Welcome to My World

Welcome to My World

Selasa, 19 April 2011

She Gone

Cast:
Zhou Mi
Xian
Dll

Grrr...grrr... Itu adalah bunyi getaran handphoneku, yang membuatku terbangun dari tidurku. Segera ku check itu sms dari sahabatku Xian, ku baca sms tersebut."Zhou Mi bisa kita bertemu di Seol jam 4 sore ada yang ingin aku bicarakan.." ku baca sms itu dalam setengah mengantuk, aku membalasnya dengan kata Ok. Dan aku kembali tertidur, tok..tok..tok.. Suara ketukan pintu kembali membangunkan-ku, aku bangkit dari tempat tidur dan berjalan untuk membuka pintu. "hyung.." ucapan ryeowook yang diiringi sebuah pelukan hangat itu membuat aku membuka mataku secara lebar-lebar. "itu, sebuah pelukan hangat di awal musim gugur ini.." Ryeowook melepaskan pelukannya itu dan masuk ke kamarku. Aku menyiapkan segelas susu coklat hangat untuknya."Gomawo hyung…” Ujarnya dan meminum segelas susu coklat itu.

“Segeralah kau mandi 2 jam lagi kita ada acara.." perintahnya, dan aku segera pergi mandi. Ryeowook melihat-lihat ruang tidur Zhou Mi, matanya tertuju pada sebuah foto hyungnya itu bersama dengan seorang gadis yang tidak lain adalah sahabat sekaligus yeoja yang disukai Zhou Mi. "kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu kepadanya ?" tanya Ryeowook pada Zhou Mi yang sudah keluar dari kamar mandi. Zhou Mi terdiam akan pertanyaan couplenya itu, dia segera ganti baju."aku.." ucapan Zhou Mi terhenti karena Kyuhyun menyuruh mereka berdua agar segera ke mobil karena ada pemotretan di sebuah gedung. Selama di perjalanan Zhou Mi hanya terdiam, pikirannya tertuju pada masa-masa dimana dia dan Xian bersama layaknya sahabat lainnya. "kau tahu Zhou Mi awal pertama ku liat kau, aku mengira bahwa kau seperti anak kecil tapi setelah kita bersahabat ternyata kau anak yang asyik sekali..." ujar Xian sambil melahap coklat yang dipegangnya. Zhou Mi melihat ada coklat yang menempel pada hidung sahabatnya itu, dia mengeluarkan tissue dan mengelapnya.

"kau juga seperti anak kecil liat saja hidung lo ada coklat..." semenjak kejadian itulah Zhou Mi mulai menyukai sahabatnya itu secara diam-diam."sudah sampai..."ujar ke lima personil Super Junior yaitu Kangin, Siwon, Henry, Eunhyuk dan Heechul itu membuat Zhou Mi tersadar dari lamunannya. Mereka masuk ke dalam sebuah gedung untuk pemotretan, baru saja Zhou Mi mau pemotretan dia mendapatkan sebuah sms dari Xian."Aku sudah mendapatkan kekasih baru.. Ini semua berkat doa mu Gamsahamida Zhou Mi ^^..." Zhou Mi sangat terkejut saat membaca sms itu. Hatinya sakit dan hancur, dia tidak menyangka bahwa yeoja yang disukainya itu sudah menjadi milik orang lain. Kini pupus sudah semua harapannya untuk bersama Xian . "kenapa kau Zhou Mi ayo kita pemotretan ?"ajak Leeteuk sang leader Super Junior. Bisa ditebak apa yang dilakukan Zhou Mi, Ya selama pemotretan dia tidak fokus dan selalu melakukan kesalahan. Mereka semuanya pun diberi waktu untuk istirahat, di ruang ganti Zhou Mi menangis.

Semua member dibuat heran oleh tingkahnya yang tiba tiba menangis. "Zhou Mi, kau kenapa ?" Tanya Kyuhyun sambil memeluk Zhou Mi. Zhou Mi pun menceritakan semuanya itu ke teman-teman 1 groupnya, "Kau yang sabar ya, nanti kau harus menemuinya biarpun aku tahu itu sangat berat tapi aku yakin kau pasti kuat..." Ucap Siwon yang mencoba untuk menenangkan Zhou Mi. Kini Zhou Mi sudah merasa agak tenang walaupun dia masih merasa sakit hati, dia merasa dirinya sangat bodoh karena tidak berani mengungkapkan perasaannya pada Xian. "Mari kita lanjutkan kembali acara pemotretan tadi..." Ajak Leeteuk dan Zhou Mi hanya mengganguk sambil tersenyum walaupun terpaksa.

Waktu sudah menunjukkan hampir jam 5 sore tapi  Zhou Mi merasa dia tidak kuat untuk mengucapkan selamat kepada sahabatnya itu, maka Zhou Mi mengirim sms pada Xian yang isinya bahwa Zhou Mi ada acara mendadak jadi dia tidak bisa pergi untuk menemuinya. Bruk !! Zhou Mi menghempaskan badannya ke tempat tidur, dilihatnya Foto saat mereka bersama-sama. Dia tidak tahu sampai kapan rasa sakitnya itu akan segera pergi, dan mungkin butuh waktu yang sangat lama bagi Zhou Mi untuk melupakan dan membuang perasaan sukanya itu kepada sahabatnya sendiri.

Seminggu sudah berlalu, semenjak kejadian itu Zhou Mi sudah jarang ada kontak lagi dengan Xian dan dia juga tidak tahu bagaimana keadaan sahabatnya itu sekarang. "Hei, kita pergi makan siang yuk lapar banget nih..." Ajak Shindong sambil memegang perutnya itu. Bersama dengan Zhou Mi, Shindong pun pergi ke sebuah restaurant Jepang. Mereka memakan Shabu-shabu, tapi Zhou Mi tidak sengaja melihat Xian sedang bersama dengan kekasih barunya itu, Xian menghampiri meja dia dan Shindong. “Hai, perkenalkan ini kekasih baru ku…” Ujar Xian yang memperkenalkasn kekasih barunya pada mereka berdua. “Kita pergi dulu ya ada urusan bye mimi…” Mimi hanya tersenyum melihat sahabat sekaligus orang yang dia sukai itu sudah menjadi milik orang lain.

1 Bulan berlalu, Xian tiba-tiba datang ke tempat kerjanya Zhou Mi sambil menangis, “Mimi…” Isaknya. Zhou Mi sangat kaget dan heran kenapa tiba-tiba sahabatnya itu menangis. “kenapa kau sangat sedih ?” Tanya Mimi yang menghapus air mata Xian. Xian terus menangis tanpa henti dan membuat semua member yang tengah tertidur menjadi bangun. “Aku... Aku..Hamil…” Ucapnya yang otomatis sangat membuat kaget semua orang terutama Mimi. “Ap.. apa… sama siapa kekasih mu ?” Tanyanya Xian hanya mengganguk. Zhou Mi segera pergi untuk memberi pelajaran kepada kekasih sahabatnya itu.

Zhou Mi pun sampai di sebuah Klub Malam, dia menemukan kekasih sahabatnya itu tengah bersama dengan perempuan lain, tanpa ragu-ragu Zhou Mi segera melayangkan pukulannya tepat di muka namja itu. “Hei, kau ini kenapa sih ? main pukul orang sembarangan…” Ucap cwo itu yang memegang pipinya.  “Gara-gara kau, sahabatku Xian sekarang hamil, lo itu pria atau banci HAH ?? bisa melakukan tetapi tidak bisa bertnggung jawab…” Bentak Zhou Mi pada namja itu, namja itu terbengong, “Xian Hamil ??” Zhou Mi langsung pergi dan mengancam bahwa jika pria itu berani mendekati Xian lagi maka dia akan habis dipukul olehnya.

“Kau habis dari mana ?” Tanya Leeteuk pada Leader Super Junior M itu.

“Habis memberi pelajaran pada kekasih xian…”Jawab Mimi.

“Kau itu jahat banget sih, kenapa kau pukul dia ?” Tanya Xian yang tampak kecewa atas perbuatan sahabatnya itu yang memukul kekasihnya.

“Dia itu tidak mau bertanggung jawab, gara-gara dia kau menjadi seperti ini, dan tadi dia juga sedang asyiknya bermain dengan perempuan lain…Ah, terserah lah….” Ucap Zhou Mi lalu pergi meninggalkan mereka semuanya.

“Kenapa sih dia, tiba-tiba saja berubah jadi begitu ?”Tanya Xian tapi tidak ada satu pun yang menjawab, mereka semuanya tahu kenapa Zhou Mi sangat marah-marah sehingga dia memukul kekasih sahabatnya itu, karena Cinta. Xian pun pulang dan pamit kepada mereka semuanya, Siwon berserta yang lainnya masuk ke dalam kamar Zhou Mi. “Kau seharusnya membuat dia melupakan kejadian itu, bukannya malah membuat dia semakin marah padamu…” Ujar Siwon.

Zhou Mi terdiam, “Kejarlah dia, dan kau minta maaf atas ucapan mu tadi…” Saran Donghae padanya dan dia pun segera pergi untuk menyusul Xian. “Huft, tepat jam 12 tengah malam nanti dia ulang tahun, apa yang akan kita berikan kepadanya ?” Tanya Kangin.

“Yang pasti kita harus menyuruhnya agar segera mengungkapkan isi hartinya itu pada sahabatnya, sudah lama dia pendam rasa itu dan ga mungkin dia akan pendam sampai mati kan ?” Tanya Lagi Henry.

“Xian.. aku minta maaf atas ucapan ku tadi…” Ujar Mimi. Xian pun menggangukan kepalanya. “Gimana kalo kita pergi makan, aku tahu dimana tempat makan yang enak…ayo..” Ajak Xian. Selama seharian mereka berdua pergi bersama, Mimi berhasil membuat sahabatnya itu melupakan sejenak permasalahan yang kini dia hadapi. “Terima kasih ya, atas hari ini kau benar benar paling bisa membuatku bahagia…dan terima kasih juga karena sudah mengantarku pulang ke rumah…” Ujar Xian.

“kalo begitu aku pulang dulu ya… bye..” Ujar Zhou Mi lalu menghilang dari hadapan Xian. Ketika Xian mau masuk ke dalam rumah dia ditahan oleh kekasihnya itu. “Aku ingin berbicara padamu ?”

“Ada perlu apa lagi, kau belum puas sudah membuatku mempuanyai aib ini…”

“Aku minta maaf, baiklah aku akan menikahi mu… kau mau ?” Tanya Kekasihnya itu, Xian pun menggangukan kepalanya. “Terima kasih, besok aku akan pergi ke London untuk memberitahu orang tua kita, aku harap kau bisa menyusul ke sana…”Xian mengganguk, “Iya besok aku akan segera kesana….” Sementara itu di sisi lain, “Kau sepertinya sudah berhasil membuat dia senang nih, cobalah kau menyatakan perasaanmu padanya…” Ucap Heechul.

“Aku juga sebenarnya sangat ingin tapi aku takut dia akan menolak ku…”

“Hei, masalah menolak atau terima itu adalah masalah nanti yang penting kau itu sudah menyatakan perasaanmu padanya…” Kata Kibum.

“Aku mau tidur saja…” Zhou Mi pun masuk ke kamarnya, yang lainnya sedang mempersiapkan acara ulang tahun Zhou Mi. Tepat jam 12 Tengah malam, Leeteuk membangukan Zhou Mi dengan menyiramnya menggunakan air, Zhou Mi pun terbangun. “Kenapa lo siram gw sih, ini kan masih jam 12 tengah malam..” Leeteuk terdiam dan masih menyiram Zhou Mi, Zhou Mi yang marah lalu mengejarnya hingga ke ruang tamu, dan di ruang tamu dia mendapatkan surprise dari teman-teman 1 groupnya berserata Xian sahabatnya.

“Happy b’day to you…. Happy b’day To you…” Ucap mereka yang datang membawa kue untuk Zhou Mi.  Mereka semuanya pun merayakan ulang tahun Zhou Mi, “Xian , Zhou Mi ingin mengatakan sesuatu padamu…” Ujar Yesung. “Apa itu ?” Tanya Xian, semua personil super junior segera mendorong Zhou Mi agar dia dapat menyatakan cintanya pada gadis itu. “Sudah lama aku menyukaimu Xian, maukah kau jadi kekasihku ?” Xian sangat terkejut atas ucapan Zhou Mi itu. Xian terdiam, “Maaf Zhou Mi aku sangat  menghargai perasaan mu itu tapi, aku sudah memutuskan akan kembali lagi pada kekasihku dia berjanji akan menikahiku dan besok aku kan pergi menyusulnya ke London, untuk menikah…”

Zhou Mi sangat sedih tapi dia yakin Xian sudah tahu jalan apa yang harus diambilnya itu. Keesokan harinya dia tidak bisa mengantar Xian ke bandara karena dia masih tidak kuat untuk melepaskan sahabat sekaligus orang yang disukainya itu, “Xian, biarpun kau menjadi milik orang lain tapi aku yakin inilah yang terbaik untukmu….. Aku sebagai sahabatmu akan selalu mendukungmu apa pun yang terjadi, Mungkin ini adalah hari ulang tahun terburuk dalam hidupku karena orang yang ku sukai sudah pergi meninggalkan ku disini dan kini dia sedang bersama orang lain… Dia sudah pergi untuk selama lamanya…”

~The End~

Rabu, 13 April 2011

You're Always In My Heart

Pemain:
Super Junior
Me

Siang hari ini sangatlah panas, terik matahari begitu menyengat. Aku harus mengantri  untuk medapatkan tiket VVIP Super Junior, BoyBand idolaku. Besok mereka akan ke Jakarta,  Aku sangat senang sekali tapi benar benar butuh perjuangan agar dapat  1 tiket VVIP itu. Aku tahu hari ini mereka ada di Jakarta tapi kami para ELF tidaklah boleh masuk ke dalam hotel karena dijaga oleh puluhan bodyguard.  Untungnya aku ini adalah anak dari pemilik hotel tempat mereka menginap tetapi tetap saja aku tidak boleh masuk.

Matahari hari ini benar benar panas, aku sudah tidak sanggup lagi, Kepalaku pusing dan aku pun pingsan di barisan itu. “Hei…Kau sudah sadar ?” Tanya seseorang cwo dalam bahasa inggris. Aku terbangun, aku sangat kaget melihat orang orang yang ada di sekelilingku. Mereka adalah Super Junior, idolaku. Aku Sangat senang sekali bisa bertemu mereka secara langsung ternyata mereka itu lebih tampan dari yang selama ini aku liat di televisi. “Kau tidak apa-apa nona ?” Tanya Yesung juga dalam bahasa inggris.

“Aku tidak apa-apa kok….” Ucapku yang sudah tidak bisa menahan rasa kegembiraan ku karena aku bisa bertemu dengan mereka.

“Via, kau sudah sadar rupanya, saya sudah memberitahu kepada orang tuamu bahwa kau sekarang berada disini…” Ucap manajer hotel itu. “Kalau begitu  saya permisi dulu..” Manajer itu pergi meninggalkan ku bersama dengan para member Super Junior itu. Tanpa sepengetahuanku Siwon mengambil tasku dan melihat isinya, “ Ternyata kau bukanlah paparazzi, jadi kau adalah fans kami juga ya ?” Ucapnya sambil memperlihatkan foto mereka yang ada di tasku. Aku langsung mengambilnya dan memasukkannya kembali ke dalam tasku. “Jangan suka mengtutak atik barang-barang orang…”

“Kenapa, kau itu adalah orang baru ya siapa tahu kau itu termasuk dalam paparazzi dan wartawan…Dan kau pingsan pula, untungnya manajer hotel ini mengetahui siapa dirimu…” Ucapnya dengan jutek.

“Aish, memang benar ya fakta bahwa kau itu adalah orang yang jutek, dan sekarang aku baru percaya… tenang saja aku tidak fans dengamu karena kau itu jutek habis…” Ucapku karena aku tidak terima jika aku dianggap paparazi. Siwon langsung ke kamar mandi untuk mandi, sedangkan yang lainnya masih menemani ku di kamar salah satu member Super Junior. “Namamu adalah via, betul ?” Tanya sungmin. Aku menggangukan kepalaku. Dan mereka mulai memperkenalkan diri mereka masing-masing kepadaku.

“Kalau aku boleh tahu kenapa aku bisa berada disini ?” Tanyaku penasaran.

“Orang yang tadi kau hampir ajak ribut itu lah yang sudah menolongmu dan membawamu kesini…” Jawab Kyuhyun.

“Mwo ? Siwon yang membawa ku kesini, kok bisa dia ada disana ?”

“Ya nona, kau itu tadi pingsan dan siwon terpaksa menyamar untuk menolongmu karena dia tidak tahu harus membawamu kemana makanya dia yang membawa mu kesini…” Cerita Leeteuk sang leader.

“Tapi kenapa harus si jutek itu sih, padahal aku berharap leeteuk yg menolongku… Huft, gpp lah yg penting aku bisa bertemu dengan idolaku asyik..^^” Ucapku dalam hati.

“Silakan minum dulu biar tenang…Dan ini tiket VVIPnya…” Ujar shindong yang memberikan ku teh hangat dan sebuah tiket VVIP itu. Aku sangat kaget bagaimana mereka bisa tahu bahwa aku sedang mengincar  tiket itu. “Kau tidak usah bengong, tadi kan aku sudah mengutak atik barang-barangmu jadi aku tahu kau pasti sedang mengantri tiket, padahal kau adalah anak dari yang punya acara kenapa malah harus mengantri…” Ucap siwon yang keluar dari kamar mandi.

“Lo itu ya liat barang-barang gw dengan teliti banget ya, sampe sampe Hal sekecil itu saja lo tahu…  Bokap gw tidak mengijinkan gw untuk menjadi anak manja, katanya jika gw mau tiket itu ya gw harus berusaha sendiri….” Jelasku padanya.

Dia hanya terdiam, Tak berapa lama handphone ku pun berbunyi.  “Halo pa… ya aku ada bersama mereka, makan malam wah aku mau iya aku akan segera siap-siap lalu turun ke bawah… bye…”  Aku langsung menutup teleponku dan aku memberitahu kepada mereka semua bahwa ayahku ingin mengajak mereka semuanya makan malam di bawah. Mereka kelihatan sangat senang sekali begitu juga denganku, aku langsung berpamitan dan bersiap siap pulang ke rumah untuk bersiap siap. Jam sudah menujukkan pukul 19.30 Waktu Indonesia, Aku dan mamaku sudah tiba di hotel Tepatnya di ruang makan yang berada di lantai paling dasar.

Entah apa yang sudah terjadi, sehingga orang tuaku sangat dekat dengan manajer mereka, seperti seorang sahabat. Aku hanya terdiam memakan makananku dan para member super junior sedang asyik sendiri dengan couple mereka. “Membosankan, mendingan gw jalan-jalan saja kebetulan di dekat sini ada Mall…” Ucapku dalam hati lalu pergi meninggalkan mereka semua. “Hei lo mau kemana ?” Tanya Donghae berserta Eunhyuk yang ada disampingnya.

“Gw mau ke mall dari pada gw bosen di dalam…” Ucapku lalu pergi.

“Eh, tunggu kita boleh ikut ?” Ucap Eunhyuk berdiri dihadapanku. Aku menggangukan kepalaku, mereka berdua terlihat sangat senang sekali dan mereka menyuruhku untuk menunggu mereka. 10 Menit berlalu, Dan ternyata mereka membawa semua teman-temannya. “ Astaga semuanya malah ikutan kok bisa sih ?” Tanyaku.

“Kita liat Donghae dengan Eunhyuk senang sekali pass kita Tanya ternyata mereka mau pergi ke mall, ya kita ikutan saja sekalian refreshing karena besok kita akan ada konser…” Ucap Henry.

“Kalian itu kan boyband dari Korea bagaimana kalo fans mengenali kalian, gw juga yang repot…”

“Tidak akan, kita sudah menyamar dijamin tidak ada yang mengenali kita…” Ujar Siwon dengan yakinnya.

Kami pergi dengan menaiki BusWay dan untungnya busway itu sangat sepi jadi kami ber 16 masih bisa tenang. Hanya butuh waktu 3 Menit saja kita sudah ditiba di sebuah mall, sasaran pertama kami adalah berbelanja baju. 2 Jam berlalu, “Gw baru tahu ya jika kalian berbelanja lebih lama dari pada cwe 2 jam masih ada yg belum selesai juga… “ Ucapku terhadap mereka semua.

“Wajarlah, besok kita konser dan belum lagi barang-barang disini bagus jadi sekalian saja kami beli…” Ujar Shindong. “Ngomong-ngomong Kau masih sekolah atau kuliah ?”
“Tanya saja tuh ama orang yang sudah mengutak atik barang-barangku…” Ucapku melirik ke arah Siwon.

“Lo itu sensi banget ya ama gw, masih kecil juga ga boleh menuduh orang secara sembarangan….” Ujarnya yang membawa barang-barangnya itu ke kasir. “Lo itu masih berumur 16 tahun dan kau beda 4 tahun dengan kami jadi kau harus menghormati kami dan ingat jangan suka memanggil nama kami, tidak sopan tahu…”

“Kau masih berumur 16 tahun ?” Tanya leeteuk tidak percaya. Aku mengangguk. “Kau boleh memanggil kami oppa dan kami akan memanggilmu saeng gimana ?” Aku langsung memeluk teukie oppa dan mengatakan terima kasih dalam bahasa korea.  “Berarti aku ini adalah saeng pertama kalian di Indonesia donk…” Ucapku dengan bangganya.

“Gitu doank bangga, kalo lo mau jadi saeng gw lo harus sikap baik dengan gw…” Ucap siwon yang sudah membayar belanjaannya.

“Gw jg ogah bgt jadi saeng lo, tanpa lo pun gw sudah ada oppa yg ganteng2 ini weeeeeeeekkkkk :p” Ucapku sambil menginjak kakinya. Dia kesakitan karena aku menginjak kakinya, dia berlari dan menjitak kepalaku. “Sakit…Bodoh…” Aku sangat kesal sekali pada oppa yang satu ini. Karena sudah malam kami semuanya pun pulang, aku mengantarkan para Super Junior Pulang ke Hotel dan aku pulang ke rumah.  Besok paginya, aku sudah bersiap siap untuk mengunjugi mereka lagi di hotel. Aku tiba di kamar nomor 126 tempatnya leeteuk oppa dan siwon. “Oppa…” Ucapku masuk ke dalam kamarnya.

“Lo lagi… lo lagi… ngapain lo kesini kangen atau mau minta maaf ke gw karena lo sudah menginjak kaki gw…” Ujar Siwon yang tengah membereskan barang2nya. Aku terdiam dan mencari cari dimana leeteuk oppa. “Kalo cari leeteuk dia tidak ada mungkin ada di kamar member yang lainnya…” Lanjutnya. Aku segera keluar tanpa berkata apa pun kepadanya, Dan dia hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ulahku itu. Aku kembali masuk ke kamar yang ada di sebrangnya yaitu kamar nomor 128 tempat Ryeowook dan Yesung Oppa berada. “Hei, saeng kenapa kau bisa berada dsini, baru saja kami akan siap siap untuk pergi ke acara konser…” Tanya Ryeowook yang mempersilahkan aku masuk.

 “Aku hanya ingin berfoto saja dengan kalian karena habis konser selesai kan kalian kembali ke korea, aku tidak ingin kalian pergi tanpa meninggalkan kenangan…. jadi boleh kan ?” Pintaku.

“Tentu saja boleh, aku kumpulkan yang lainnya dulu.. sebentar…” Ujar Leeteuk untuk mengumpulkan para oppa Super Junior yang lainnya. Semuanya sudah berkumpul kami pun meminta salah satu pelayan untuk memfoto kami. Setelah selesai aku ingin berfoto dengan semua member super junior, tapi tinggal 1 member yang aku paling malas memintanya. “Tinggal Siwon nih, ayo lo ikutan foto berduaan dengannya biar aku yang memfotonya…” Ujar Eunhyuk yang sudah bersiap siap dengan kamera di tangannya.

“ Untuk dia tidak usah lah, dia oppa yang menjengkelkan…”

“Apa kau bilang sembarangan aja kalo bilang… aku memang dari dulu suka pada oppa tapi sekarang liat ulah won oppa aku jadi tidak suka…” Kami berdua terus bertengkar, tanpa kami ketahui kangin memfoto kami. “Ah, sudahlah aku cape berdebat dengan oppa yang cerewet satu ini… Oppa Super Junior, aku pamit dulu ya aku mau pergi ke tempat acara kalian…. bye..” Ucapku lalu pergi membawa kameraku.

Aku baru saja tiba dan berada di barisan paling depan, mereka juga langsung tiba dan membuka acara konser mereka itu dengan lagu Knock Out, lalu diikuti dengan lagu Perfection. Setelah lagu perfection selesai mereka memperkenalkan diri mereka masing-masing. Suasana di ruangan terbuka itu sangat lah ramai dan sesak banyak fans yang meneriakan nama dari masing-masing member. “ Ini adalah konser pertama kali di Indonesia, dan kami sangat senang sekali…. Di hari pertama kami berada disini kami sudah mendapatkan seorang gadis yang berumur 16 tahun yang tengah pingsan dan dia kini kami anggap sebagai saeng kami di Indonesia…” Ujar Leeteuk yang membuat para fans penasaran.

Mereka mulai meneriakan siapa gadis itu dan menyuruh Super Junior untuk memberitahu mereka, Leeteuk menatap ke arah ku tetapi aku hanya menggelengkan kepalaku. Aku tidak mau mendapatkan masalah jika aku memberitahu hal itu semua, biarlah yang tahu hanya aku dan mereka saja. “Maaf, gadis itu tidak dapat kami beritahu.. yang pasti kami berterima kasih kepadanya karena dia sudah mengantar kami berkeliling Jakarta biarpun Cuma sesaat…Kami akan menyanyikan lagu In My Dream, yang artinya bahwa kami semua dan kalian tidak akan pernah melupakan mimpi yang sudah menjadi kenyataan ini…” Ujar Siwon.

Aku sangat kaget dia bisa bilang seperti itu tapi aku senang, aku tersenyum kepadanya dan dia pun membalas senyumanku itu. 3 Jam berlalu mereka sudah selesai, aku pun pergi karena ada urusan. Sementara itu di ruang ganti, “Selamat ya, acara kalian ini sangat sukses…. “ Ucap ayahku kepada mereka semua. “Aku akan mengantar kalian ke bandara…”

“Via mana, bukankah dia yang seharusnya menemani kami ke bandara ?” Tanya Heechul yang mencari cari dimana aku berada.

“Dia tidak datang, dia sedang berada di rumah sakit..” Jawab ayahku.

“Di Rumah Sakit kenapa dia ?” Tanya Siwon yang kaget mendengar ucapan ayahku itu.

“Kalian tidak tahu, bukankah kalian dekat akhir akhir ini… dia itu dari kecil sudah terkena penyakit kanker otak, dan sekarang penyakit nya itu sudah bertambah parah… “

“Kanker Otak ?” Ucap mereka semuanya serempak sekaligus kaget mendengar ucapan ayahku itu. Tanpa melanjutkan kembali, manajer mereka sudah menyuruh mereka untuk naik Bus dan segera ke bandara. Selama perjalanan, mereka terlihat orang yang seperti kehilangan sesuatu , Terutama Siwon. Akhirnya mereka pun sampai di bandara, sebelum masuk mereka masih sempat menghadap ke belakang berharap aku ada disana untuk melihat mereka masuk pesawat namun itu tidaklah mungkin mereka sudah masuk ke dalam pesawat.

Super Junior kini sedang berada dalam sebuah acara penghargaan music dan mereka berada dalam ruang tunggu. Yesung membuka tasnya dan menemukan sebuah foto, Foto seorang gadis dan dirinya. “ Foto ini kan ?” Ucap Yesung, karena penasaran semua member Super Junior ikut melihat foto itu. “Siapa gadis yang berada di sampingmu itu, Yesung ?” Tanya Zhou Mi. Semua member Super Junior memeriksa ke dalam tas mereka kecuali Henry dan Zhou Mi. Dan mereka semua menemukan sebuah foto mereka bersama seorang gadis dan foto di saat mereka bersama sama. “Kenapa aku baru menyadari ada Foto ini ?” Tanya Kyuhyun.

“Kalian sudah liat foto itu ternyata saking sibuknya kalian tidak menyadari bahwa 3 Tahun yang lalu diam diam dia memasukan foto itu ke dalam tas kalian agar kalian juga dapat mengingatnya kembali…..” Ujar Manajer mereka yang masuk ke dalam ruang tunggu itu.

“Sebenarnya siapa gadis itu ?” Tanya lagi Henry penasaran.

“Gadis ini adalah gadis yang kami temuin secara tidak sengaja, Leeteuk yang pertama kali menemukan gadis ini pingsan dan membawanya ke hotel tempat kami menginap…” Jawab Ryeowook.

“Awalnya aku memeriksa ke dalam tasnya karena aku takut jika dia itu paparazzi, tetapi dia hanya fans kami… Dari situlah aku dan dia sering sekali bertengkar…” Lanjut Siwon.

“Sekarang bagaimana ya keadaannya, aku sangat rindu pada saeng kita yang satu ini…” Kata Donghae.

“Entahlah, yang terakhir aku dapatkan dia sudah masuk Rumah Sakit karena penyakitnya itu…” Ujar sang Manajer yang membuat semua member Super Junior Kaget. Mereka tidak percaya bahwa aku itu adalah gadis yang berpenyakitan, awalnya mereka benar benar tidak tahu bahwa aku itu mengidap suatu penyakit sebelum ayahku menceritakan semuanya kepada mereka di Bandara.

“Apakah kita boleh pergi kesana, aku sangat ingin melihat gadis itu…” Pinta Leeteuk.

“Sebenarnya saya juga sangat penasaran akan gadis itu tapi coba saya cek dulu jadwal kalian, hari ini tidak ada jadi kapan kalian mau kesana ?” Tanya sang manajer yang membuat semua personil Super Junior mengatakan 1 kata saja yaitu Sekarang. Mereka semua pergi ke Indonesia tepatnya di Jakarta pada hari itu juga. Mereka semuanya menyamar agar tidak ketahuan oleh para fans mereka. Jam sudah menunjukan pukul 4 sore waktu Indonesia, mereka semuanya tiba di rumah via.

“Maaf kalian cari siapa ya ?” Tanya seorang pembantu.

“Siapa bi, kalian siapa ya ?” Tanya ibu via yang tiba tiba keluar menghampiri arah pintu.

“Bisa bertemu dengan via, kami temannya yang dari korea…” Ujar Siwon.

“Kalian super junior ya ? Anak saya sangat mengefans sekali pada kalian, terutama kau… “

“Saya ?” Tanya Siwon kepada ibu-ibu tersebut.

“Ya, tapi…tapi…” Ibu-ibu itu lalu menangis, dan tak berapa lama sahabat manajer mereka yang tidak lain adalah ayah via pun keluar melihat istrinya menangis.

“Kenapa kalian bisa berada disini ? Ingin bertemu dengan siapa ?” Tanya Ayah via sekali lagi.

“Mereka menyari anak kita pa…” Jawab ibu itu yang semakin menangis menjadi jadi, karena tidak kuat dia pun pingsan. Mereka semuanya menggotong ibu via ke kamarnya, di kamar ayah via menceritakan semuanya kepada mereka. “Sebenarnya sejak 1 Tahun yang lalu via sudah meninggal karena kanker, Maka dari itu aku menyuruhnya untuk menemani kalian, karena saya tahu bahwa dia itu sangat fans sekali pada kalian terutama yang bernama Choi Siwon…”Cerita Bapak-bapak itu yang juga ikutan menangis. Para member super junior tidak percaya bahwa gadis yang baru mereka temui 2 hari sudah meninggal, Terlebih lagi Siwon yang sangat syok mendengar hal itu. Bapak-bapak itu pun menunjukkan kamar via kepada mereka, Di kamar itu tampak rapi dengan beberapa poster Super Junior, tapi mata Siwon hanya tertuju pada satu Poster yaitu Poster Dirinya sendiri.

“Ini adalah Catatan Harian Terakhir Via sebelum dia meninggal…” Ayah Via memberikan sebuah buku harian kecil kepada siwon lalu pergi meninggalkan mereka semua. Siwon pun membuka dan membaca isi buku itu.

Tanggal : 28 Maret 2011
“Hari ini mungkin aku akan pergi untuk selama lamanya dari muka bumi ini, tapi aku sangat senang karena 3 tahun lalu aku masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Super Junior, Terutama Choi Siwon. Aku benar benar sangat Fans sekali padanya, itu karena kami seiman yaitu beragama Kristen, dan Dia seperti Sosok Malaikat, dia selalu memberitahu bahwa setiap ada masalah yang kita hadapi kita harus terus berdoa agar diberi jalan keluar. Awal aku bertemu dengannya ternyata dia itu sangatlah cuek. Tapi aku senang akan sikapnya itu seenggaknya dia tidak akan pernah menyadari akan penyakitku itu…. Jika aku sudah berada di Surga nanti, maka aku ingin mereka tidak akan pernah melupakan ku, begitu juga aku yang akan selalu menyimpan kenangan itu di dalam hati ku…..SUPER JUNIOR, You’re Always In My Heart …”

Semuanya menangis setelah membaca catatan terakhir ku itu, Lalu orang tuaku mengantarkan mereka ke makam ku. Mereka mulai mendoakan ku, dan orang tuaku berserta manajer mereka meninggalkan mereka untuk berdoa. Ketika mereka selesai berdoa tiba-tiba ada semilir angin datang ke arah mereka, “Kami Yakin kau pasti sedang melihat kami dari atas sana…” Ucap Leeteuk dan yang lainnya memandang ke arah langit sore.

“Aku tidak akan pernah melupakan kebersamaan kita itu walau hanya sesaat, dan aku beruntung bisa bertemu dengan mu……”Lanjut Siwon.

“And You’re Always In My Heart Too…. VIA…..semoga kau tenang di alam sana…” Ucap mereka semua dalam hati.

Back Song: Step To Stop- Super Junior KRY

~The End~

Jumat, 08 April 2011

My Girl

Cast:
Hye Sun
Park Jung Soo / Leeteuk  “Super Junior”
All Member Super Junior

Gyur !!  Aku secara tidak sengaja menyiram seseorang, Awalnya aku ingin menyiram Yesung teman baik ku karena dia sudah mengejekku. Tapi dia menghindar dan mengenai seseorang, seorang laki laki yang ada dibelakang Yesung. Aku bisa menebaknya pasti dia sangat marah, “Leeteuk..” Ujar Yesung melihat temannya itu yang basah karena guyuranku itu. Laki laki itu menghampiri kami berdua, “ Siapa yang sudah menyiram gw ?” Aku dan Yesung saling menatap, suara laki-laki itu membuat semua teman-temannya keluar dari ruang tunggu. Mereka semua mendekati cwo itu dan berkata kenapa kau bisa basah kuyup begini. Yesung pun menunjuk ke arahku, Laki laki itu tampak sangat seram sekali, Aku hanya mennunduk kan kepalaku, aku takut dia akan marah kepadaku. “Maafkan aku, aku tidak sengaja aku berniat untuk menguyur Yesung dan tidak tahunya kau ada dibelakang…”Ucapku yang masih menundukan kepalaku. Cwo itu semakin mendekatiku dia mulai menurunkan wajahnya dan memegang daguku agar dia dapat melihat wajahku.

 “Lain kali hati-hati ya nona...” Ucapnya yang membuatku terpaku dan kaget, awalnya aku megira dia akan marah tapi ternyata aku sudah salah besar. Dia lalu pergi untuk masuk ke dalam ruang tunggu itu, Yesung menepuk pundakku “Makanya jangan suka menguyur orang untung saja leeteuk baik, coba kalo ga habis kau dimarahinnya…”Aku menaruh kedua tangaku di pinggang, “Hei, kalo bukan gara-gara lo tidak mungkin gw salah menguyur orang..” Teman-temannya lalu mendekati kami, “Kau cobalah meminta maaf lagi padanya, dan sekalian beritahu kepada dia kami semua pergi untuk makan siang duluan… Dia sudah tahu kok kami akan makan dimana…” Ujar Siwon, salah satu member Super junior. Aku hanya dia menganggukan kepala dan melihat mereka semua pergi. Dengan rasa menyesal aku pun memberanikan diri untuk membuka pintu itu, Baru saja aku membukanya aku melihat dia sedang membuka baju. “AAHHHHH !!!!” aku langsung menutup pintu ruangan itu, Astaga aku sudah mulai membuat masalah lagi dengannya.

Tak berapa lama aku merasakan ada seseorang sedang memegang pundak ku, “Hei…” Aku terdiam dan  aku sudah bisa menebak siapa orang yang memegang pundakku itu ya, dia adalah cwo tadi. Aku pun membalikan badan ku, kini aku benar-benar tidak berani untuk menatapnya wajah ku mulai terasa panas dan merah. Aku sangat malu, aku malu atas guyuran itu dan aku malu atas kejadian barusan, Semua ini benar-benar di luar dugaanku.

“Maaf sekali lagi aku benar-benar tidak tahu kau sedang ganti baju…” Ucapku yang sekali lagi menunduk kan wajahku di hadapannya. “Tenang saja, lagi pula kau tidak sengaja kan, Masuklah kau pasti sangat haus…”Ajak nya seraya membuka pintu ruangan itu agar aku masuk ke dalamnya. Aku duduk di sebuah sofa, “A…aku benar-benar minta maaf atas kejadian tadi…”

Dia terdiam, “Minumlah, agar kau merasa tenang…” Aku pun meminum segelas air putih itu, setelah selesai aku melihat dia tampaknya sedang membereskan barang-barangnya itu. “Kenapa kau ada disini ? Apa ada yang ingin kau sampaikan ?” Ucapnya yang sedang memakai jas putihnya itu. “Kalo ingin mengucapkan kata maaf lagi maka aku tidak akan mendengarkannya, kau sudah mengatakan itu dua kali nona…”

“Aku diminta untuk memberitahu kepadamu bahwa teman-teman mu sudah pergi makan siang, dan mereka memintamu untuk segera datang ke sana…” Setelah selesai mengucapkan itu aku segera pamit untuk pergi dari rungan itu, tiba-tiba dia memegang lenganku. “Kalo boleh tahu siapa nama mu, sepertinya kau orang yang baik.... Siapa tahu kita bisa berteman…”

“Namaku Hye…” Ucapan ku terputus karena handphone ku berbunyi, tanpa berbicara banyak lagi aku segera keluar dan pamit kepadanya.  “Gadis yang unik namanya Hye… belum sempat aku tahu namanya dia sudah pergi, dan sepertinya dia juga bukan salah satu fans Super Junior… Jika dia memang salah satu fans kami maka sudah dari tadi dia histeris…Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi ya…” Ucap Leeteuk yang juga pergi untuk menyusul teman-temannya.

Aku pun segera pulang ke Rumah, di Rumah aku mendapatkan kedua orang tuaku sedang duduk di ruang keluarga. “Papa..Mama ada apa ?” Tanyaku sambil duduk di sofa. Kedua orang tuaku sepertinya tampak marah sekali padaku, tapi aku tidak tahu apa yang membuat mereka marah, “Kau tadi menyiram Leeteuk bukan ?” Tanya Ayahku dengan sangat tegas.

“Leeteuk siapa dia ?”

“Tadi kau menyiram seseorang cwo kan, dan nama cwo tersebut adalah Leeteuk…”

“I…iya pa, tapi itu secara tidak sengaja awalnya aku hanya ingin menyiram Yesung tapi malah mengenainya…”

“Kau tahu manajernya itu marah-marah kepada papa dan kau juga tahu bahwa papa dengan manajernya itu adalah teman baik… Pokoknya papa tidak mau tahu kau harus meminta maaf kepada Leeteuk…”

“Tapi aku sudah meminta maaf kepadanya dan dia tidak masalah pa…”

“Kau yakin ? Terus kenapa manajernya itu sangat marah-marah pada ayah, Sekarang kita menghampiri mereka…”

“Tapi pa…” Kedua orang tuaku menarik ku untuk meminta maaf kepada laki-laki itu lagi. 15 Menit kemudian kami sampai di sebuah Taman dan disana sudah ada cwo itu dan manjernya. ”Kenapa kau bisa berada disini ?” Tanya cwo itu.

“Kami kesini ingin meminta maaf kepadamu karena anak kami sudah menyiram mu…” Ujar mamaku.

“Owh tidak apa-apa kok…”

“Kau yakin, tapi dia sudah benar-benar keterlaluan ?” Tanya manajernya.

“Tidak apa-apa kok…”

“Ehm, masalah ini kan sudah selesai bagaimana kalo kita makan siang ?” Ajak kedua orang tuaku dengan manajer cwo tersaebut. Manajer mengganguk dan mereka pun pergi,  aku hanya bisa duduk di bangku Taman itu. “Sial.. sial… hari ini gw sial banget sih, sudah tadi diejek ama Yesung, salah menguyur orang, ga sengaja liat orang ganti baju, dan tadi aku kena ocehan papa dan mama…” Gerutuku yang tidak menyadari bahwa cwo itu masih berdiri di sampingku. Dia hanya tersenyum mendengar gerutuku dan pergi entah kemana.

“Nih..” Dia kembali dan memberikan ku es krim. ”Aku tahu kau pasti sedang kesal kan, nah aku belikan kau es krim ini agar kau merasa agak tenang…” Aku sangat kaget dan megambil es krim itu dari tangannya. “Jadi dari tadi kau mendengar ucapan ku ?” Tanyaku sambil membuka es krim pemberiannya. Dia mengganguk sambil melahap es krim itu, “Matilah sudah…” Ucapku yang menempelkan es krim tersebut ke mulut ku. Dia hanya tersenyum melihat ulahku, dan dia memberikan sapu tangannya, “Nih, bersihkan dulu es krim yang ada dimulutmu…”

Aku menerima sapu tangannya itu dan mengelap mulutku. ”Kau pasti menganggapku cwe yang aneh…” Dia terdiam dan masih memakan es krim coklatnya itu, “Tidak kau tidak aneh tapi menurutku kau lucu…” Aku menatapnya dengan penuh keheranan, dia menganggapku lucu ? aku benar-benar tidak percaya ada seorang cwo bilang seperti itu tentangku, dan dia yang pertama kali bilang bahwa aku ini lucu. “Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu ?”

“Ya, menurut ku kau itu lucu karena aku belum pernah bertemu gadis sepertimu, seorang gadis yang begitu bodoh tidak menyadari ada orang di sampingnya dan dengan santainya membicarakan orang itu…” Ujar Leeteuk membuang stick es krim ke dalam tong sampah dan kembali duduk ke bangku Taman itu.

“Itu kan karena aku benar-benar badmood… “ Gerutuku. Aku melipatkan kedua tanganku di dada, dia masih diam saja. Aku pun pergi, “Hei, aku masih belum mengetahui namamu ?” Dia menahan ku pergi, “Hye Sun…” Jawabku lalu pergi meninggalkannya. “Sepertinya aku mulai menyukai gadis itu…”

Keesokan harinya di Basecamp Super Junior, Semua member terheran heran melihat Leeteuk yang sedang senyum-senyum sendiri, sambil memegang bantal sofa. “Kena sakit apa dia, sampai sampai senyum sendiri dari tadi ?” Tanya kangin kepada member yang lain. Tapi yang lainnya hanya mengangkat bahu mereka, Kyuhyun pun mendekati leader Super Junior itu. “ Kau kenapa dari tadi senyum-senyum sendirian ?”

“Ah, tidak ada apa-apa kok…” Kata Leeteuk yang pergi ke dapur. Dia melihat ada hanphone milik Yesung, dia mencoba untuk mengambil handphone itu secara diam diam dan mencari nomor seseorang, setelah selesai dia kembali mengambalikan handphone milik Yesung tersebut.”Nih handphone mu ketinggalan…” Yesung menerimanya dan berkata “Terima kasih…”Leeteuk kembali memainkan handphonenya itu, ternyata dia sedang mengirim sebuah SMS kepada seseorang.

“Hai…^^”
To:Hye Sun

“Kau siapa ?”
To: nomor yang tidak dikenal

“Aku Leeteuk masih ingat ?”

“Dari mana kau tahu nomor handphoneku ?”

“Ada saja…”

Hampir 3 Jam dia terus-terusan SMS-an dengan Hye Sun. Heechul pun menghampirinya dan mencoba mengintip isi dari pesan Leeteuk. “ Kau tahu sepertinya aku mulai menyukaimu Hye Sun..” Ucap Heechul dengan kerasnya sehingga terdengar oleh semua member yang berada di ruangan itu. Leeteuk sangat kaget mendengar hal itu dan membatalkan SMS itu, Semua teman-temannya mulai menghampirinya. “ Wah ternyata Leader kita ini sedang menyukai seseorang pantesan saja dari tadi dia senyum senyum sendiri…” Goda Yesung.

“Hye Sun ? Hye Sun sahabatnya Yesung ?” Tanya Siwon yang seakan akan tidak percaya akan ucapan Heechul tadi.

“ Tidak salah lagi, Tadi gw liat dia sedang mencari sesuatu di handphone milik mu Yesug…” Lanjut Hangeng.

“Jadi kau beneran menyukainya ? Sejak kapan ?” Tanya Yesung bertubi tubi. Leeteuk menanggapi semua pertanyaan teman-temannya hanya dengan sebuah senyuman.” Ya, aku menyukainya sejak aku pertama kali bertemu dengannya, tapi aku tidak tahu apakah dia menyukaiku ?”

“Haiya tenang saja dia itu sahabat gw, kalo mau nih kita semua bisa atur rencana agar lo bisa lebih dekat dengannya, gimana ?” Usul Yesung. Semua teman-temannya menggangukan kepala dan mengatakan ide yang bagus. Leeteuk merasa sangat senang karena teman-temannya bisa membantunya untuk semakin dekat kepada Hye Sun.

“Leeteuk kelihatannya orang yang asyik dan enak untuk diajak ngobrol, kenapa di saat gw lagi sms-an dengan dia rasanya nyaman banget ya ? Apa gw sudah mulai menyukai cwo itu ?” Tanyaku pada diriku sendiri. Aku mencoba untuk tidur, tetapi tidak bisa. Grrr…. Grrr… handphoneku bergetar, ada sebuah SMS masuk. Aku pun membaca SMS itu.

“Hei, kau bisa datang ke basecamp kami tidak, ryeowook mau minta lo mengajar dia memasak Steak…. Lo bisa datang ‘kan ?”
Dari : Yesung
  
SMS dari Yesung ? aku heran kenapa dia tiba-tiba meminta aku datang ke basecamp Super Junior, tidak biasanya dia menyuruhku untuk kesana. Aku segera bersiap-siap untuk pergi kesana. Aku segera menaiki mobil Honda Jazz milikku, hanya butuh waktu 20 Menit aku sudah tiba di Basecamp mereka. Aku mengetok pintu dan yang buka bukanlah Yesung melainkan Leeteuk. Dia mempersilahkan aku untuk masuk dan duduk di ruang tamu, dan dia juga duduk disampingku. “Kenapa sepi banget disini, bukannya tadi Ryeowook minta gw ajarin masak ya, terus mana dia ?” Tanyaku.

“Mereka semuanya pergi katanya sih mau beli belanjaan buat ntar masak, dan gw disuruh jaga rumah…” Ucapnya dengan santai.

“Kalo tahu begini ngapain gw buru-buru datang, pasti yesung ngerjain gw nih awas dia…” Gerutuku yang kembali membuatnya tersenyum.

“Kenapa lo selalu tersenyum, aneh banget dari kemarin gw liat lo itu kerjanya senyum terus ?”

“Habisnya kalo lo lagi ngambek sendiri begini manis banget, dan gw suka liat lo yang seperti anak kecil…..” Dia mengeluarkan semua kata-kata itu secara tidak sengaja. Aku kaget mendengar ucapannya itu tapi ketika dia mengucapkan kata-kata itu aku merasa sangat senang, senang melihat dia tersenyum sangat manis sekali. Suasana hening setelah dia mengucapkan itu, Aku berdehem dan bilang kepadanya bahwa aku akan pulang. Tapi dia menyuruh ku untuk membantunya membersihkan rumah, dan aku mengganguk.  Aku tidak tahu apa yang sudah merasuki ku sehingga aku mau membantunya untuk membersihkan rumah.

Kami berdua pun membersihkan seluruh Basecamp/ Rumah kedua Super Junior. Pertama tama aku merapikan tempat tidur sementara dia membersihkan dapur, aku membawa selimut keluar untuk dicuci tanpa sengaja kami berdua bertabrakan. Aku terjatuh ke atas lantai dan dia juga terjatuh tepat diatas badanku, Mata kami saling bertatapan dan nyaris bibir kami bersentuhan. “Kenapa gw deg degan banget, kenapa kita bisa jadi sedekat ini ?” Tanyaku dalam hati.

“Astaga kenapa gw bisa sedekat ini dengannya, matanya begitu indah… ingin rasanya aku memiliki gadis ini…” Ucap Leeteuk dalam hati.

Aku pun bangun, dan segera pergi keluar untuk mencuci baju. Aku dapat merasakan wajah ku tampak merah, Dan aku juga dapat merasakan detak jantungku semakin kencang. Jam sudah menunjukkan pukul 12 Siang dan mereka semua masih belum pulang. Awalnya aku berniat ingin pulang tetapi huja turun dengan derasnya, jadi aku mengurungkan niatku untuk pulang. “Dari tadi gw ga liat Leeteuk kemana ya dia ?”

Aku mencari-carinya lalu aku melihat dia tengah tiduran di sebuah kamar, aku menghampirinya. “Kau sakit ?” Tanyaku padanya dan dia hanya mengganguk. Aku pun mengambil air dan kain untuk mengompresnya. Badannya semakin panas, aku menyuruhnya untuk minum obat dan tidur. Aku menungguinya hingga sore hari dan tanpa sadar aku tidur disampingnya. Dia terbangun dan melihatku tidur di samping kasurnya. “Terima kasih ya, aku sangat senang sekali karena kau mau merawatku..” Ujarnya sambil mencium keningku.

Setelah dia mencium keningku, aku langsung terbangun, “Gimana keadaan mu kau sudah sembuh ?” Tanyaku dengan penuh cemas. Dia kembali tersenyum, “Kau mengkhawatirkan ku, apakah kau menyukaiku ?” Godanya.  Aku tidak memperdulikan ucapannya itu aku langsung pergi, dia bangun dari tempat tidur dan pingsan. “Leeteuk… Leeteuk bangun….Leeteuk…” Isak ku. Dia masih belum sadar, aku pun berniat untuk memanggil ambulan dia memegang lenganku, “Kau beneran takut kehilangan aku kan ?” Godanya sekali lagi.

“Ga lucu…” Ucapku yang bangun dan pergi.

“Gw lakuin itu karena gw mau tahu apakah lo itu menyukai gw atau ga ?” Tanyanya yang membuatku berhenti tetapi tidak membalikan badanku. ”Kenapa lo diam, lo tahu gw memang sengaja pingsan hanya ingin melihat reaksimu saja apakah kau benar-benar peduli padaku atau tidak, dan aku tahu bahwa kau juga menyukaiku kan ? sejak pertama ketemu aku sudah menyukaimu…”

Aku terdiam, sebenarnya aku juga tidak tahu apakah aku benar-benar menyukainya atau tidak., Aku masih bingung pada perasaan ku sendiri. Aku pun pergi meninggalkannya, “Kenapa gw merasa sangat sedih banget saat dia sakit dan kenapa gw sangat khawatir saat dia pingsan, apa gw sudah benar-benar menyukainya ?” Di belakangku ada sebuah mobil yang tengah melaju kencang, awalnya aku mengira mobil akan menabrakku tetapi ada seseorang yang mendorong ku dan dia pun kecelakaan. “Leeteuk bangun… Leeteuk lo jangan buat gw takut…” Tidak ada jawaban, aku segera membawanya ke Rumah Sakit dan memberitahu semua teman-temannya. Begitu aku tiba di rumah sakit dia langsung diperiksa oleh dokter dan dokter berkata tidak apa-apa dia hanya mengalami luka ringan saja, Begitu dokter itu pergi aku langsung masuk ke ruang rawatnya. “Kau tidak apa-apa kan ?” Tanyanya.

“Dasar bodoh, kenapa lo selamatin gw sih ?” Kesalku dan menahan air mata yang ada di kelopak mataku. Dia kembali tersenyum, “Kenapa lo itu selalu tersenyum di depan gw ?” Tanyaku kembali padanya. Dia terbangun, dan duduk di tempat tidurnya. “Aku senang sekali ternyata kau benar-benar khawatir denganku, berarti kau itu menyukaiku kan ?”

“Terserah lo saja lah, gw bosan mendengar ucapan lo itu…” Ucapku dan setelah itu teman-temannya sudah datang semua, “Gimana keadaan lo baik-baik saja kan ?” Tanya Ryeowook. Leeteuk kembali tersenyum dan berkata bahwa dia baik-baik saja. “Tapi cwe ini nih, ga mau akuin bahwa dia itu menyukai gw… Jelas jelas sudah gw test tadi 2 kali malah…” Godanya yang melirik ke arahku. “Baiklah, gw akui gw sudah mulai menyukai lo…” Ucapku.

“Yeah, akhirnya lo akuin juga kan…” Teriaknya.

“Tapi gw mau tanda bukti cinta lo dulu, jika lo tidak ada usaha untuk itu maka gw tidak akan menerima lo…” Ucapku lalu pergi meninggalkan mereka semua. Teman-Temannya yang lain bertanya kepadanya apakah dia benar-benar ada ide untuk semua itu, dia hanya menjawab tenang saja dia pasti akan menjadi milikku. Keesokan malamnya, dia mengajakku untuk Pergi ke suatu tempat Padang rumput. Begitu aku tiba disana aku melihat ada beberapa lilin yang berbentuk tanda hati, ada sebuah meja makan. Dia menyuruh aku untuk mendekat tiba-tiba Gyurrr, dia menyiramku dengan air. “Leeteuk lo itu apa-apaan sih, kenapa lo itu siram gw ?” Kesalku.

“Kau masih ingat kan, kau juga dulu menyiramku dan dari kau menyiramku itulah aku mulai menyukaimu…” Ucapnya sambil memakaikan jas warna putihnya itu. Aku hanya terdiam tapi aku senang dia masih ingat akan hal itu. Saat kami duduk di meja makan aku melihat ada kembang api yang bertuliskan Saranghaeyo, Aku sangat senang akan pembuktian cintanya itu padaku. Dia terbangun dari kursinya menuju ke tempatku, dia bersujud dan berkata, “Would you to be my girl ?” Tanyanya. Aku menjawabnya dengan menggangukan kepalaku. Dia sangat senang dan berterima kasih padaku, tapi ternyata saat dia mau memelukku teman-temannya sudah berada di belakang bersembunyi. Tanpa kami ketahui Shindong dan Kyuhyun berada di belakang dan kembali menyiram kami berdua sebagai tanda resmi bahwa kami kini sudah jadian.

~The End~

Sabtu, 02 April 2011

Imajinasiku ^^


Cast :
Me
Elin
Wu chun
Super Junior

Di apartement…
Elin : hei bangun vi…(Memukul ku dengan bantal ) ini sudah siang, kita harus ke sekolah…
Via:  Masih pagi lin, bentar lagi ya…
Elin : bangun ga, kalo ga gw sirem nih..
Via: sudah nih, puass kan… tumben sudah siap2 emgnya sudah jam berapa sih, lin ?
Elin : Jam 07.05…
Via : bukannya lo bangunin gw dari jam 6 pagi…(Berlari ke kamar mandi)
Elin : buruan ntar telat..

Jam 07.15, Di sekolah…
Elin : untung saja kita ga telat dan jam masuk sekolah kita jam 07.20….
Via : ngantuk bgt dah gw…
Elin : Emgnya kemarin lo tidur jam berapa ?
Via: Jam 12 malam…
Elin : makanya jangan pacaran terus ama zhou mi…
Via : kayak lo  ga aj ama wu chun… ckck dasar aneh..
Elin : lo yg aneh…

Di kelas…
Teman 1: Lin.. vi.. katanya di kelas kita ada murid baru loh…
Elin : siapa ?
Teman 2: ga tahu kalo ga salah sih jumlahnya 16 orang…
Teman 3: Via, bangun… lo malah tidur…
Via : ngantuk gw..
Teman1: Tadi malam habis ngapain saja lo ?
Elin : biasa pacaran dia sampe tengah malam…
Teman 3: ckck lo ini… oh iya kalian berdua kan sudah ada cwo, kenalin ke kita donk cwo kalian…
Via & Elin : cwo kita ?? (Saling menatap)

Kembali ke masa lalu..
Elin: vi, ntar pasti kita disorot deh kalo kita ini pacarnya artis apalagi anak boyband…
Via : hmmh, apa kita rahasiakan saja… ya, kita jg suruh mereka untuk merahasiakan siapa pacarnya sampai waktunya baru kita beritahu semua, gimana ??
Elin : boleh2 tuh…Sekalian suruh teman2 cwo kita jg ikut rahasiakan…
Via : ide yg bagus..

Kembali ke masa sekarang…
Teman 2: lo berdua malah bengong…
Elin : ada deh…
Teman 1: eh ada kepala sekolah…
Kep.Sek : anak2 pasti kalian tahu bahwa hari ini ada 16 murid baru..
Siswa: Iya pak..
Kep. Sek: silakan masuk…

Super Junior dan Wu Chun pun masuk ke dalam kelas XI IPS…
Elin & via : Kalian !!!
Kep.sek : kalian berdua kenal dengan mereka semua ?
Via : i..iya pak…
Kep.sek : bagus, sekarang saya tinggal dulu ya…permisi pak..
Pak Guru Eko : iya, anak2 bapak perkenalkan mereka ya…Ini siwon, heechul, donghae….(Terus hingga sampai wu chun..) ini zhou mi dan ini adalah wu chun… Silakan kalian duduk di tempat yg sudah kosong..

Zhou mi dan wu chun duduk di depan aku dan elin…
Elin : kok kalian semua ada disini sih ?
Via : lo jg mi, bukannya kasih tahu tadi malam soal hal ini…
Chun : Cuma kasih surprise ke kalian saja… dan berhasil kan…
Elin : berhasil banget, saking berhasilnya tuh liat cwe2 sudah liat ke arah kalian semua…

Dari pagi hingga pulang sekolah, semua cwe2 terus mengerumunin mereka semua….
Via : begini nih, resikonya punya kekash artis…
Elin : iya.. eh sudah jam makan siang kita pergi makan yuk gw lapar nih…
Via : ayo, mereka kita biarin saja…
Ryeowook : kalian mau kemana ?
Elin : mau pergi makan siang…
Siwon : bareng kita saja, kebetulan kita juga mau pergi makan siang…
Chun : hei, kalian semua mau pergi makan siang ya ?
Henry : iya chun lo mau ikut ?
Chun : boleh ayo…

Elin naik motor wu chun, sedangkan aku naik mobil bersama zhou mi…
Elin : chun jgn mengebut…
Chun : (Mengerem mendadak dan elin pun memeluk wu chun dari belakang)  Jangan dilepas biarkan saja begini…
Elin: ( Tersenyum) jadi ni kerjaan lo ya, biar gw bisa memeluk lo ?
Chun : tuh tahu…
Elin : ihh, dasar lo ya dari dulu ga berubah-berubah… ( Memukul punggung chun…)
Chun : Wei, jangan pukul gw ntar kita jatuh..
Elin : habisnya lo yang mulai duluan sih…

Sementara itu Di mobil Zhou mi…
Zhou Mi : knp dari tadi kau cemberut terus ?
Via : habisnya lo ke sekolah gw ga kasih tahu dulu, belum lagi gw harus terima lo dekat2 dengan cwe2 di kela gw…
Zhou Mi : cemburu ya ?
Via : ga…( melihat ke arah jendela )
Zhou Mi : (Memberhentikan mobilnya ) masa aku ga percaya ? (Mendekatkan mukanya ke depan wajahku)
Via : kau mau ap ?
Zhou Mi : (Semakin mendekatkan wajahnya ke arah wajahku )
Via : hujan mimi…
Zhou Mi : dasar kau ini.. Hei lo mau kemana ?
Via : keluar..
Zhou Mi : nanti kau sakit, dan gw ga mau hal itu sampai terjadi…
Via : tapi mi..
Zhou Mi : ( Memberikan ku  jasnya) Nih, pakai biar lo ga kedinginan…

~Bersambung~