Welcome to My World

Welcome to My World

Jumat, 08 April 2011

My Girl

Cast:
Hye Sun
Park Jung Soo / Leeteuk  “Super Junior”
All Member Super Junior

Gyur !!  Aku secara tidak sengaja menyiram seseorang, Awalnya aku ingin menyiram Yesung teman baik ku karena dia sudah mengejekku. Tapi dia menghindar dan mengenai seseorang, seorang laki laki yang ada dibelakang Yesung. Aku bisa menebaknya pasti dia sangat marah, “Leeteuk..” Ujar Yesung melihat temannya itu yang basah karena guyuranku itu. Laki laki itu menghampiri kami berdua, “ Siapa yang sudah menyiram gw ?” Aku dan Yesung saling menatap, suara laki-laki itu membuat semua teman-temannya keluar dari ruang tunggu. Mereka semua mendekati cwo itu dan berkata kenapa kau bisa basah kuyup begini. Yesung pun menunjuk ke arahku, Laki laki itu tampak sangat seram sekali, Aku hanya mennunduk kan kepalaku, aku takut dia akan marah kepadaku. “Maafkan aku, aku tidak sengaja aku berniat untuk menguyur Yesung dan tidak tahunya kau ada dibelakang…”Ucapku yang masih menundukan kepalaku. Cwo itu semakin mendekatiku dia mulai menurunkan wajahnya dan memegang daguku agar dia dapat melihat wajahku.

 “Lain kali hati-hati ya nona...” Ucapnya yang membuatku terpaku dan kaget, awalnya aku megira dia akan marah tapi ternyata aku sudah salah besar. Dia lalu pergi untuk masuk ke dalam ruang tunggu itu, Yesung menepuk pundakku “Makanya jangan suka menguyur orang untung saja leeteuk baik, coba kalo ga habis kau dimarahinnya…”Aku menaruh kedua tangaku di pinggang, “Hei, kalo bukan gara-gara lo tidak mungkin gw salah menguyur orang..” Teman-temannya lalu mendekati kami, “Kau cobalah meminta maaf lagi padanya, dan sekalian beritahu kepada dia kami semua pergi untuk makan siang duluan… Dia sudah tahu kok kami akan makan dimana…” Ujar Siwon, salah satu member Super junior. Aku hanya dia menganggukan kepala dan melihat mereka semua pergi. Dengan rasa menyesal aku pun memberanikan diri untuk membuka pintu itu, Baru saja aku membukanya aku melihat dia sedang membuka baju. “AAHHHHH !!!!” aku langsung menutup pintu ruangan itu, Astaga aku sudah mulai membuat masalah lagi dengannya.

Tak berapa lama aku merasakan ada seseorang sedang memegang pundak ku, “Hei…” Aku terdiam dan  aku sudah bisa menebak siapa orang yang memegang pundakku itu ya, dia adalah cwo tadi. Aku pun membalikan badan ku, kini aku benar-benar tidak berani untuk menatapnya wajah ku mulai terasa panas dan merah. Aku sangat malu, aku malu atas guyuran itu dan aku malu atas kejadian barusan, Semua ini benar-benar di luar dugaanku.

“Maaf sekali lagi aku benar-benar tidak tahu kau sedang ganti baju…” Ucapku yang sekali lagi menunduk kan wajahku di hadapannya. “Tenang saja, lagi pula kau tidak sengaja kan, Masuklah kau pasti sangat haus…”Ajak nya seraya membuka pintu ruangan itu agar aku masuk ke dalamnya. Aku duduk di sebuah sofa, “A…aku benar-benar minta maaf atas kejadian tadi…”

Dia terdiam, “Minumlah, agar kau merasa tenang…” Aku pun meminum segelas air putih itu, setelah selesai aku melihat dia tampaknya sedang membereskan barang-barangnya itu. “Kenapa kau ada disini ? Apa ada yang ingin kau sampaikan ?” Ucapnya yang sedang memakai jas putihnya itu. “Kalo ingin mengucapkan kata maaf lagi maka aku tidak akan mendengarkannya, kau sudah mengatakan itu dua kali nona…”

“Aku diminta untuk memberitahu kepadamu bahwa teman-teman mu sudah pergi makan siang, dan mereka memintamu untuk segera datang ke sana…” Setelah selesai mengucapkan itu aku segera pamit untuk pergi dari rungan itu, tiba-tiba dia memegang lenganku. “Kalo boleh tahu siapa nama mu, sepertinya kau orang yang baik.... Siapa tahu kita bisa berteman…”

“Namaku Hye…” Ucapan ku terputus karena handphone ku berbunyi, tanpa berbicara banyak lagi aku segera keluar dan pamit kepadanya.  “Gadis yang unik namanya Hye… belum sempat aku tahu namanya dia sudah pergi, dan sepertinya dia juga bukan salah satu fans Super Junior… Jika dia memang salah satu fans kami maka sudah dari tadi dia histeris…Mudah-mudahan kita bisa bertemu lagi ya…” Ucap Leeteuk yang juga pergi untuk menyusul teman-temannya.

Aku pun segera pulang ke Rumah, di Rumah aku mendapatkan kedua orang tuaku sedang duduk di ruang keluarga. “Papa..Mama ada apa ?” Tanyaku sambil duduk di sofa. Kedua orang tuaku sepertinya tampak marah sekali padaku, tapi aku tidak tahu apa yang membuat mereka marah, “Kau tadi menyiram Leeteuk bukan ?” Tanya Ayahku dengan sangat tegas.

“Leeteuk siapa dia ?”

“Tadi kau menyiram seseorang cwo kan, dan nama cwo tersebut adalah Leeteuk…”

“I…iya pa, tapi itu secara tidak sengaja awalnya aku hanya ingin menyiram Yesung tapi malah mengenainya…”

“Kau tahu manajernya itu marah-marah kepada papa dan kau juga tahu bahwa papa dengan manajernya itu adalah teman baik… Pokoknya papa tidak mau tahu kau harus meminta maaf kepada Leeteuk…”

“Tapi aku sudah meminta maaf kepadanya dan dia tidak masalah pa…”

“Kau yakin ? Terus kenapa manajernya itu sangat marah-marah pada ayah, Sekarang kita menghampiri mereka…”

“Tapi pa…” Kedua orang tuaku menarik ku untuk meminta maaf kepada laki-laki itu lagi. 15 Menit kemudian kami sampai di sebuah Taman dan disana sudah ada cwo itu dan manjernya. ”Kenapa kau bisa berada disini ?” Tanya cwo itu.

“Kami kesini ingin meminta maaf kepadamu karena anak kami sudah menyiram mu…” Ujar mamaku.

“Owh tidak apa-apa kok…”

“Kau yakin, tapi dia sudah benar-benar keterlaluan ?” Tanya manajernya.

“Tidak apa-apa kok…”

“Ehm, masalah ini kan sudah selesai bagaimana kalo kita makan siang ?” Ajak kedua orang tuaku dengan manajer cwo tersaebut. Manajer mengganguk dan mereka pun pergi,  aku hanya bisa duduk di bangku Taman itu. “Sial.. sial… hari ini gw sial banget sih, sudah tadi diejek ama Yesung, salah menguyur orang, ga sengaja liat orang ganti baju, dan tadi aku kena ocehan papa dan mama…” Gerutuku yang tidak menyadari bahwa cwo itu masih berdiri di sampingku. Dia hanya tersenyum mendengar gerutuku dan pergi entah kemana.

“Nih..” Dia kembali dan memberikan ku es krim. ”Aku tahu kau pasti sedang kesal kan, nah aku belikan kau es krim ini agar kau merasa agak tenang…” Aku sangat kaget dan megambil es krim itu dari tangannya. “Jadi dari tadi kau mendengar ucapan ku ?” Tanyaku sambil membuka es krim pemberiannya. Dia mengganguk sambil melahap es krim itu, “Matilah sudah…” Ucapku yang menempelkan es krim tersebut ke mulut ku. Dia hanya tersenyum melihat ulahku, dan dia memberikan sapu tangannya, “Nih, bersihkan dulu es krim yang ada dimulutmu…”

Aku menerima sapu tangannya itu dan mengelap mulutku. ”Kau pasti menganggapku cwe yang aneh…” Dia terdiam dan masih memakan es krim coklatnya itu, “Tidak kau tidak aneh tapi menurutku kau lucu…” Aku menatapnya dengan penuh keheranan, dia menganggapku lucu ? aku benar-benar tidak percaya ada seorang cwo bilang seperti itu tentangku, dan dia yang pertama kali bilang bahwa aku ini lucu. “Kenapa kau bisa berpikiran seperti itu ?”

“Ya, menurut ku kau itu lucu karena aku belum pernah bertemu gadis sepertimu, seorang gadis yang begitu bodoh tidak menyadari ada orang di sampingnya dan dengan santainya membicarakan orang itu…” Ujar Leeteuk membuang stick es krim ke dalam tong sampah dan kembali duduk ke bangku Taman itu.

“Itu kan karena aku benar-benar badmood… “ Gerutuku. Aku melipatkan kedua tanganku di dada, dia masih diam saja. Aku pun pergi, “Hei, aku masih belum mengetahui namamu ?” Dia menahan ku pergi, “Hye Sun…” Jawabku lalu pergi meninggalkannya. “Sepertinya aku mulai menyukai gadis itu…”

Keesokan harinya di Basecamp Super Junior, Semua member terheran heran melihat Leeteuk yang sedang senyum-senyum sendiri, sambil memegang bantal sofa. “Kena sakit apa dia, sampai sampai senyum sendiri dari tadi ?” Tanya kangin kepada member yang lain. Tapi yang lainnya hanya mengangkat bahu mereka, Kyuhyun pun mendekati leader Super Junior itu. “ Kau kenapa dari tadi senyum-senyum sendirian ?”

“Ah, tidak ada apa-apa kok…” Kata Leeteuk yang pergi ke dapur. Dia melihat ada hanphone milik Yesung, dia mencoba untuk mengambil handphone itu secara diam diam dan mencari nomor seseorang, setelah selesai dia kembali mengambalikan handphone milik Yesung tersebut.”Nih handphone mu ketinggalan…” Yesung menerimanya dan berkata “Terima kasih…”Leeteuk kembali memainkan handphonenya itu, ternyata dia sedang mengirim sebuah SMS kepada seseorang.

“Hai…^^”
To:Hye Sun

“Kau siapa ?”
To: nomor yang tidak dikenal

“Aku Leeteuk masih ingat ?”

“Dari mana kau tahu nomor handphoneku ?”

“Ada saja…”

Hampir 3 Jam dia terus-terusan SMS-an dengan Hye Sun. Heechul pun menghampirinya dan mencoba mengintip isi dari pesan Leeteuk. “ Kau tahu sepertinya aku mulai menyukaimu Hye Sun..” Ucap Heechul dengan kerasnya sehingga terdengar oleh semua member yang berada di ruangan itu. Leeteuk sangat kaget mendengar hal itu dan membatalkan SMS itu, Semua teman-temannya mulai menghampirinya. “ Wah ternyata Leader kita ini sedang menyukai seseorang pantesan saja dari tadi dia senyum senyum sendiri…” Goda Yesung.

“Hye Sun ? Hye Sun sahabatnya Yesung ?” Tanya Siwon yang seakan akan tidak percaya akan ucapan Heechul tadi.

“ Tidak salah lagi, Tadi gw liat dia sedang mencari sesuatu di handphone milik mu Yesug…” Lanjut Hangeng.

“Jadi kau beneran menyukainya ? Sejak kapan ?” Tanya Yesung bertubi tubi. Leeteuk menanggapi semua pertanyaan teman-temannya hanya dengan sebuah senyuman.” Ya, aku menyukainya sejak aku pertama kali bertemu dengannya, tapi aku tidak tahu apakah dia menyukaiku ?”

“Haiya tenang saja dia itu sahabat gw, kalo mau nih kita semua bisa atur rencana agar lo bisa lebih dekat dengannya, gimana ?” Usul Yesung. Semua teman-temannya menggangukan kepala dan mengatakan ide yang bagus. Leeteuk merasa sangat senang karena teman-temannya bisa membantunya untuk semakin dekat kepada Hye Sun.

“Leeteuk kelihatannya orang yang asyik dan enak untuk diajak ngobrol, kenapa di saat gw lagi sms-an dengan dia rasanya nyaman banget ya ? Apa gw sudah mulai menyukai cwo itu ?” Tanyaku pada diriku sendiri. Aku mencoba untuk tidur, tetapi tidak bisa. Grrr…. Grrr… handphoneku bergetar, ada sebuah SMS masuk. Aku pun membaca SMS itu.

“Hei, kau bisa datang ke basecamp kami tidak, ryeowook mau minta lo mengajar dia memasak Steak…. Lo bisa datang ‘kan ?”
Dari : Yesung
  
SMS dari Yesung ? aku heran kenapa dia tiba-tiba meminta aku datang ke basecamp Super Junior, tidak biasanya dia menyuruhku untuk kesana. Aku segera bersiap-siap untuk pergi kesana. Aku segera menaiki mobil Honda Jazz milikku, hanya butuh waktu 20 Menit aku sudah tiba di Basecamp mereka. Aku mengetok pintu dan yang buka bukanlah Yesung melainkan Leeteuk. Dia mempersilahkan aku untuk masuk dan duduk di ruang tamu, dan dia juga duduk disampingku. “Kenapa sepi banget disini, bukannya tadi Ryeowook minta gw ajarin masak ya, terus mana dia ?” Tanyaku.

“Mereka semuanya pergi katanya sih mau beli belanjaan buat ntar masak, dan gw disuruh jaga rumah…” Ucapnya dengan santai.

“Kalo tahu begini ngapain gw buru-buru datang, pasti yesung ngerjain gw nih awas dia…” Gerutuku yang kembali membuatnya tersenyum.

“Kenapa lo selalu tersenyum, aneh banget dari kemarin gw liat lo itu kerjanya senyum terus ?”

“Habisnya kalo lo lagi ngambek sendiri begini manis banget, dan gw suka liat lo yang seperti anak kecil…..” Dia mengeluarkan semua kata-kata itu secara tidak sengaja. Aku kaget mendengar ucapannya itu tapi ketika dia mengucapkan kata-kata itu aku merasa sangat senang, senang melihat dia tersenyum sangat manis sekali. Suasana hening setelah dia mengucapkan itu, Aku berdehem dan bilang kepadanya bahwa aku akan pulang. Tapi dia menyuruh ku untuk membantunya membersihkan rumah, dan aku mengganguk.  Aku tidak tahu apa yang sudah merasuki ku sehingga aku mau membantunya untuk membersihkan rumah.

Kami berdua pun membersihkan seluruh Basecamp/ Rumah kedua Super Junior. Pertama tama aku merapikan tempat tidur sementara dia membersihkan dapur, aku membawa selimut keluar untuk dicuci tanpa sengaja kami berdua bertabrakan. Aku terjatuh ke atas lantai dan dia juga terjatuh tepat diatas badanku, Mata kami saling bertatapan dan nyaris bibir kami bersentuhan. “Kenapa gw deg degan banget, kenapa kita bisa jadi sedekat ini ?” Tanyaku dalam hati.

“Astaga kenapa gw bisa sedekat ini dengannya, matanya begitu indah… ingin rasanya aku memiliki gadis ini…” Ucap Leeteuk dalam hati.

Aku pun bangun, dan segera pergi keluar untuk mencuci baju. Aku dapat merasakan wajah ku tampak merah, Dan aku juga dapat merasakan detak jantungku semakin kencang. Jam sudah menunjukkan pukul 12 Siang dan mereka semua masih belum pulang. Awalnya aku berniat ingin pulang tetapi huja turun dengan derasnya, jadi aku mengurungkan niatku untuk pulang. “Dari tadi gw ga liat Leeteuk kemana ya dia ?”

Aku mencari-carinya lalu aku melihat dia tengah tiduran di sebuah kamar, aku menghampirinya. “Kau sakit ?” Tanyaku padanya dan dia hanya mengganguk. Aku pun mengambil air dan kain untuk mengompresnya. Badannya semakin panas, aku menyuruhnya untuk minum obat dan tidur. Aku menungguinya hingga sore hari dan tanpa sadar aku tidur disampingnya. Dia terbangun dan melihatku tidur di samping kasurnya. “Terima kasih ya, aku sangat senang sekali karena kau mau merawatku..” Ujarnya sambil mencium keningku.

Setelah dia mencium keningku, aku langsung terbangun, “Gimana keadaan mu kau sudah sembuh ?” Tanyaku dengan penuh cemas. Dia kembali tersenyum, “Kau mengkhawatirkan ku, apakah kau menyukaiku ?” Godanya.  Aku tidak memperdulikan ucapannya itu aku langsung pergi, dia bangun dari tempat tidur dan pingsan. “Leeteuk… Leeteuk bangun….Leeteuk…” Isak ku. Dia masih belum sadar, aku pun berniat untuk memanggil ambulan dia memegang lenganku, “Kau beneran takut kehilangan aku kan ?” Godanya sekali lagi.

“Ga lucu…” Ucapku yang bangun dan pergi.

“Gw lakuin itu karena gw mau tahu apakah lo itu menyukai gw atau ga ?” Tanyanya yang membuatku berhenti tetapi tidak membalikan badanku. ”Kenapa lo diam, lo tahu gw memang sengaja pingsan hanya ingin melihat reaksimu saja apakah kau benar-benar peduli padaku atau tidak, dan aku tahu bahwa kau juga menyukaiku kan ? sejak pertama ketemu aku sudah menyukaimu…”

Aku terdiam, sebenarnya aku juga tidak tahu apakah aku benar-benar menyukainya atau tidak., Aku masih bingung pada perasaan ku sendiri. Aku pun pergi meninggalkannya, “Kenapa gw merasa sangat sedih banget saat dia sakit dan kenapa gw sangat khawatir saat dia pingsan, apa gw sudah benar-benar menyukainya ?” Di belakangku ada sebuah mobil yang tengah melaju kencang, awalnya aku mengira mobil akan menabrakku tetapi ada seseorang yang mendorong ku dan dia pun kecelakaan. “Leeteuk bangun… Leeteuk lo jangan buat gw takut…” Tidak ada jawaban, aku segera membawanya ke Rumah Sakit dan memberitahu semua teman-temannya. Begitu aku tiba di rumah sakit dia langsung diperiksa oleh dokter dan dokter berkata tidak apa-apa dia hanya mengalami luka ringan saja, Begitu dokter itu pergi aku langsung masuk ke ruang rawatnya. “Kau tidak apa-apa kan ?” Tanyanya.

“Dasar bodoh, kenapa lo selamatin gw sih ?” Kesalku dan menahan air mata yang ada di kelopak mataku. Dia kembali tersenyum, “Kenapa lo itu selalu tersenyum di depan gw ?” Tanyaku kembali padanya. Dia terbangun, dan duduk di tempat tidurnya. “Aku senang sekali ternyata kau benar-benar khawatir denganku, berarti kau itu menyukaiku kan ?”

“Terserah lo saja lah, gw bosan mendengar ucapan lo itu…” Ucapku dan setelah itu teman-temannya sudah datang semua, “Gimana keadaan lo baik-baik saja kan ?” Tanya Ryeowook. Leeteuk kembali tersenyum dan berkata bahwa dia baik-baik saja. “Tapi cwe ini nih, ga mau akuin bahwa dia itu menyukai gw… Jelas jelas sudah gw test tadi 2 kali malah…” Godanya yang melirik ke arahku. “Baiklah, gw akui gw sudah mulai menyukai lo…” Ucapku.

“Yeah, akhirnya lo akuin juga kan…” Teriaknya.

“Tapi gw mau tanda bukti cinta lo dulu, jika lo tidak ada usaha untuk itu maka gw tidak akan menerima lo…” Ucapku lalu pergi meninggalkan mereka semua. Teman-Temannya yang lain bertanya kepadanya apakah dia benar-benar ada ide untuk semua itu, dia hanya menjawab tenang saja dia pasti akan menjadi milikku. Keesokan malamnya, dia mengajakku untuk Pergi ke suatu tempat Padang rumput. Begitu aku tiba disana aku melihat ada beberapa lilin yang berbentuk tanda hati, ada sebuah meja makan. Dia menyuruh aku untuk mendekat tiba-tiba Gyurrr, dia menyiramku dengan air. “Leeteuk lo itu apa-apaan sih, kenapa lo itu siram gw ?” Kesalku.

“Kau masih ingat kan, kau juga dulu menyiramku dan dari kau menyiramku itulah aku mulai menyukaimu…” Ucapnya sambil memakaikan jas warna putihnya itu. Aku hanya terdiam tapi aku senang dia masih ingat akan hal itu. Saat kami duduk di meja makan aku melihat ada kembang api yang bertuliskan Saranghaeyo, Aku sangat senang akan pembuktian cintanya itu padaku. Dia terbangun dari kursinya menuju ke tempatku, dia bersujud dan berkata, “Would you to be my girl ?” Tanyanya. Aku menjawabnya dengan menggangukan kepalaku. Dia sangat senang dan berterima kasih padaku, tapi ternyata saat dia mau memelukku teman-temannya sudah berada di belakang bersembunyi. Tanpa kami ketahui Shindong dan Kyuhyun berada di belakang dan kembali menyiram kami berdua sebagai tanda resmi bahwa kami kini sudah jadian.

~The End~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar