Pemain Tambahan :
Kim Bum
Lee Min melihat Hye Sun yang dikeremunin oleh para Geng itu, dia pun masuk ke dalam kelas dan mendorong Sungmin agar menjauh dari Hye Sun, “Kalo kalian berani macam-macam dengan sahabat gw awas kalian…” Ancam Lee Min kepada mereka semua. Mereka menjauh dan kembali duduk ke tempat duduk mereka masing-masing.
“Kau tidak apa-apa kan ?” Tanya Lee Min dengan sangat khawatir, Hye Sun menggelengkan kepalanya. Mereka berdua pun kembali duduk.
Lee Min tersenyum puas karena dia melihat Para geng itu sudah mulai mencari barang-barang mereka, “Mana iphone gw ?” Tanya Leeteuk sambil mengobrak-abrik tasnya.
“Nitendo gw juga hilang ?” Ujar Ryeowook sambil mencari di sekeliling kursinya.
“PSP gw mana ?” Heechul juga kehilangan barang-barangnya. “Dimana Ipod gw ?” Lanjut oleh Zhou Mi yang juga kehilangan Ipod kesayangannya. Lee Min hanya tersenyum saja melihat mereka kehilangan barang-barangnya, “Mampus lo pada emangnya enak gw kerjain, makanya jangan berani ama gw…” Ucap Lee Min dalam hati. Donghae pun mulai curiga kepada Lee Min yang tersenyum sendirian, “Lo pasti yang umpetin barang-barang milik mereka kan ?” Tanya Donghae pada Lee Min. Semua anggota geng yang kehilangan itu langsung menuju Lee Min, “Dimana Iphone, Ipod, PSP dan Nitendo kami ? Lo umpetin dimana ?”
“Gw aja terus yang lo tuduh, eh mana gw tahu ada dimana…” Ketus Lee Min. Tapi percuma saja Geng itu tidak akan percaya pada Omongan Lee Min. “Hye Sun, pasti lo tahu kan barang-barang kita nih yang diumpetin ama cwe gila kayak dia ada dimana …” Tanya Kibum.
“Sabar…. Sabar punya teman-teman yang stress begini sabar Lee Min…” Ujar Lee Min yang mencoba menenangkan dirinya sendiri. Tak berapa lama bel pun berbunyi dan guru pun masuk ke dalam kelas, Dan ada seorang Office Boy yang datang untuk membersihkan AC. “Barang-barang siapa ini ?” Tanya Office Boy itu membawa turun barang-barang yang sudah disembunyikan oleh Lee Min.
“Mampus kenapa bisa berada disana ?” Tanya Ryeowook dalam hati.
“Barang-barang siapa ini ?” Tanya Guru itu kepada murid-muridnya, tapi tidak ada yang mau mengaku sekali lagi guru itu bertanya Lee Min mengancungkan tangan, “Coba saja bu kan ada namanya di belakang barang-barang itu…” Guru itu pun melihat dan memang ada namanya, “Zhou Mi, Heechul, Ryeowook dan Leeteuk apa benar ini adalah barang-barang kalian ?” Mereka terdiam. “Sekarang juga Kalian maju ke depan Push up 50 Kali…” Mereka semuanya menatap tajam ke arah Lee Min, Lee Min hanya membalas dengan tersenyum puas karena sudah mengerjai mereka. “Bu, saya rasa tidak cukup kalo disuruh Push Up… Tadi mereka terutama Heechul dan Yesung menyiram saya di kamar mandi jadi saya harus ganti baju…” Ujar Lee Min.
“Heechul dan Yesung benarkah itu ?” Tanya Guru itu pada mereka berdua, dan mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya. “Tanya aja sama Hye Sun bu, dia kan juga liat… iya kan Hye Sun ?” Tanya Lee Min pada Hye Sun. Hye Sun terdiam, dia bingung harus menjawab apa, “I.. iya bu…”
“Yesung kau juga ikut Push Up..” Perintah Guru itu, Yesung pun maju ke depan. Lee Min benar benar sangat Puas karena sudah mengerjai geng itu walaupun tidak semuanya.
Author P.O.V:
Tak terasa jam pulang sekolah sudah berbunyi, semua murid keluar kelas yang tersisa hanya Geng itu, Hye Sun dan Lee Min. Geng itu pun mendekati Lee Min, “Gimana Puas kan sudah mengerjai kita ? Seneng banget ya ?” Tanya Kyuhyun.”Puas banget, Hye Sun pergi yuk gw mau merayakan keberhasilan ini…” Ajak Lee Min yang bersiap siap untuk pergi. Siwon, Zhou Mi, dan Eunhyuk pun menghalanginya. “Hye Sun lo silakan keluar dulu…” Pinta Leeteuk. “Tapi dia gimana ?” Tanya Hye Sun pada mereka.
“ Dia biar kami yang urus, siap semuanya …” Tanya Kangin.
“Eh kalian mau buat apa ke gw…” Tanya Lee Min. Semua geng itu mengangkatnya dan membawanya ke lapangan. “Lepasin gw, lo semua mau bawa gw kemana ?” Lee Min meronta-ronta untuk dilepaskan. Mereka masih mengangkat Lee Min lalu mereka sampai di sebuah kubangan lumpur di dekat lapangan. mereka pun menganyunkan badan Lee Min.”Satu….dua… Tiga…” Ucap geng itu dan melemparkan Lee Min ke dalam kubangan lumpur.
“Awas kalian…..” Lee Min bangun dan mengambil lumpur itu dilemparkannya kepada geng itu. Alhasil mereka semuanya berkejar-kejaran Hye Sun tersenyum melihat ulah mereka. “Woii, jangan lempar ke arah gw nanti baju gw kotor…” Teriak Heechul. Mereka semuanya pun naik ke mobil dan langsung pergi. “Sial, kenapa malah kita yang kena sih.. dasar Lee Min gila, kita langsung pulang saja mau mandi gw gila bau dan kotor gara-gara Lee Min…” Ujar Heny yang membersihkan lumpur itu dari baju dan tangannya.
“Liat aja besok kita balas dia…” Ucap Eunhyuk.
Sementara itu di sisi lain, Hye Sun mengantar Lee Min pulang ke rumahnya. Setelah selesai Hye Sun kembali lagi ke rumahnya, baru saja dia tiba dia sudah menemukan geng itu berada di rumahnya. “Ngapain lo semua ada disini ?” Tanya Hye Sun pada mereka. “Mereka hari ini nginap disini, karena orang tua mereka sedang di luar negeri semua… gpp kan ?” Tanya Leeteuk kembali.
“Ntar kalo Lee Min tahu gimana, gw yang mampus….lagian lo pada kenapa sih demen banget ngerjain dia.. ?”
“Ga bakal, kalo dia datang kita bakal ngumpet kok… lo juga sama kenapa ga mau kasih tahu Lee Min tentang hal yang sebenarnya ?” Tanya Sungmin.
“Lo ditanya malah Tanya balik, lo semua kan sudah tahu dari dulu, jika semua orang tahu gw ini deket ama kalian terutama leeteuk yang ada para fans kalian itu deketin gw terus Cuma buat dapat nomor handphone kalian lah, minta alamat rumah lo lah, gw malas tahu…..”
“Nah, alasan kita ngerjain Lee Min cuma iseng-iseng doank kok, habisnya dari dia masuk sebagai anak baru sampe sekarang Cuma deket ama lo dan diam pula….” Ujar Heechul.
“Alasan yang aneh, hati-hati lo semua ntar kalian suka saja ama dia baru tahu rasa…” Goda Hye Sun.
“Ga Akan !!” Ucap mereka semuanya secara serempak. Hye Sun masuk ke kamarnya, dia tidur di kasurnya.
Hye Sun P.O.V:
Doraseoneun neoreul bomyeo sarangi geodheogadeon
Shigani ijeya naegedo boigo ijjiman
Ibyeoriran sungancheorom oneungeora saenggakhaejji
Naege ireoke seumyeodeulgo isseoddaneun geol mollasseosso
Itulah nada dering handphoneku, aku pun melihat ada nama mama tertera di handphoneku, aku mengangkatnya. “ Halo, Eomma ada apa ?”
