Welcome to My World

Welcome to My World

Rabu, 13 April 2011

You're Always In My Heart

Pemain:
Super Junior
Me

Siang hari ini sangatlah panas, terik matahari begitu menyengat. Aku harus mengantri  untuk medapatkan tiket VVIP Super Junior, BoyBand idolaku. Besok mereka akan ke Jakarta,  Aku sangat senang sekali tapi benar benar butuh perjuangan agar dapat  1 tiket VVIP itu. Aku tahu hari ini mereka ada di Jakarta tapi kami para ELF tidaklah boleh masuk ke dalam hotel karena dijaga oleh puluhan bodyguard.  Untungnya aku ini adalah anak dari pemilik hotel tempat mereka menginap tetapi tetap saja aku tidak boleh masuk.

Matahari hari ini benar benar panas, aku sudah tidak sanggup lagi, Kepalaku pusing dan aku pun pingsan di barisan itu. “Hei…Kau sudah sadar ?” Tanya seseorang cwo dalam bahasa inggris. Aku terbangun, aku sangat kaget melihat orang orang yang ada di sekelilingku. Mereka adalah Super Junior, idolaku. Aku Sangat senang sekali bisa bertemu mereka secara langsung ternyata mereka itu lebih tampan dari yang selama ini aku liat di televisi. “Kau tidak apa-apa nona ?” Tanya Yesung juga dalam bahasa inggris.

“Aku tidak apa-apa kok….” Ucapku yang sudah tidak bisa menahan rasa kegembiraan ku karena aku bisa bertemu dengan mereka.

“Via, kau sudah sadar rupanya, saya sudah memberitahu kepada orang tuamu bahwa kau sekarang berada disini…” Ucap manajer hotel itu. “Kalau begitu  saya permisi dulu..” Manajer itu pergi meninggalkan ku bersama dengan para member Super Junior itu. Tanpa sepengetahuanku Siwon mengambil tasku dan melihat isinya, “ Ternyata kau bukanlah paparazzi, jadi kau adalah fans kami juga ya ?” Ucapnya sambil memperlihatkan foto mereka yang ada di tasku. Aku langsung mengambilnya dan memasukkannya kembali ke dalam tasku. “Jangan suka mengtutak atik barang-barang orang…”

“Kenapa, kau itu adalah orang baru ya siapa tahu kau itu termasuk dalam paparazzi dan wartawan…Dan kau pingsan pula, untungnya manajer hotel ini mengetahui siapa dirimu…” Ucapnya dengan jutek.

“Aish, memang benar ya fakta bahwa kau itu adalah orang yang jutek, dan sekarang aku baru percaya… tenang saja aku tidak fans dengamu karena kau itu jutek habis…” Ucapku karena aku tidak terima jika aku dianggap paparazi. Siwon langsung ke kamar mandi untuk mandi, sedangkan yang lainnya masih menemani ku di kamar salah satu member Super Junior. “Namamu adalah via, betul ?” Tanya sungmin. Aku menggangukan kepalaku. Dan mereka mulai memperkenalkan diri mereka masing-masing kepadaku.

“Kalau aku boleh tahu kenapa aku bisa berada disini ?” Tanyaku penasaran.

“Orang yang tadi kau hampir ajak ribut itu lah yang sudah menolongmu dan membawamu kesini…” Jawab Kyuhyun.

“Mwo ? Siwon yang membawa ku kesini, kok bisa dia ada disana ?”

“Ya nona, kau itu tadi pingsan dan siwon terpaksa menyamar untuk menolongmu karena dia tidak tahu harus membawamu kemana makanya dia yang membawa mu kesini…” Cerita Leeteuk sang leader.

“Tapi kenapa harus si jutek itu sih, padahal aku berharap leeteuk yg menolongku… Huft, gpp lah yg penting aku bisa bertemu dengan idolaku asyik..^^” Ucapku dalam hati.

“Silakan minum dulu biar tenang…Dan ini tiket VVIPnya…” Ujar shindong yang memberikan ku teh hangat dan sebuah tiket VVIP itu. Aku sangat kaget bagaimana mereka bisa tahu bahwa aku sedang mengincar  tiket itu. “Kau tidak usah bengong, tadi kan aku sudah mengutak atik barang-barangmu jadi aku tahu kau pasti sedang mengantri tiket, padahal kau adalah anak dari yang punya acara kenapa malah harus mengantri…” Ucap siwon yang keluar dari kamar mandi.

“Lo itu ya liat barang-barang gw dengan teliti banget ya, sampe sampe Hal sekecil itu saja lo tahu…  Bokap gw tidak mengijinkan gw untuk menjadi anak manja, katanya jika gw mau tiket itu ya gw harus berusaha sendiri….” Jelasku padanya.

Dia hanya terdiam, Tak berapa lama handphone ku pun berbunyi.  “Halo pa… ya aku ada bersama mereka, makan malam wah aku mau iya aku akan segera siap-siap lalu turun ke bawah… bye…”  Aku langsung menutup teleponku dan aku memberitahu kepada mereka semua bahwa ayahku ingin mengajak mereka semuanya makan malam di bawah. Mereka kelihatan sangat senang sekali begitu juga denganku, aku langsung berpamitan dan bersiap siap pulang ke rumah untuk bersiap siap. Jam sudah menujukkan pukul 19.30 Waktu Indonesia, Aku dan mamaku sudah tiba di hotel Tepatnya di ruang makan yang berada di lantai paling dasar.

Entah apa yang sudah terjadi, sehingga orang tuaku sangat dekat dengan manajer mereka, seperti seorang sahabat. Aku hanya terdiam memakan makananku dan para member super junior sedang asyik sendiri dengan couple mereka. “Membosankan, mendingan gw jalan-jalan saja kebetulan di dekat sini ada Mall…” Ucapku dalam hati lalu pergi meninggalkan mereka semua. “Hei lo mau kemana ?” Tanya Donghae berserta Eunhyuk yang ada disampingnya.

“Gw mau ke mall dari pada gw bosen di dalam…” Ucapku lalu pergi.

“Eh, tunggu kita boleh ikut ?” Ucap Eunhyuk berdiri dihadapanku. Aku menggangukan kepalaku, mereka berdua terlihat sangat senang sekali dan mereka menyuruhku untuk menunggu mereka. 10 Menit berlalu, Dan ternyata mereka membawa semua teman-temannya. “ Astaga semuanya malah ikutan kok bisa sih ?” Tanyaku.

“Kita liat Donghae dengan Eunhyuk senang sekali pass kita Tanya ternyata mereka mau pergi ke mall, ya kita ikutan saja sekalian refreshing karena besok kita akan ada konser…” Ucap Henry.

“Kalian itu kan boyband dari Korea bagaimana kalo fans mengenali kalian, gw juga yang repot…”

“Tidak akan, kita sudah menyamar dijamin tidak ada yang mengenali kita…” Ujar Siwon dengan yakinnya.

Kami pergi dengan menaiki BusWay dan untungnya busway itu sangat sepi jadi kami ber 16 masih bisa tenang. Hanya butuh waktu 3 Menit saja kita sudah ditiba di sebuah mall, sasaran pertama kami adalah berbelanja baju. 2 Jam berlalu, “Gw baru tahu ya jika kalian berbelanja lebih lama dari pada cwe 2 jam masih ada yg belum selesai juga… “ Ucapku terhadap mereka semua.

“Wajarlah, besok kita konser dan belum lagi barang-barang disini bagus jadi sekalian saja kami beli…” Ujar Shindong. “Ngomong-ngomong Kau masih sekolah atau kuliah ?”
“Tanya saja tuh ama orang yang sudah mengutak atik barang-barangku…” Ucapku melirik ke arah Siwon.

“Lo itu sensi banget ya ama gw, masih kecil juga ga boleh menuduh orang secara sembarangan….” Ujarnya yang membawa barang-barangnya itu ke kasir. “Lo itu masih berumur 16 tahun dan kau beda 4 tahun dengan kami jadi kau harus menghormati kami dan ingat jangan suka memanggil nama kami, tidak sopan tahu…”

“Kau masih berumur 16 tahun ?” Tanya leeteuk tidak percaya. Aku mengangguk. “Kau boleh memanggil kami oppa dan kami akan memanggilmu saeng gimana ?” Aku langsung memeluk teukie oppa dan mengatakan terima kasih dalam bahasa korea.  “Berarti aku ini adalah saeng pertama kalian di Indonesia donk…” Ucapku dengan bangganya.

“Gitu doank bangga, kalo lo mau jadi saeng gw lo harus sikap baik dengan gw…” Ucap siwon yang sudah membayar belanjaannya.

“Gw jg ogah bgt jadi saeng lo, tanpa lo pun gw sudah ada oppa yg ganteng2 ini weeeeeeeekkkkk :p” Ucapku sambil menginjak kakinya. Dia kesakitan karena aku menginjak kakinya, dia berlari dan menjitak kepalaku. “Sakit…Bodoh…” Aku sangat kesal sekali pada oppa yang satu ini. Karena sudah malam kami semuanya pun pulang, aku mengantarkan para Super Junior Pulang ke Hotel dan aku pulang ke rumah.  Besok paginya, aku sudah bersiap siap untuk mengunjugi mereka lagi di hotel. Aku tiba di kamar nomor 126 tempatnya leeteuk oppa dan siwon. “Oppa…” Ucapku masuk ke dalam kamarnya.

“Lo lagi… lo lagi… ngapain lo kesini kangen atau mau minta maaf ke gw karena lo sudah menginjak kaki gw…” Ujar Siwon yang tengah membereskan barang2nya. Aku terdiam dan mencari cari dimana leeteuk oppa. “Kalo cari leeteuk dia tidak ada mungkin ada di kamar member yang lainnya…” Lanjutnya. Aku segera keluar tanpa berkata apa pun kepadanya, Dan dia hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ulahku itu. Aku kembali masuk ke kamar yang ada di sebrangnya yaitu kamar nomor 128 tempat Ryeowook dan Yesung Oppa berada. “Hei, saeng kenapa kau bisa berada dsini, baru saja kami akan siap siap untuk pergi ke acara konser…” Tanya Ryeowook yang mempersilahkan aku masuk.

 “Aku hanya ingin berfoto saja dengan kalian karena habis konser selesai kan kalian kembali ke korea, aku tidak ingin kalian pergi tanpa meninggalkan kenangan…. jadi boleh kan ?” Pintaku.

“Tentu saja boleh, aku kumpulkan yang lainnya dulu.. sebentar…” Ujar Leeteuk untuk mengumpulkan para oppa Super Junior yang lainnya. Semuanya sudah berkumpul kami pun meminta salah satu pelayan untuk memfoto kami. Setelah selesai aku ingin berfoto dengan semua member super junior, tapi tinggal 1 member yang aku paling malas memintanya. “Tinggal Siwon nih, ayo lo ikutan foto berduaan dengannya biar aku yang memfotonya…” Ujar Eunhyuk yang sudah bersiap siap dengan kamera di tangannya.

“ Untuk dia tidak usah lah, dia oppa yang menjengkelkan…”

“Apa kau bilang sembarangan aja kalo bilang… aku memang dari dulu suka pada oppa tapi sekarang liat ulah won oppa aku jadi tidak suka…” Kami berdua terus bertengkar, tanpa kami ketahui kangin memfoto kami. “Ah, sudahlah aku cape berdebat dengan oppa yang cerewet satu ini… Oppa Super Junior, aku pamit dulu ya aku mau pergi ke tempat acara kalian…. bye..” Ucapku lalu pergi membawa kameraku.

Aku baru saja tiba dan berada di barisan paling depan, mereka juga langsung tiba dan membuka acara konser mereka itu dengan lagu Knock Out, lalu diikuti dengan lagu Perfection. Setelah lagu perfection selesai mereka memperkenalkan diri mereka masing-masing. Suasana di ruangan terbuka itu sangat lah ramai dan sesak banyak fans yang meneriakan nama dari masing-masing member. “ Ini adalah konser pertama kali di Indonesia, dan kami sangat senang sekali…. Di hari pertama kami berada disini kami sudah mendapatkan seorang gadis yang berumur 16 tahun yang tengah pingsan dan dia kini kami anggap sebagai saeng kami di Indonesia…” Ujar Leeteuk yang membuat para fans penasaran.

Mereka mulai meneriakan siapa gadis itu dan menyuruh Super Junior untuk memberitahu mereka, Leeteuk menatap ke arah ku tetapi aku hanya menggelengkan kepalaku. Aku tidak mau mendapatkan masalah jika aku memberitahu hal itu semua, biarlah yang tahu hanya aku dan mereka saja. “Maaf, gadis itu tidak dapat kami beritahu.. yang pasti kami berterima kasih kepadanya karena dia sudah mengantar kami berkeliling Jakarta biarpun Cuma sesaat…Kami akan menyanyikan lagu In My Dream, yang artinya bahwa kami semua dan kalian tidak akan pernah melupakan mimpi yang sudah menjadi kenyataan ini…” Ujar Siwon.

Aku sangat kaget dia bisa bilang seperti itu tapi aku senang, aku tersenyum kepadanya dan dia pun membalas senyumanku itu. 3 Jam berlalu mereka sudah selesai, aku pun pergi karena ada urusan. Sementara itu di ruang ganti, “Selamat ya, acara kalian ini sangat sukses…. “ Ucap ayahku kepada mereka semua. “Aku akan mengantar kalian ke bandara…”

“Via mana, bukankah dia yang seharusnya menemani kami ke bandara ?” Tanya Heechul yang mencari cari dimana aku berada.

“Dia tidak datang, dia sedang berada di rumah sakit..” Jawab ayahku.

“Di Rumah Sakit kenapa dia ?” Tanya Siwon yang kaget mendengar ucapan ayahku itu.

“Kalian tidak tahu, bukankah kalian dekat akhir akhir ini… dia itu dari kecil sudah terkena penyakit kanker otak, dan sekarang penyakit nya itu sudah bertambah parah… “

“Kanker Otak ?” Ucap mereka semuanya serempak sekaligus kaget mendengar ucapan ayahku itu. Tanpa melanjutkan kembali, manajer mereka sudah menyuruh mereka untuk naik Bus dan segera ke bandara. Selama perjalanan, mereka terlihat orang yang seperti kehilangan sesuatu , Terutama Siwon. Akhirnya mereka pun sampai di bandara, sebelum masuk mereka masih sempat menghadap ke belakang berharap aku ada disana untuk melihat mereka masuk pesawat namun itu tidaklah mungkin mereka sudah masuk ke dalam pesawat.

Super Junior kini sedang berada dalam sebuah acara penghargaan music dan mereka berada dalam ruang tunggu. Yesung membuka tasnya dan menemukan sebuah foto, Foto seorang gadis dan dirinya. “ Foto ini kan ?” Ucap Yesung, karena penasaran semua member Super Junior ikut melihat foto itu. “Siapa gadis yang berada di sampingmu itu, Yesung ?” Tanya Zhou Mi. Semua member Super Junior memeriksa ke dalam tas mereka kecuali Henry dan Zhou Mi. Dan mereka semua menemukan sebuah foto mereka bersama seorang gadis dan foto di saat mereka bersama sama. “Kenapa aku baru menyadari ada Foto ini ?” Tanya Kyuhyun.

“Kalian sudah liat foto itu ternyata saking sibuknya kalian tidak menyadari bahwa 3 Tahun yang lalu diam diam dia memasukan foto itu ke dalam tas kalian agar kalian juga dapat mengingatnya kembali…..” Ujar Manajer mereka yang masuk ke dalam ruang tunggu itu.

“Sebenarnya siapa gadis itu ?” Tanya lagi Henry penasaran.

“Gadis ini adalah gadis yang kami temuin secara tidak sengaja, Leeteuk yang pertama kali menemukan gadis ini pingsan dan membawanya ke hotel tempat kami menginap…” Jawab Ryeowook.

“Awalnya aku memeriksa ke dalam tasnya karena aku takut jika dia itu paparazzi, tetapi dia hanya fans kami… Dari situlah aku dan dia sering sekali bertengkar…” Lanjut Siwon.

“Sekarang bagaimana ya keadaannya, aku sangat rindu pada saeng kita yang satu ini…” Kata Donghae.

“Entahlah, yang terakhir aku dapatkan dia sudah masuk Rumah Sakit karena penyakitnya itu…” Ujar sang Manajer yang membuat semua member Super Junior Kaget. Mereka tidak percaya bahwa aku itu adalah gadis yang berpenyakitan, awalnya mereka benar benar tidak tahu bahwa aku itu mengidap suatu penyakit sebelum ayahku menceritakan semuanya kepada mereka di Bandara.

“Apakah kita boleh pergi kesana, aku sangat ingin melihat gadis itu…” Pinta Leeteuk.

“Sebenarnya saya juga sangat penasaran akan gadis itu tapi coba saya cek dulu jadwal kalian, hari ini tidak ada jadi kapan kalian mau kesana ?” Tanya sang manajer yang membuat semua personil Super Junior mengatakan 1 kata saja yaitu Sekarang. Mereka semua pergi ke Indonesia tepatnya di Jakarta pada hari itu juga. Mereka semuanya menyamar agar tidak ketahuan oleh para fans mereka. Jam sudah menunjukan pukul 4 sore waktu Indonesia, mereka semuanya tiba di rumah via.

“Maaf kalian cari siapa ya ?” Tanya seorang pembantu.

“Siapa bi, kalian siapa ya ?” Tanya ibu via yang tiba tiba keluar menghampiri arah pintu.

“Bisa bertemu dengan via, kami temannya yang dari korea…” Ujar Siwon.

“Kalian super junior ya ? Anak saya sangat mengefans sekali pada kalian, terutama kau… “

“Saya ?” Tanya Siwon kepada ibu-ibu tersebut.

“Ya, tapi…tapi…” Ibu-ibu itu lalu menangis, dan tak berapa lama sahabat manajer mereka yang tidak lain adalah ayah via pun keluar melihat istrinya menangis.

“Kenapa kalian bisa berada disini ? Ingin bertemu dengan siapa ?” Tanya Ayah via sekali lagi.

“Mereka menyari anak kita pa…” Jawab ibu itu yang semakin menangis menjadi jadi, karena tidak kuat dia pun pingsan. Mereka semuanya menggotong ibu via ke kamarnya, di kamar ayah via menceritakan semuanya kepada mereka. “Sebenarnya sejak 1 Tahun yang lalu via sudah meninggal karena kanker, Maka dari itu aku menyuruhnya untuk menemani kalian, karena saya tahu bahwa dia itu sangat fans sekali pada kalian terutama yang bernama Choi Siwon…”Cerita Bapak-bapak itu yang juga ikutan menangis. Para member super junior tidak percaya bahwa gadis yang baru mereka temui 2 hari sudah meninggal, Terlebih lagi Siwon yang sangat syok mendengar hal itu. Bapak-bapak itu pun menunjukkan kamar via kepada mereka, Di kamar itu tampak rapi dengan beberapa poster Super Junior, tapi mata Siwon hanya tertuju pada satu Poster yaitu Poster Dirinya sendiri.

“Ini adalah Catatan Harian Terakhir Via sebelum dia meninggal…” Ayah Via memberikan sebuah buku harian kecil kepada siwon lalu pergi meninggalkan mereka semua. Siwon pun membuka dan membaca isi buku itu.

Tanggal : 28 Maret 2011
“Hari ini mungkin aku akan pergi untuk selama lamanya dari muka bumi ini, tapi aku sangat senang karena 3 tahun lalu aku masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan Super Junior, Terutama Choi Siwon. Aku benar benar sangat Fans sekali padanya, itu karena kami seiman yaitu beragama Kristen, dan Dia seperti Sosok Malaikat, dia selalu memberitahu bahwa setiap ada masalah yang kita hadapi kita harus terus berdoa agar diberi jalan keluar. Awal aku bertemu dengannya ternyata dia itu sangatlah cuek. Tapi aku senang akan sikapnya itu seenggaknya dia tidak akan pernah menyadari akan penyakitku itu…. Jika aku sudah berada di Surga nanti, maka aku ingin mereka tidak akan pernah melupakan ku, begitu juga aku yang akan selalu menyimpan kenangan itu di dalam hati ku…..SUPER JUNIOR, You’re Always In My Heart …”

Semuanya menangis setelah membaca catatan terakhir ku itu, Lalu orang tuaku mengantarkan mereka ke makam ku. Mereka mulai mendoakan ku, dan orang tuaku berserta manajer mereka meninggalkan mereka untuk berdoa. Ketika mereka selesai berdoa tiba-tiba ada semilir angin datang ke arah mereka, “Kami Yakin kau pasti sedang melihat kami dari atas sana…” Ucap Leeteuk dan yang lainnya memandang ke arah langit sore.

“Aku tidak akan pernah melupakan kebersamaan kita itu walau hanya sesaat, dan aku beruntung bisa bertemu dengan mu……”Lanjut Siwon.

“And You’re Always In My Heart Too…. VIA…..semoga kau tenang di alam sana…” Ucap mereka semua dalam hati.

Back Song: Step To Stop- Super Junior KRY

~The End~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar