua dokter mengundurkan diri termasuk 4 dokter itu. 4 Dokter itu kembali utk pulang, tapi sebelum itu mereka memutuskan utk pergi makan siang. di sebuah kafe mereka mulai membicarakan apa yg sebenarnya terjadi pd rumah sakit itu.
“Gw jadi penasaran sebenarnya siapa sih yg bisa berbuat kayak gitu dan apa maksudnya coba ??” (Chun)
“Lo itu dari kemarin penasran melulu, lama2 lo jadi arwah penasran saja…”(Dd)
“Yee, beneran tahu.. pertama dari suara aneh itu, gadis itu, kertas, dinding, penampakan hingga yg terjadi skrg ini… gw rasa sepertinya ada maksud dibalik itu semua deh…”
“Alah sok bgt dah lo ngomong itu, padahal kemarin jg ikutan lari ke bawah…” (Dd)
“Sialan lo, sudah ayo pesan makanan gw lapar nih…”
“Oh iya setelah ini gimana nasib kita, apa kita buka klinik baru atau rumah sakit baru ??” (Ruru)
“Ya, kalo begitu butuh waktu lama utk membangunnya, mendingan cari rumah sakit yg lain aja deh…”(Yalun)
“Benar ayo habis ini kita cari rumah sakit lain… sekalian gw jg mau cari permasalahan di rumah sakit wu zhen qian..” (Chun)
Mereka pun mencari rumah sakit baru sbg tempat mereka kembali bekerja. Sambil menunggu lamaran mereka di salah satu rumah sakit, mereka kembali ke rumah sakit Wu zhen Qian utk mencari tahu mengenai pembunuhan yg menyeramkan itu. Garis polisi itu tepat berada di depan mereka ber 4, Tapi mereka tetap saja ingin masuk ke dalam sana. Suasana di rumah sakit itu benar2 berbeda, semakin masuk ke dalam semakin merasa merinding. Suara perempuan yg sudah lama tidak mereka dengarkan kini kembali mengucapkan sesuatu tetapi kata2 nya kini cukup berbeda.
~Bersambung~
wah bgus mei . . Mkin lma tlisanmu mkin ok. Like it ; )
BalasHapus