~Bersambung~
Kim Bum
Lee Min melihat Hye Sun yang dikeremunin oleh para Geng itu, dia pun masuk ke dalam kelas dan mendorong Sungmin agar menjauh dari Hye Sun, “Kalo kalian berani macam-macam dengan sahabat gw awas kalian…” Ancam Lee Min kepada mereka semua. Mereka menjauh dan kembali duduk ke tempat duduk mereka masing-masing.
“Kau tidak apa-apa kan ?” Tanya Lee Min dengan sangat khawatir, Hye Sun menggelengkan kepalanya. Mereka berdua pun kembali duduk.
Lee Min tersenyum puas karena dia melihat Para geng itu sudah mulai mencari barang-barang mereka, “Mana iphone gw ?” Tanya Leeteuk sambil mengobrak-abrik tasnya.
“Nitendo gw juga hilang ?” Ujar Ryeowook sambil mencari di sekeliling kursinya.
“PSP gw mana ?” Heechul juga kehilangan barang-barangnya. “Dimana Ipod gw ?” Lanjut oleh Zhou Mi yang juga kehilangan Ipod kesayangannya. Lee Min hanya tersenyum saja melihat mereka kehilangan barang-barangnya, “Mampus lo pada emangnya enak gw kerjain, makanya jangan berani ama gw…” Ucap Lee Min dalam hati. Donghae pun mulai curiga kepada Lee Min yang tersenyum sendirian, “Lo pasti yang umpetin barang-barang milik mereka kan ?” Tanya Donghae pada Lee Min. Semua anggota geng yang kehilangan itu langsung menuju Lee Min, “Dimana Iphone, Ipod, PSP dan Nitendo kami ? Lo umpetin dimana ?”
“Gw aja terus yang lo tuduh, eh mana gw tahu ada dimana…” Ketus Lee Min. Tapi percuma saja Geng itu tidak akan percaya pada Omongan Lee Min. “Hye Sun, pasti lo tahu kan barang-barang kita nih yang diumpetin ama cwe gila kayak dia ada dimana …” Tanya Kibum.
“Sabar…. Sabar punya teman-teman yang stress begini sabar Lee Min…” Ujar Lee Min yang mencoba menenangkan dirinya sendiri. Tak berapa lama bel pun berbunyi dan guru pun masuk ke dalam kelas, Dan ada seorang Office Boy yang datang untuk membersihkan AC. “Barang-barang siapa ini ?” Tanya Office Boy itu membawa turun barang-barang yang sudah disembunyikan oleh Lee Min.
“Mampus kenapa bisa berada disana ?” Tanya Ryeowook dalam hati.
“Barang-barang siapa ini ?” Tanya Guru itu kepada murid-muridnya, tapi tidak ada yang mau mengaku sekali lagi guru itu bertanya Lee Min mengancungkan tangan, “Coba saja bu kan ada namanya di belakang barang-barang itu…” Guru itu pun melihat dan memang ada namanya, “Zhou Mi, Heechul, Ryeowook dan Leeteuk apa benar ini adalah barang-barang kalian ?” Mereka terdiam. “Sekarang juga Kalian maju ke depan Push up 50 Kali…” Mereka semuanya menatap tajam ke arah Lee Min, Lee Min hanya membalas dengan tersenyum puas karena sudah mengerjai mereka. “Bu, saya rasa tidak cukup kalo disuruh Push Up… Tadi mereka terutama Heechul dan Yesung menyiram saya di kamar mandi jadi saya harus ganti baju…” Ujar Lee Min.
“Heechul dan Yesung benarkah itu ?” Tanya Guru itu pada mereka berdua, dan mereka berdua hanya menggelengkan kepalanya. “Tanya aja sama Hye Sun bu, dia kan juga liat… iya kan Hye Sun ?” Tanya Lee Min pada Hye Sun. Hye Sun terdiam, dia bingung harus menjawab apa, “I.. iya bu…”
“Yesung kau juga ikut Push Up..” Perintah Guru itu, Yesung pun maju ke depan. Lee Min benar benar sangat Puas karena sudah mengerjai geng itu walaupun tidak semuanya.
Author P.O.V:
Tak terasa jam pulang sekolah sudah berbunyi, semua murid keluar kelas yang tersisa hanya Geng itu, Hye Sun dan Lee Min. Geng itu pun mendekati Lee Min, “Gimana Puas kan sudah mengerjai kita ? Seneng banget ya ?” Tanya Kyuhyun.”Puas banget, Hye Sun pergi yuk gw mau merayakan keberhasilan ini…” Ajak Lee Min yang bersiap siap untuk pergi. Siwon, Zhou Mi, dan Eunhyuk pun menghalanginya. “Hye Sun lo silakan keluar dulu…” Pinta Leeteuk. “Tapi dia gimana ?” Tanya Hye Sun pada mereka.
“ Dia biar kami yang urus, siap semuanya …” Tanya Kangin.
“Eh kalian mau buat apa ke gw…” Tanya Lee Min. Semua geng itu mengangkatnya dan membawanya ke lapangan. “Lepasin gw, lo semua mau bawa gw kemana ?” Lee Min meronta-ronta untuk dilepaskan. Mereka masih mengangkat Lee Min lalu mereka sampai di sebuah kubangan lumpur di dekat lapangan. mereka pun menganyunkan badan Lee Min.”Satu….dua… Tiga…” Ucap geng itu dan melemparkan Lee Min ke dalam kubangan lumpur.
“Awas kalian…..” Lee Min bangun dan mengambil lumpur itu dilemparkannya kepada geng itu. Alhasil mereka semuanya berkejar-kejaran Hye Sun tersenyum melihat ulah mereka. “Woii, jangan lempar ke arah gw nanti baju gw kotor…” Teriak Heechul. Mereka semuanya pun naik ke mobil dan langsung pergi. “Sial, kenapa malah kita yang kena sih.. dasar Lee Min gila, kita langsung pulang saja mau mandi gw gila bau dan kotor gara-gara Lee Min…” Ujar Heny yang membersihkan lumpur itu dari baju dan tangannya.
“Liat aja besok kita balas dia…” Ucap Eunhyuk.
Sementara itu di sisi lain, Hye Sun mengantar Lee Min pulang ke rumahnya. Setelah selesai Hye Sun kembali lagi ke rumahnya, baru saja dia tiba dia sudah menemukan geng itu berada di rumahnya. “Ngapain lo semua ada disini ?” Tanya Hye Sun pada mereka. “Mereka hari ini nginap disini, karena orang tua mereka sedang di luar negeri semua… gpp kan ?” Tanya Leeteuk kembali.
“Ntar kalo Lee Min tahu gimana, gw yang mampus….lagian lo pada kenapa sih demen banget ngerjain dia.. ?”
“Ga bakal, kalo dia datang kita bakal ngumpet kok… lo juga sama kenapa ga mau kasih tahu Lee Min tentang hal yang sebenarnya ?” Tanya Sungmin.
“Lo ditanya malah Tanya balik, lo semua kan sudah tahu dari dulu, jika semua orang tahu gw ini deket ama kalian terutama leeteuk yang ada para fans kalian itu deketin gw terus Cuma buat dapat nomor handphone kalian lah, minta alamat rumah lo lah, gw malas tahu…..”
“Nah, alasan kita ngerjain Lee Min cuma iseng-iseng doank kok, habisnya dari dia masuk sebagai anak baru sampe sekarang Cuma deket ama lo dan diam pula….” Ujar Heechul.
“Alasan yang aneh, hati-hati lo semua ntar kalian suka saja ama dia baru tahu rasa…” Goda Hye Sun.
“Ga Akan !!” Ucap mereka semuanya secara serempak. Hye Sun masuk ke kamarnya, dia tidur di kasurnya.
Hye Sun P.O.V:
Doraseoneun neoreul bomyeo sarangi geodheogadeon
Shigani ijeya naegedo boigo ijjiman
Ibyeoriran sungancheorom oneungeora saenggakhaejji
Naege ireoke seumyeodeulgo isseoddaneun geol mollasseosso
Itulah nada dering handphoneku, aku pun melihat ada nama mama tertera di handphoneku, aku mengangkatnya. “ Halo, Eomma ada apa ?”
~Bersambung~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar