“Iya, benar…”
“anda tdk salah kana tau ada yg tertukar…”
“saya tdk salah ini benar..”
“boleh saya minta alamat tuan goh yan ya xiang ??”
“sebentar… ini dia alamatnya…”
“terima kasih banyak..”
Dengan segera aku keluar dari toko itu, hati ku benar2 sgt sakit mendengarnya. Ibu ku membuat surat undangan pernikahan bersama ayah yalun, dan ibuku masih terikat pernikahan dengan ayahku… knp itu bisa terjadi. Aku pun pergi ke rumah ayah yalun berharap tdk ada yalun disana, 2 jam kemudian aku pun mulai dtg ke rumah ayah yalun.
“permisi…”
“Ya, owh xiao kenapa tiba2 ada di rumah om.. yalunnya lagi kerja..”
“Maaf om menggangu, saya tdk mencari yalun… tapi saya ingin mencari om..”
“Ada perlu apa ya ? mari silakan masuk…”
“Begini om, saya mau Tanya apa 10 tahun yg lalu anda mengenal foto ini…”Ucap xiao sambil memberikan foto kedua orgtuanya ke ayah yalun.
“Iya, knp foto ini ada di kamu.. jangan2 kamu itu anak dari min lin xiong…”
“betul om… ini adl org tua saya..”
“Tdk… tidak mungkin…”
“Sebenarnya apa yg terjadi antara org tua saya dgn anda…. tolong beritahu saya…”
“Sebenarnya kejadian ini sudah lama berlalu, ini berawal dari om dan ayah kamu itu dulu adl sahabat baik, tapi kami berdua jatuh cinta pd ibumu..ketika kami kuliah, om dan ibumu sudah berpacaran.. Ayahmu tdk terima akan hal itu kami berdua pun bertengkar… 3 Tahun kemudian orgtuamu pun menikah..dan om jg sudah menikah dgn org lain… org tuamu pergi ke Indonesia dan menetap disana, tapi ketika kamu berumur 5 tahun keadaan ekonomi org tuamu sgt lah sulit, sehingga ibumu pun balik ke taiwan utk menjadi TKW… Namun siapa sangka dia bekerja di rumah nenek yalun yg sgt membenci ibumu… setiap hari ibumu disika bahkan diperkosa oleh kakak ku… ibuku yg tahu akan hal itu mulai mengatur rencana agar ayahmu itu tdk tahu dan tdk melaporkannya ke kantor polisi…. saat aku berada di rumah ibuku, ibuku mulai mengancam om dan ibumu utk menikah… akhirnya dgn terpaksa ibumu pun menyetujui hal itu… ayahmu yg mengetahui hal itu sgt marah kepada om, dan dia tdk ingin menceraikan ibumu krn kamu itu masih sgt kecil… Menjelang hari pernikahan kami, ibumu meninggal dunia karena kecelakaan gara2 om… ayahmu yg mengetahui hal ini sgt syok dan dia menuduh ayah telah melukai ibumu yg bekerja di rumah ibu om… ketika ayah mu berada disana dia melihat yalun yg masih berumur 5 tahun… sejak saat itu ayahmu sgt benci dgn org2 taiwan krn dia mengira org2 taiwan sgtlah kejam, dan dia tdk menyetujui hubunganmu dgn yalun krn dia takut hal itu terulang dlm hidupmu…”
“Jadi… itulah sebenarnya yg telah membuat ayah sgt benci kepada Taiwan…dan om adl pembunuh ibuku… knp om sgt tega membunuh ibuku…”
“Maafkan om, ketika kami berada di mobil tiba2 saja ada perampok dia menyuruh om dan ibumu keluar… ketika kami keluar om dan perampok itu berantem, om berhasil merebut pisau perampok itu namun na’as tiba2 saja perampok itu kabur dan mendorong ibumu sehingga tdk sengaja ibumu tertusuk pisau dan akhirnya meninggal dunia saat itu juga…”
“Tidak… tidak… om pasti sedang bercanda kan… itu tdk mungkin….”Ucpaku sambil berlari keluar dari rumah ayah yalun.
Hatiku ini benar2 sangat2 sakit, aku awalnya mengira ibuku meninggal krn penyakit seperti yg dibilang ayahku ternyata ibuku meninggal gara2 ayah dari kekasihku sendiri. Kini aku sudah mengetahui apa alasan ayahku sgt menolak mentah2 hubunganku dgn yalun, ternyata ayahku sudah mengetahui hal itu sejak lama dan dia tdk menceritakan hal itu kepadaku. Tak berapa lama yalun melihatku duduk di sebuah taman,
“bao bei…” Ucap yalun seraya memelukku.
“(melepaskan pelukan yalun..)”
“Kamu kesini kok tdk bilang padaku sih xiao… wo hen xiang ni…”
“(menatap yalun, dan mulai menangis…)”
“Bao bei, knp kamu menangis ??”
“Maaf aku harus pergi skrg jg aku sgt cape…”Ucapku lalu pergi dari hadapan yalun secepatnya.
Kini aku harus pergi menjauhinya, krn setiap aku melihat wajahnya maka yg aku lihat adl wajah org yg membunuh ibuku. Aku tdk menyangka yalun adl anak dari org yg sudah membunuh ibuku, kini aku sudah tak tahu lagi apa yg harus aku perbuat. Selama aku berada di hotel , yalun terus2an meneleponku tapi aku tdk sanggup utk menatap wajahnya. Aku harus segera pulang ke rumah utk menyelesaikan masalah itu, aku tdk ingin terus berlarut larut aku jg mau meminta penjelasan dari ayah soal masalah itu. Aku pun segera beres2 utk pulang ke rumah tapi saat aku membuka pintu yg ada di depan pintu adl yalun. Aku sgt heran dari mana dia tahu soal tempat tinggalku skrg.
“Kenapa lo ada disini ??”
“Gw ikutin lo, knp lo tiba2 menghindar dari gw..”
“Maaf gw harus pergi…”
“ Gw ga akan membiarkan lo pergi sebelum lo menjelaskan knp lo jadi menghindar dari gw…”
“Gw ga menghindar dari lo…”
“Xiao, tolong jujur…”
“Ok, kalo kamu paksa gw akan menceritakan itu semua….Pertama gw kesini karena mau mencari apa penyebab bokap gw benci bgt ama lo...”
“Lalu apa lo sudah menemukannya, dan apa salah gw sehingga gw sgt dibenci oleh bokap lo ??”
“ Lo mau tahu, Tanya aja ama bokap lo itu…”
“ Apa maksud lo jadi bokap gw ada kaitannya dgn masalah ini…”
“Iya…”
“Tolong ceritakan hal itu semua ke gw… gw ga mau harus bernunggu lama2 dgn Tanya ke bokap gw…”
“ Lo benar2 mau tahu, nih gw ceritakan semuanya… 10 tahun yg lalu nyokap gw dtg kesini sbg TKW, dia bekerja di rumah nenek lo… tapi yg ada nyokap gw di siksa, lalu nyokap gw diperkosa oleh kakak dari ayah lo….. krn nenek lo tdk mau menanggung malu maka dia terpaksa mengancam nyokap gw utk menikahi ayah lo… nyokap gw terpaksa menerimanya, dan di hari pernikahan bokap lo dgn nyokap gw.. ada perampok dtg, dia menyergap nyokap gw… ayah lo berhasil merebut pisau itu… dan di luar dugaan perampok itu mendorong nyokap gw dan akhirnya mengenai pisau bokap lo itu… Jadi skrg lo menjauhlah dari hidup gw krn setiap gw liat muka lo gw akan selalu ingat kejadian yg pahit itu…”Ucap xiao lalu pergi.
“Ga… ini ga mugkin… jadi itu alasannya knp gw selalu dibenci ama org tuanya xiao.. krn gw itu anak dari pembunuh ibunya xiao… ga…. ini ga mungkin... GAAAAAAAAAAAAA !!!!!!!” Teriak yalun seraya memukul kaca yg ada di hadapannya.
Selama di pesawat aku terus2an menangis, aku menyesal knp aku harus mengetahui hal ini saat aku dan yalun sudah cukup lama menjalin hubungan ini. 3 Jam kemudian aku kembali pulang ke singkwang, saat aku tiba ayah melihatku dgn sgt heran, heran knp aku pulang dgn muka yg menangis.
“Kenapa kamu menangis xiao, dan bukannya kamu saat ini ada di singapura knp bisa cepat pulang ??”
“Pa.. biarkan aku sendirian dulu yah…”
“Baiklah..”
Aku masuk ke kamar lalu mengunci pintu, seharian aku berada di kamar menangis. Pada malam harinya, ayahku pun mengetok pintu kamarku krn aku seharian berada di kamar terus. Air mata ku seakan akan mulai habis utk menangisi hal itu.
“Kamu kenapa xiao, ceritakan ke ayah apa yg sebenarnya terjadi pada mu ??”
“Ayah jawab yg jujur, ibu sebenarnya meninggal bkn krn penyakit kan tapi krn ayah yalun yg membunuhnya…. Iya kan ??”
“Dari mana kamu tahu soal itu ??”
“Aku bkn pergi ke singapura tapi aku ke taiwan…”
“Ap.. apa…jadi kamu itu… beraninya kamu temui laki2 itu, sudah berapa kali ayah bilang ke kamu utk menjauhinya…”
“Aku kesana bkn utk menemuinya tapi utk mencari kebenaran mengenai foto ini…”Ucap xiao sambil memperlihatkan foto itu.
“Jadi kamu sudah tahu semuanya,bagus lah jadi kamu tahu apa alasan ayah tdk suka hubunganmu dgn laki2 itu…”
“Jadi itu benar.. knp harus yalun ?? kenapa ayah tega membohongiku selama ini ??”
“Sebenarnya ayah ingin memberitahumu tapi kamu sudah tahu duluan, ya itulah yg sebenarnya terjadi… mulai sekarang kamu lupain cwo itu, krn ayahnya sudah membunuh ibumu nak…”
Sementara itu di Taiwan, yalun jg mencari kebenaran soal apa yg xiao ceritakan. dia langsung menghampiri ayahnya yg berada di rumah.
“Pa…”
“yalun, kamu sudah pulang knp kamu cepat sekali pulangnya…”
“Pa… tolong jujur bkn papa kan yg membunuh ibunya xiao…”
“Kamu jg sudah tahu dari mana kamu tahu apa dari xiao ??”
“Ya, xiao sendiri yg memberitahuku…. jawab aku pa.. apakah itu benar…”
“Ya, itu benar nak.. ayah tdk sengaja sudah membunuh ibunya…. Maafkan papa…”
~Bersambung~
“anda tdk salah kana tau ada yg tertukar…”
“saya tdk salah ini benar..”
“boleh saya minta alamat tuan goh yan ya xiang ??”
“sebentar… ini dia alamatnya…”
“terima kasih banyak..”
Dengan segera aku keluar dari toko itu, hati ku benar2 sgt sakit mendengarnya. Ibu ku membuat surat undangan pernikahan bersama ayah yalun, dan ibuku masih terikat pernikahan dengan ayahku… knp itu bisa terjadi. Aku pun pergi ke rumah ayah yalun berharap tdk ada yalun disana, 2 jam kemudian aku pun mulai dtg ke rumah ayah yalun.
“permisi…”
“Ya, owh xiao kenapa tiba2 ada di rumah om.. yalunnya lagi kerja..”
“Maaf om menggangu, saya tdk mencari yalun… tapi saya ingin mencari om..”
“Ada perlu apa ya ? mari silakan masuk…”
“Begini om, saya mau Tanya apa 10 tahun yg lalu anda mengenal foto ini…”Ucap xiao sambil memberikan foto kedua orgtuanya ke ayah yalun.
“Iya, knp foto ini ada di kamu.. jangan2 kamu itu anak dari min lin xiong…”
“betul om… ini adl org tua saya..”
“Tdk… tidak mungkin…”
“Sebenarnya apa yg terjadi antara org tua saya dgn anda…. tolong beritahu saya…”
“Sebenarnya kejadian ini sudah lama berlalu, ini berawal dari om dan ayah kamu itu dulu adl sahabat baik, tapi kami berdua jatuh cinta pd ibumu..ketika kami kuliah, om dan ibumu sudah berpacaran.. Ayahmu tdk terima akan hal itu kami berdua pun bertengkar… 3 Tahun kemudian orgtuamu pun menikah..dan om jg sudah menikah dgn org lain… org tuamu pergi ke Indonesia dan menetap disana, tapi ketika kamu berumur 5 tahun keadaan ekonomi org tuamu sgt lah sulit, sehingga ibumu pun balik ke taiwan utk menjadi TKW… Namun siapa sangka dia bekerja di rumah nenek yalun yg sgt membenci ibumu… setiap hari ibumu disika bahkan diperkosa oleh kakak ku… ibuku yg tahu akan hal itu mulai mengatur rencana agar ayahmu itu tdk tahu dan tdk melaporkannya ke kantor polisi…. saat aku berada di rumah ibuku, ibuku mulai mengancam om dan ibumu utk menikah… akhirnya dgn terpaksa ibumu pun menyetujui hal itu… ayahmu yg mengetahui hal itu sgt marah kepada om, dan dia tdk ingin menceraikan ibumu krn kamu itu masih sgt kecil… Menjelang hari pernikahan kami, ibumu meninggal dunia karena kecelakaan gara2 om… ayahmu yg mengetahui hal ini sgt syok dan dia menuduh ayah telah melukai ibumu yg bekerja di rumah ibu om… ketika ayah mu berada disana dia melihat yalun yg masih berumur 5 tahun… sejak saat itu ayahmu sgt benci dgn org2 taiwan krn dia mengira org2 taiwan sgtlah kejam, dan dia tdk menyetujui hubunganmu dgn yalun krn dia takut hal itu terulang dlm hidupmu…”
“Jadi… itulah sebenarnya yg telah membuat ayah sgt benci kepada Taiwan…dan om adl pembunuh ibuku… knp om sgt tega membunuh ibuku…”
“Maafkan om, ketika kami berada di mobil tiba2 saja ada perampok dia menyuruh om dan ibumu keluar… ketika kami keluar om dan perampok itu berantem, om berhasil merebut pisau perampok itu namun na’as tiba2 saja perampok itu kabur dan mendorong ibumu sehingga tdk sengaja ibumu tertusuk pisau dan akhirnya meninggal dunia saat itu juga…”
“Tidak… tidak… om pasti sedang bercanda kan… itu tdk mungkin….”Ucpaku sambil berlari keluar dari rumah ayah yalun.
Hatiku ini benar2 sangat2 sakit, aku awalnya mengira ibuku meninggal krn penyakit seperti yg dibilang ayahku ternyata ibuku meninggal gara2 ayah dari kekasihku sendiri. Kini aku sudah mengetahui apa alasan ayahku sgt menolak mentah2 hubunganku dgn yalun, ternyata ayahku sudah mengetahui hal itu sejak lama dan dia tdk menceritakan hal itu kepadaku. Tak berapa lama yalun melihatku duduk di sebuah taman,
“bao bei…” Ucap yalun seraya memelukku.
“(melepaskan pelukan yalun..)”
“Kamu kesini kok tdk bilang padaku sih xiao… wo hen xiang ni…”
“(menatap yalun, dan mulai menangis…)”
“Bao bei, knp kamu menangis ??”
“Maaf aku harus pergi skrg jg aku sgt cape…”Ucapku lalu pergi dari hadapan yalun secepatnya.
Kini aku harus pergi menjauhinya, krn setiap aku melihat wajahnya maka yg aku lihat adl wajah org yg membunuh ibuku. Aku tdk menyangka yalun adl anak dari org yg sudah membunuh ibuku, kini aku sudah tak tahu lagi apa yg harus aku perbuat. Selama aku berada di hotel , yalun terus2an meneleponku tapi aku tdk sanggup utk menatap wajahnya. Aku harus segera pulang ke rumah utk menyelesaikan masalah itu, aku tdk ingin terus berlarut larut aku jg mau meminta penjelasan dari ayah soal masalah itu. Aku pun segera beres2 utk pulang ke rumah tapi saat aku membuka pintu yg ada di depan pintu adl yalun. Aku sgt heran dari mana dia tahu soal tempat tinggalku skrg.
“Kenapa lo ada disini ??”
“Gw ikutin lo, knp lo tiba2 menghindar dari gw..”
“Maaf gw harus pergi…”
“ Gw ga akan membiarkan lo pergi sebelum lo menjelaskan knp lo jadi menghindar dari gw…”
“Gw ga menghindar dari lo…”
“Xiao, tolong jujur…”
“Ok, kalo kamu paksa gw akan menceritakan itu semua….Pertama gw kesini karena mau mencari apa penyebab bokap gw benci bgt ama lo...”
“Lalu apa lo sudah menemukannya, dan apa salah gw sehingga gw sgt dibenci oleh bokap lo ??”
“ Lo mau tahu, Tanya aja ama bokap lo itu…”
“ Apa maksud lo jadi bokap gw ada kaitannya dgn masalah ini…”
“Iya…”
“Tolong ceritakan hal itu semua ke gw… gw ga mau harus bernunggu lama2 dgn Tanya ke bokap gw…”
“ Lo benar2 mau tahu, nih gw ceritakan semuanya… 10 tahun yg lalu nyokap gw dtg kesini sbg TKW, dia bekerja di rumah nenek lo… tapi yg ada nyokap gw di siksa, lalu nyokap gw diperkosa oleh kakak dari ayah lo….. krn nenek lo tdk mau menanggung malu maka dia terpaksa mengancam nyokap gw utk menikahi ayah lo… nyokap gw terpaksa menerimanya, dan di hari pernikahan bokap lo dgn nyokap gw.. ada perampok dtg, dia menyergap nyokap gw… ayah lo berhasil merebut pisau itu… dan di luar dugaan perampok itu mendorong nyokap gw dan akhirnya mengenai pisau bokap lo itu… Jadi skrg lo menjauhlah dari hidup gw krn setiap gw liat muka lo gw akan selalu ingat kejadian yg pahit itu…”Ucap xiao lalu pergi.
“Ga… ini ga mugkin… jadi itu alasannya knp gw selalu dibenci ama org tuanya xiao.. krn gw itu anak dari pembunuh ibunya xiao… ga…. ini ga mungkin... GAAAAAAAAAAAAA !!!!!!!” Teriak yalun seraya memukul kaca yg ada di hadapannya.
Selama di pesawat aku terus2an menangis, aku menyesal knp aku harus mengetahui hal ini saat aku dan yalun sudah cukup lama menjalin hubungan ini. 3 Jam kemudian aku kembali pulang ke singkwang, saat aku tiba ayah melihatku dgn sgt heran, heran knp aku pulang dgn muka yg menangis.
“Kenapa kamu menangis xiao, dan bukannya kamu saat ini ada di singapura knp bisa cepat pulang ??”
“Pa.. biarkan aku sendirian dulu yah…”
“Baiklah..”
Aku masuk ke kamar lalu mengunci pintu, seharian aku berada di kamar menangis. Pada malam harinya, ayahku pun mengetok pintu kamarku krn aku seharian berada di kamar terus. Air mata ku seakan akan mulai habis utk menangisi hal itu.
“Kamu kenapa xiao, ceritakan ke ayah apa yg sebenarnya terjadi pada mu ??”
“Ayah jawab yg jujur, ibu sebenarnya meninggal bkn krn penyakit kan tapi krn ayah yalun yg membunuhnya…. Iya kan ??”
“Dari mana kamu tahu soal itu ??”
“Aku bkn pergi ke singapura tapi aku ke taiwan…”
“Ap.. apa…jadi kamu itu… beraninya kamu temui laki2 itu, sudah berapa kali ayah bilang ke kamu utk menjauhinya…”
“Aku kesana bkn utk menemuinya tapi utk mencari kebenaran mengenai foto ini…”Ucap xiao sambil memperlihatkan foto itu.
“Jadi kamu sudah tahu semuanya,bagus lah jadi kamu tahu apa alasan ayah tdk suka hubunganmu dgn laki2 itu…”
“Jadi itu benar.. knp harus yalun ?? kenapa ayah tega membohongiku selama ini ??”
“Sebenarnya ayah ingin memberitahumu tapi kamu sudah tahu duluan, ya itulah yg sebenarnya terjadi… mulai sekarang kamu lupain cwo itu, krn ayahnya sudah membunuh ibumu nak…”
Sementara itu di Taiwan, yalun jg mencari kebenaran soal apa yg xiao ceritakan. dia langsung menghampiri ayahnya yg berada di rumah.
“Pa…”
“yalun, kamu sudah pulang knp kamu cepat sekali pulangnya…”
“Pa… tolong jujur bkn papa kan yg membunuh ibunya xiao…”
“Kamu jg sudah tahu dari mana kamu tahu apa dari xiao ??”
“Ya, xiao sendiri yg memberitahuku…. jawab aku pa.. apakah itu benar…”
“Ya, itu benar nak.. ayah tdk sengaja sudah membunuh ibunya…. Maafkan papa…”
~Bersambung~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar